LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Luka Dan Cinta


__ADS_3

bab 98


.


.


.


Samantha terbangun dari tidurnya, disiang bolong bahkan didalam pesawat Abigal mengajak Samantha melakukan olahraga ranjang hingga keduanya terkulai lemas hingga tertidur.


" bagaimana bisa kami melakukannya disini.." gumam Samantha pada dirinya sendiri. namun tiba-tiba perut Samantha berbunyi, ternyata rasa lapar sudah datang siang itu.


Segera ia bangun dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


kamar mandi yang tidak terlalu besar namun tetap terlihat kemewahan didalamnya. bersih dan sangat terawat, membuat Samantha terlihat nyaman.


tak lama Samantha sudah selesai membersihkan diri, Namun Abigal.masih setia dalam lelap tidurnya, Samantha hanya menerbitkan senyum manisnya dan berinisiatif melangkah keluar untuk mencari makanan.


mata Samantha mengedar ketika sudah diluar ruangan, mencari dimana ia bisa mendapatkan makanan. beberapa pengawal suaminya setia duduk dikursi masing-masing. sedangkan pramugari yang tidak sengaja melihat Samantha terus mengedarkan pandangannya.


" nona, ada yang bisa kami bantu ??" tanya pramugari itu dengan ramah.


" oh..ee..bagaimana saya bisa mendapatkan makanan ?? maaf saya sedikit lapar " jawab Samantha dengan jujur.


" baiklah kami akan segera siapkan makan siang untuk nona dan juga Tuan, silahkan tunggu 5 menit saja." balas Pramugari dengan lembut dan sopan. pramugari itu hendak pergi namun ditahan oleh Samantha.


" tunggu sebentar, ada yang mau saya tanyakan ??" tanya Samantha.


" ada apa Nona ??" balas sang pramugari.


" sebenarnya ini pesawat.pribadi siapa ??" tanya Samantha yang memang masih sangat penasaran. Abigal tetap kekeh tidak.mau memberitaunya.


" memangnya ada apa nona ? apa nona kurang nyaman ?? atau ada yang nyonya tidak.suka dipesawat ini ??" pramugari.itu balik.bertanya.


" bukan, saya senang disini. saya hanya ingin tau saja. saya sangat penasaran dengan orang yang baik hati membiarkan kami naik pesawatnya." balas Samantha sambil.menerbitkan senyumnya.

__ADS_1


" nona ini lucu sekali, pesawat pribadi ini milik tuan Abigal sendiri." terang Pramugari dengan senyumnya.


" benarkah ??" Samantha mencoba menajamkan pendengarannyanya.


" iya Nona."balas pramugari itu.


Samantha mengangguk seolah tak percaya, ia termangu dengan sisa keterkejutannya.


" kalau begitu saya permisi dulu nona." pamit pramugari itu.


" oh ya, silahkan." balas Samantha berusaha tetap biasa saja.


pramugari sudah berlalu dari hadapan Samantha. dengan perlahan Samantha melangkah kembali ketempat istirahatnya. sesampainya didalam ternyata Abigal sudah membersihkan diri dan sudah terlihat rapi.


" sayang, kau dari mana ??" tanya Abigal yang segera menghampiri Samantha


Samantha menatap lekat wajah suaminya, ia bahkan tidak pernah menyangka jika suaminya termasuk dari deretan sultan terkaya dikota itu.


" ada apa ??" tanya Abigal lagi


samantha mengerjapkan matanya dan tersenyum.manis didepan suaminya. " tidak. aku tadi lapar jadi aku meminta pramugari menyiapkan makanan."


" mas, sebenarnya ini pesawat pribadi siapa ?? mas bilang mau.memberitauku tadi ??" tanya Samantha


" kau ingin tau sekali ??" Abigal balik bertanya dengan wajah santainya.


" tentu saja." balas Samantha.


Abigal membuang nafasnya secara perlahan. "ini milik Revandra, temanku."


wajah Samantha berubah tanpa ekspresi, "kenapa dia berbohong ??" batin Samantha.


" benarkah ??" ucap samantha


" tentu saja. memangnya kenapa ??" tanya Abigal yang sangat penasaran.

__ADS_1


muncul ide jahil Samantha untuk mengerjai suaminya itu.


" awalnya aku mau memberi hadiah untuk pemilik Pesawat ini." terang Samantha dengan santainya.


Abigal.menautkan alisnya seolah belum mengerti maksud istrinya itu.


" hadiah ?? untuk apa ??" tanya Abigal penuh penasaran.


" tentu saja untuk ucapan terima kasih karna membiarkanku menaiki pesawat sekeren ini untuk berkeliling dunia..hah.. andai saja tuan Revandra belum menikah, aku mau menikah saja dengannya... lihatlah, dia punya segalanya, sudah pasti aku akan diajak berkeliling dunia sebulan sekali...." ucap Samantha sambil menyandarkan tubuhnya begitu saja.


Abigal membulatkan matanya seakan tak percaya Samantha Bisa berkata demikian, rasa cemburu mulai menyelimuti hatinya kala Samantha berkata hal aneh seperti itu,


" sayang, kau bicara apa ?? jangan sembarangan. aku didepanmu dan kau membicarakan pria lain ??!!" balas Abigal mulai kesal.


" aku hanya mengatakan isi hatiku saja !!" timpal Samantha.


Abigal mendekatkan tubuhnya dan menghimpit Samantha serta menatap lekat mata Samantha yang bulat jernih itu.


" dengar ya, selama aku masih bernafas kau tidak bisa dan tidak boleh dekat apalagi membicarakan pria lain didepanku, apa lagi sampai memujinya hanya gara-gara pesawat pribadi seperti ini !!" ucap Abigal pelan namun penuh penekanan.


" tapi kau kan tidak punya pesawat pribadi seperti ini ??!! iya kan ??" seolah mengejek Samantha berbicara sedikit manja didepan Abigal.


" enak saja !! ini pesawat pribadiku sendiri sayang !! aku dan Revandra sialan itu punya pesawat pribadi sendiri-sendiri !! " balas Abigal dengan wajah terlihat kesal dan membuang tatapan nya kesegala arah


Samantha menerbitkan senyumnya dan merangkul Abigal dari belakang. " maaf ya, aku hanya ingin kau jujur. apa susahnya mengatakan jika ini milikmu, aku juga tidak akan memintanya.." ucap samantha dengan lembut.


Abigal berbalik dan menatap Samantha. senyum manis Samantha seolah membuat abigal sadar jika dia telah dikerjai oleh istrinya yang sangat tau jika Abigal sangat cemburuan.


" sayang.. kau.mengerjaiku !!" balas Abigal sambil memegang kedua pipi Samantha.


Samantha hanya tertawa begitu saja serta mengangguk pelan.


" oh.. berani ya sekarang.. awas kau.." Abigal memilih membalas dengan menggelitik perut samantha hingga Samantha tertawa penuh kegelian.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2