LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Luka dan Cinta


__ADS_3

bab 45


.


.


.


Sinar mentari pagi mulai meninggi menyinari ibukota, namun sepasang anak.manusia yang tengah kasamaran masih setia bergelut didalam selimut tebal. mereka adalah Abigal dan Samantha.


dering ponsel Abigal membangunkan Samantha. sesekali ia mengerjapkan matanya berusaha mengumpulkan kesadarannya.


mengetahui ponsel suaminya berdering, buru-buru Samantha membangunkan suaminya.


" mas.. mas Abi, ponselmu berbunyi.." ucap samantha sambil menggoyangkan tubuh Abigal.


perlahan Abigal bagun dari tidurnya, namun ia masih setia dalam posisi berbaring.


" mas, bangunlah.. ponselmu berbunyi.." ucap Smanatha sedikit meninggikan suaranya.


" angkat saja sayang.. " balas Abigal yang kemudian duduk.


Samantha meraihkan ponsel dimeja nakas sebelahnya.


segera ia menyerahkan pada Abigal. Nama Rans yang tertera dilayar ponsel mengejutkan Samantha hingga ponsel itu terjatuh.


prangg..!!!


Abigal yang terkejut langsung meraih tubuh samantha.


" ada apa ?? " tanya Abigal penuh kawatir.


nafas samantha tak beraturan, seolah tengah terkejut atau ketakutan sambil menatap ponsel yang terjatuh dilantai.


Segera Abigal meraih ponselnya yang terjatuh, ia membuka ponselnya nampak panggilan dari Rans yang tidak terjawab.


Kini Abigal.mengerti kenapa istrinya sangat terkejut.


perlahan Abigal membawa samantha kedalam pelukannya.


" kenapa ?? apa masih ada sesuatu disini " ucap Abigal sambil menujuk dada Samantha.


Samantha menatap Abigal dengan lekat dengan mata berkaca-kaca, " di..dia.. meng..hubu..ngimu.."


" tentu saja, dia kan adiku samantha.. adik iparmu.." balas Abigal dengan lembut.

__ADS_1


Samantha mengatur nafasnya yang dari tadi tidak beraturan.


terkadang entah mengapa jika teringat Rans ada rasa bersalah dihatinya yang dulu menuduh Rans mengambil kesuciannya.


" jangan membuatku takut..dengan responmu ini.." bisik Abigal yang memeluk Samantha lagi.


samantha memejamkan matanya, ia harus sadar jika kini ada hati halal yang harus ia jaga.


" mas, maafkan samantha.. samantha tadi hanya terkejut saja.. maaf ya.." balas Samantha yang mengeratkan pelukannya.


" kau tidak bersalah, q disini yang bersalah." timpal Abigal.


" mas jangan bicara begitu... q mencintai mas Abi, maaf ya respon Samantha tadi terlalu berlebihan.." ucap samantha dengan serius.


Abigal menerbitkan senyumnya. " coba katakan sekali lagi.."


samantha membulatkan matanya."a..apa ??"


" yang kau katakan tadi, " goda Abigal.


" yang mana ?? banyak yang q katakan mas.." timpal Samantha yang menutup kembali tubuhnya dengan selimut.


" katakan jika kau juga mencintaiku." bisik Abigal yang memeluk tubuh samantha dari belakang.


Samantha menyembunyikan wajahnya karna malu,


" hukum ?? ke..kenapa harus ??" balas Samantha yang merubah posisinya berbaring.


Tanpa menjawab Abigal menyambar bibir samantha dan ********** dengan lembut.


Samantha hanya dapat mengimbangi permainan suaminya itu. meski badannya terasa sakit semua akibat ulah Abigal semalam, namun jika Abigal sudah begitu, samantha tidak berani melawan.


.


.


Dirumah mama wina yang tengah membereskan meja makan meraih ponselnya yang berbunyi.


senyum bahagia nampak.jelas diwajah mama wina ketika mengetahui putra keduanya yang menguhunginya.


" Rans sayang.. apa kabar.. lama sekali kau tidak menghubungi mama.." sapa mama wina penuh kelembutan.


" baik ma, maaf ma Rans banyak sekali tugas, mama bagaimana keadaanya ?? baik kan ??" tanya Rans


" seperti yang kau lihat sayang.." jawab mama wina dengan senyum bahagia.

__ADS_1


" kak Abi kemana ma ?? q telfon kok ngk diangkat ??" tanya Rans.


senyum mama wina redup dengan pertanyaan putranya itu.


" oh.. emm.. kakakmu menginap dihotel temannya." jawab mama wina singkat.


" ma, apa benar kak Abi sudah menikah ?? kenapa.mama tidak.mengatakannya padaku ??" tanya Rans lagi.


Mama wina menelan ludah kasar beberapa kali, "ka..ka..u dengar dari mana sayang ??"


" kak abi sendiri yang bilang, memang benar ma ?? lalu dengan siapa ?? selama ini kan kak Abi tidak pernah dekat dengan wanita.."


mama wina.mengatur nafasnya berulang kali,


" emm.. hanya mahasiswa biasa." jawab mama wina ragu


" mahasiswa ?? masih muda ma ?? siapa namanya ??" pertanyaan Rans semakin membuat mama wina tak kuasa menahan kesedihannya.


" Rans, apa kau sudah makan ?? kau makan dengan teratur kan disitu ??" mama wina mengalihkan pembicaraan.


" mama tenang saja, q sudah dewasa..oh ya ma, bolehkan q minta tolong ??"


" apa sayang ??"


" bisakah mama kerumah samantha ?? alamatnya ada di kertas dilaci kamarku,"


mama wina kembali.mematung dengan permintaan putra keduanya itu.


" ma.. mama.." panggil rans.


" i..iya sayang.. maaf mama lagi.. lagi fokus sama film drakor.." timpal mama Wina sekenanya.


" bisa tidak ma ?? q mohon ma.. jujur saja q merindukan dia.. q tau dia sekarang marah padaku, tapi mama bisakan menjelaskan semua yang terjadi ??" pinta Rans.


" iya, iya sayang.. mama akan kesana " balas mama Wina.


" terima kasih ma, ya sudah q tutup dulu ya.. bye ma.. ILove You.." Rans mematikan panggilannya.


mama Wina menutup wajahnya dengan kedua tangan,


" ya Allah, maafkan q yang menbohongi putraku.. " gumam mama wina dalam derai air matanya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2