LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Luka Dan Cinta


__ADS_3

bab 90


.


.


.


" dasar pengecut !! anak perempuan seperti itu kalian keroyok !!" teriak Rans dengan lantang.


gadis yang dikeroyok 4 pria itu tersenyum senang. ketika melihat bantuan datang.


" paman Rans !!" ucap Zakia sambil berlari mendekati Rans.


" apa kau baik-baik saja ??" tanya Rans penuh kawatir.


" q baik-baik saja. untung paman datang mereka terlalu banyak jadi q kuwalahan melawan." jawab Zakia


Rans mendegus kesal. " apa papamu yang mengajarimu bela diri begini ??!"


Zakia mengangguk. " untuk jaga-jaga, dan baru kali ini q gunakan."


" hey !! berani sekali kalian mengabaikan kami !!" teriak preman itu.


Rans menarik Zakia kebelakangnya. berusaha melindungi putri dari sahabat kakaknya itu.


empat preman itu mengepung Rans. dengan waspada ERans menunggu serangan dari para preman itu.


" paman !! biarkan q membantumu !!" teriak Zakia


" diam disitu !! atau q akan menghukummu !!" balas Rans dengan suara lantang.


" brisik sekali !!" umpat salah satu preman yang langsung menyerang Rans.


dag..


dag..


dag..

__ADS_1


buk..


buk..


buk


Keempatnya tersungkur bersamaan ketika Rans menggunakan terknik memutar kakinya.


meski begitu Rans tetap terlihat waspada. hingga suara sirine mobil polisi terdengar disana keempat preman itu segera lari tunggang langgang meninggalkan Rans dan Zakia.


Zakia tertawa lepas ketika melihat preman yang berlari itu. semua hanya akal-akalan Zakia saja, Suara sirine itu berasal dari ponsel zakia sendiri.


Rans.membuang nafasnya begitu saja ketika melihat betapa Zakia tertawa lepas seolah tanpa beban.


Setelah didekat Zakia Rans menarik telinga Zakia begitu saja.


" aawww !! paman !! kenapa kau menarik telingaku !!!" protes Zakia yang terasa kesakitan.


" biarkan saja, ini hukuman untukmu !! seharusnya kau sudah pulang sekolah kan ??!!ini sudah sore hampir gelap buat apa kau kelayapan disini sendiri !! kau tau ini sangat berbahaya !! jika saja q tidak.lewat jalan ini apa kau yakin bisa bertahan dari preman itu !!" tegur Rans. ia ttidak bermaksud memarahi namun hanya rasa kawatir saja.


Zakia mengerucutkan bibirnya sambil.memegang telingannya. ia sadar memnmang ia yang bersalah disini.


segera Zakia menahannya." paman q mohon jangan hubungi papaku !! q bisa dihukum jika papa tau q kabur dari anak buahnya "


" apa ?? kau kabur ??!!" balas Rans dengan suara meninggi.


Zakia tertunduk dan mengangguk pelan.


Rans mengusap kasar wajahnya, ia tidak habis fikir dengan tingkah putri dari sahabat kakaknya itu.


" baiklah, masuklah kemobilku." ajak Rans yang berjalan terlebih dulu.


Zakia menerbitkan senyum manisnya dan berlari mengikuti langkah Rans dan segera masuk kedalam mobil.


.


.


" Ibu, ini enak sekali.." puji Abigal sambil menikmati kue buatan ibu mertuanya.

__ADS_1


" habiskanlah, besok ibu akan buatkan lagi.." balas Ibu Rani.


" bu Rani, jangan memanjakan Abi, " timpal mama wina.


" iya bu, nanti mas Abi jadi gemuk jika terlalu banyak makan manis-manis begini.." ucap Samantha dengan gurauannya.


Semua tertawa penuh kebahagiaan.


" oh ya. mama dan Ibu Rani ada hadiah buat kalian." ucap Mama wina sambil.mengambil sesuatu dalam tasnya.


sebuah amplop diletakkan mama wina dimeja. tak lupa senyum menghiasi wajahnya.


" apa ini ma ??" tanya Samantha.


" hadiah untuk kalian. bukalah sayang.." jawab mama wina.


Samantha menatap Abigal yang dibalas anggukan oleh Abigal.


perlahan samantha meraih amplop.putih itu. dan membukannya.


sebuah tiket paket bulan madu kebeberapa negara tertera dalam sebuah kertas.


" apa itu sayang ??" tanya Abigal sambil.mendekati Samantha.


Senyum bahagia nampak diwajah Abigal. " ibu dan Mama tau betul apa yanga kami.inginkan." ucap Abigal.


" terima kasih ma, Ibu... " timpal samantha.


" sama - sama sayang, ibu hanya menurut saja. semua ide ibu wina" balas Ibu Rani.


" nikmati bulan madu kalian, mama berharap kalian pulang dengan kabar adanya calon cucu untuk kami diperut samantha.." ucap mama wina.


" mama dan ibu tenang saja. kami akan segera memberi kalian cucu.. benar kan sayang ??" ucap Abigal sambil.merangkul.pundak Samantha.


Samantha hanya tersenyum dengan wajah bersemu merahnya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2