LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Luka dan Cinta


__ADS_3

bab 142


.


.


.


Kayra menancapkan pedal gasnya dengan membabi buta. ia baru saja diancam Abigal untuk segera menemuinya jika ingin adiknya selamat. kemarahan Kayra semakin memuncak ketika Abigal mengirimkan adiknya yang bertelanjang dengan seorang pria didalam kamar.


" Abigal sialan !!! lihat saja aku akan membunuhmu !!!" umpat kayra dengan memukul stir mobilnya.


dibelakang mobil kayra diikuti beberapa mobil yang mereka adalah Anak buah kayra, beberapa preman bayaran kayra dengan jumblah banyak.


.


.


Sementara Rans setia duduk dikursi kayu dengan menatap maudy yang sudah tidak sadarkan diri dengan tubuh terikat.


rencananya sudah berhasil.membuat Maudy tak sadarkan diri, tadi sewaktu dijalan, Rans berakting seolah mereka dihadang sesuatu dan membanting stir kearah lain hingga mobil terjatuh begitu saja. meski rans mendapatkan luka kecil dikening dan sikunya, namun semua sama sekali tidak terasa dengan berhasilnya rencana mereka.


Abigal serta Revandra memasuki ruang penyekapan itu. ya, saat ini mereka semua berada dimarkas besar Revandra. markasnya Anggota EangleBlood.


" apa kau kasihan padanya anak.muda ??" goda Revandra.

__ADS_1


" kakak bicara apa !! tentu saja tidak !! hanya saja, aku merasa dia sedikit bodoh, orangtuanya saja tidak mau mengakui kakak gila seperti itu, malah dia dengan rela dijadikan boneka oleh kakaknya sendiri.." terang Rans.


Abigal menepuk pundak adik satu-satunya itu. "kasih sayang yang mendalam terkadang bisa menyesatkan jika terlalu berlebihan. jadi jika kakak berbuat kesalahan kau berkah menegur dan mengingatkan. jangan hanya karna rasa sayang, kau sampai menuruti jalan yang salah yang aku lalui." balas Abigal


Rans membalas dengan senyuman dan menatap sang kakak,


sadar pelipis Rans terluka Abigal segera mengambil sapu tangan disaku celananya. perlahan ia mengusap pelipis Rans.


" kau terluka ??"tanya Abigal dengan wajah kawatir namun berusaha terlihat biasa.


" tidak.apa.kak, ini hanya luka kecil.." jawab rans yang kemudian menarik sapu tangan dari tangan abigal dan mengelap.pelipisnya sendiri.


" sayangnya adikku perempuan semua !! dan cerewet !! huh.. kenapa aku tidak memiliki adik laki-laki sih !!!" gerutu Revandra yang merasa bahagia melihat kedekatan Rans dengan abigal.


" benarkah ??!!" Revandra menajamkan pendengarannya.


Abigal.memukul.pundak Revandra dengan keras, " enak saja !! cari adik sendiri !! aku tidak mau berbagi adik dengan orang sepertimu !!"


" Abigal !! kau menyakitiku !!" balas Revandra dengan suara dibuat-buat.


Rans cekikikan melihat tingkah Abigal dan Revandra, meski usia tidak muda lagi, namun mereka selalu bisa mencairkan suasana dengan mudah.


karna suara kuat Revandra ketika tertawa, Maudy terlihat mengerjapkan matanya, berdesis menahan sakit disekita kepalanya yang tadi sempat terbentur,.


" ka..kalian.. " ucap maudy lirih..

__ADS_1


Rans langung menghentikan tawanya begitupun dengan Abigal dan Revandra.


semua menatap Maudy yang menatap mereka dengan mata berair.


" oh.. kau sudah sadar ya ??" Balas Abigal dengan senyum liciknya.


" a..pa.. ya..ng kalian inginkan ?? kenapa..kenapa kalian mengikatku ??!! apa salahku !!?" ronta maudy yang sebenarnya sangat ketakutan.


" ini kejutan yang aku bicarakan maudy.. " timpal Rans.yang menatap maudy penuh kebencian.


seakan tidak percaya, maudy berdecak kesal dan membuang tatapannya kearah lain. Rans telah menipunya, menjadikan perasaaan maudy sebagai senjata menjatuhkan maudy sendiri.


" kalian akan ditangkap polisi karna menyekap aku tanpa alasan..!!" ancam Maudy.


" ha..ha..ha..ha.." Revandra tertawa lepas dibuatnya.


" kau fikir kita dimana ?? tidak ada polisi yang bisa menjangkau tempat ini !!" ucap Revandra dengan masih tertawa lagi.


maudy yang ketakutan memutar otaknya, bagaimana jika sampai dia dibunuh ?? sungguh suatu hal yang amat mengerikan yang tidak pernah ia bayangkan . ia begitu bodoh terperangkap diantara para orang yang sudah begitu membencinya, itulah yang terus terfikir dikepala Maudy saat ini.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2