
bab 23
.
.
.
Sepanjang dikampus Samantha hanya menundukkan kepalanya, beberapa teman wanita yang dulunya dari sekolah yang sama dengannya berbisik menggunjingnya.
Maudy dan Lidia berlari menghampiri samantha yang berjalan cepat menuju luar kampus.
" saman !!! tunggu !!" panggil Maudy
Samantha meremas jarinya ia bingung harus bagaimana sekarang, semua penghuni kampus kini mengetahui jika ia telah bersuami dan yang menjadi suaminya adalah kakak dari kekasihnya sendiri.
" maaf maudy q buru-buru." ucap samantha hendak berjalan kembali namun ditahan Maudy.
" kenapa kau menghindar ?? kau malu atau bagaimana ??" timpal lidia.
" kami hanya mau mendengar penjelasanmu Sa, ini benar-benar mengejutkan, bagaimana bisa kau menikah dengan kakaknya Rans..??" ucap Maudy dengan berbagai pertanyaan.
Samantha masih terdiam, ia tidak tau harus menjawab apa,
" maaf. nona Samantha harus pulang. " sebuah suara barito terdengar disana. semua menoleh kesumber suara itu, nampak Deri yang berjalan menghampiri Samantha dan Teman-temannya.
" tolong jangan buat nona Samantha tertekan atau terganggu, tuan abigal tidak akan membiarkan kalian hidup jika sampai nona samantha merasa tertekan dikampus. " terang deri dengan tegas, wajahnya yang berubah dingin membuat maudy, lidia dan teman-temannya terdiam
" mari nona, tuan sudah menunggu dikantor." ajak Deri yang membukakan jalan untuk samantha. tanpa berkata apapun samantha mengikuti arahan Deri untuk berjalan menuju mobil. dengan gerak cepat pula Deri membukakan pintu mobil dan ia sendiri menuju kemudi, lalu melesatkan mobil meninggalkan Kampus.
" gila, Samantha seperti tuan putri.. " ucap lidia
__ADS_1
" ada yang aneh disini.. kenapa yang.menikahi Saman malah kakaknya Rans..??" maudy masih bergelut dengan berbagai fikiran.
" bukannya itu bagus untukmu ?? Rans kini single, kau punya harapan besar untuk mendekatinya." timpal Lidia.
" iya, kau benar. q akan meminta papaku untuk memindahkanku ke luar negeri dimana Rans sekarang berada. q akan berjuang mendapatkan hati Rans disana." balas maudy dengan senyum bahagia.
" q benar-benar ngk nyangka samantha bisa dengan mudah berpindah hati." ucap lidia.
" uang bisa merubah segalanya, kakaknya Rans adalah pengusaha ternama, samantha pasti tergiur hartanya saja." balas Maudy lagi dengan senyum liciknya.
.
.
.
Mobil deri berhenti didepan sebuah gedung megah nan mewah. desain yang terbilang modern dengan nuansa silver yang elegan membuat Smaantha terkagum dibuatnya. samamtha meyakini jika.yang ia datangi saat ini adalah tempat dimana suaminya bekerja.
" kak, untuk apa kita kesini ??" tanya Samantha pada Deri.
" tuan meminta saya membawa nona kesini," jawab Deri singkat.
Samantha hanya dapat terdiam.
" mari nona." ajak deri yang mempersilahkan Samantha masuk terlebih dahulu.
perlahan tapi pasti samantha mulai memasuki gedung itu. semua menunduk hormat ketika berpapasan dengan samantha dan Deri. meski belum mengenal samantha, tapi para karyawan yakin siapapu. yang bersama asisten Deri pasti adalah orang penting.
deri mengarahkan Samantha menuju lift, dan meminta samantha untuk masuk. setelah beberapa menit didalam Lift pintu lift terbuka, dengan bimbingan Deri Smaantha menuju ruangan dimana Abigal berada.
entah mengapa jantung Samantha berdetak cukup kencang, rasa takut, canggung, dan tidak percaya bercampur menjadi satu.tidak pernah selama ini Abigal memintanya datang dikantornya.
__ADS_1
setelah deri mengetuk pintu dan mendapat jawaban dari dalam, Deri membukakan pintu untuk samantha agar masuk kedalam.
sedikit terkejut, namun.entah mengapa dihati samantha terasa sesak ketika melihat seorang wanita duduk dimeja kerja Abigal dengan pakaian yang begitu seksi.
Deri mengepalkan kuat tangannya ketika melihat Kayra yang tidak ada jeranya datang menemui bosnya.
Abigal.berjalan.menghampiri.Samantha. " kau sudah pulang.." sapa Abigal.
Samantha segera meraih tangan Abigal dan.menciumnya. Abigal.menatap Kayra dengan senyum menghina
" sudah mas, maaf apa q mengganggu..??" tanya samantha ragu-ragu.
" tidak, ayo duduk dulu." ajak Abigal yang merangkul Samantha menuju sofa panjang.
Samantha hanya dapat menurut, meski jantungnya berdetak dengan kecepatan tinggi.
Kayra menatap Samantha dengan mata tajam.
" cih.. wanita kampung !!! apa hebatnya.." umpat Kayra.
" sekarang kau sudah tau kan jika.q sudah memiliki istri. sekarang keluarlah !! jangan ganggu q lagi !!!" ucap abigal dengan penuh ketegasan.
Kayra menghentakkan kakinya dilantai dengan kesal, ia kemudian menuju pintu untuk keluar.
"lihat saja, q pasti bisa mendapatkanmu Abigal !!" batin kayra sebelum ia membanting pintu dengan kuat.
.
.
.
__ADS_1
.