
bab 84
.
.
.
Hari bahagia yang ditunggu-tunggu pun tiba, dimana hari resepsi pernikahan Samantha yang digelar secara mewah dan megah. bahkan disiarkan langsung oleh beberapa stasiun tivi ternama dikota itu. Abigal yang terlihat tampan dengan setelah tuxedo yang dominan dengan warna hitam kesayangannya, sedangkan Samantha berbalut gaun mewah nan indah berwarna putih tulang yang menjuntai kebelakang.
para kolega bisnis Abigal tak luput dari undangan dan mereka sangat antusias menghadiri acara yang terkonsep secara indah itu.
seolah ingin membuktikan jika dirinya sangat mencintai Samantha, Abigal bahkan mengumumkan secara langsung didepan khalayak tamu undangannya.
senyum haru penuh bahagia mewarnai setiap susunan acara pada malam itu. mama wina ibu Rani dan pak ridwan tidak pernah menyangka jika Abigal memiliki ide pesta yang modern dan elegan itu.
Rans juga tak luput dari sorotan kamera para wartawan. ketampanan yang dimilikinya seolah bisa menyihir para anak kolega bisinis Abigal yang hadir malam itu. hingga beberapa kali ia menghindar.
Revia baru sampai digedung hotel dimana Resepsi berlangsung. karna papanya tidak bisa hadir Revia terpaksa menggantikan sang papa.
papa revia ternyata salah satu kolega bisnis Abigal selama ini, Revia cukup canggung berada dipesta seorang diri seperti itu, bahkan ia tidak mengenal siapapun disana.
hingga..
" sepertinya kau butuh teman ??" ucap Rans sambil mengulurkan tangannya dari sisi Revia.
" Rans.. kau disini ??!!" seakan tak percaya, Revia membaca kembali surat undangan ditangannya, ia baru tersenyum dengan nama yang tertera disana.
" sumpah Rans.. q tidak menyadari jika kakakmu yang menikah.. karna kesal pada papa q sampai tidak membacanya.." Ucap Revia dengan senyumnya.
" jangan berlebihan.. ayo kita masuk.." ajak Rans yang langsung menggandeng lengan Revia. Revia yang terkejut hanya bisa menatap Rans begitu saja.
"Rans ini ramai sekali, pesta yang luar biasa.." puji Revia saat sudah didalam.
__ADS_1
" itulah kakakku. untuk istrinya berapapun dan apapun akan ia lakukan dan korbankan.." balas Rans.
" kau sudah tidak bermasalah dengan kakakmu kan ??" tanya Revia.
" tentu saja tidak, kakakku tidak akan tega marah terlalu lama padaku " jawab Rans dengan bangganya
Revia cekikikan saat mendengar ucapan Rans.
" ada apa denganmu ??!" tanya rans.
" Rans. q tidak bisa membayangkan dari pacar jadi Kakak ipar. wah.. ini seperti cerita novel saja " goda Revia.
senyum Rans luntur seketika dengan ejekan Revia barusan.
" ha..ha..ha.." tawa Revia pecah melihat ekspresi wajah Rans.
tak sengaja Zakia putri dari Revandra juga baru tiba karna beberapa hari ia menginap dirumah neneknya.
meski masih remaja Zakia terlihat cantik dengan gaun yang ia kenakan.
hingga tak sengaja ia menyenggol seseorang
" eehh.. maaf.. maaf.. kak.." ucap Zakia yang memegang lengan wanita itu.
" tidak. tidak apa-apa.." balas Revia. ya, wanita yang disenggol Zakia adalah Revia.
Rans yang disisi Revia juga menyangga tubuh Revia agar tidak terjatuh.
" paman rans.." sapa Zakia ketika melihat Rans memegangi Revia
Rans menautkan alisnya. malam itu Zakia menggunakan Riasan tipis ala.salon hingga.membuat Rans hampir tidak.mengenalinya, "paman, ini q Zakia.."
" kau.. kau zakia ??!! astaga.. kufikir siapa.." balas Rans dengan senyumnya.
__ADS_1
" paman terlalu berlebihan." Zakia.beralih menatap Revia yang berdiri disisi Rans. " dia kekasih paman ?? siapa namanya ??" Zakia.yang memang suka ceplas ceplos langsung mengulurkan tangannya pada Revia.
" perkenalkan namanku zakia, kakak siapa ??"tanya Zakia penuh antusias.
" oh. ..emm.. namaku Revia." balas Revia dengan ramah.
" salam kenal kak. q tidak.menyangka jika paman Rans memiliki.pacar secantik kakak.."puji Zakia.
"Zakia.."protes Rans.
" kami.hanya teman Zakia.." balas Revia.
" ah.. pacar juga tidak apa-apa kok, kalian sangat serasi.." ucap zakia penuh keramahan.
panggilan dari Nada membuat zakia segera berpamitan dengan Revia dan Rans.
" kakak, paman q kesana dulu ya, nikmati pestanya oh ya, diakhir ada pesta dansa lo... paman dan kakak harus ikut.. bye.."
" dia terlihat akrab denganmu.." ucap Revia.
" iya. dia memang seperti itu. ramah pada siapapun, " Puji Rans sambil melihat Zakia yang sedikit berlari menghampiri mama dan papanya.
" apa dia bagian keluargamu ?? kenapa dia memanggilmu paman ??" tanya Revia.
" dia putri sahabat kak abi, kami memang bukan keluarga, tapi kedekatan keluarga kami. melebihi kedekatan sebuah keluarga sesungguhnya.." jawab Rans.
Revia membalas dengan senyumannya. sesaat Revia menatap Rans secara intens, ketampanan Rans memang bisa menyihir banyak wanita untuk menyukai dan tergila-gila padanya.
.
.
.
__ADS_1
.
.