LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Luka dan Cinta


__ADS_3

bab 171


.


.


.


Dengan kecepatan maksimal Zakia memacu pedal gasnya. ia tidak mau sampai terlambat tiba dibandara. seperti dirinya yang terlambat menyadari jika ia memang mencintai paman Rans.


ini kali pertama setelah belajar menyetir Zakia mengendarai mobil seorang diri tanpa ditemani siapapun. biasanya paman gondrongnya yang selalu setia menemaninya. dengan kondisi kap mobil yang penyok akibat hantaman keras digerbang rumahnya. Zakia seakan tidak perduli apapun. ia terus memacu kecepatannya agar segera sampai.


.


.


Nada dan Revandra sudah tiba dibandara. bersamaan dengan Abigal, Rans dan mama wina.


senyum manis menyambut kedatangan mereka.


" kau sudah disini ??" tanya Abigal.kepada Revandra.


" istriku ingin.mengatar kan sesuatu untuk Rans.." jawab Revandra dengan singkat.


" Nyonya Nada, apa.kabar ??" sapa mama.wina.


" baik bu wina, ibu sendiri bagaimana ??" sapa Nada balik.


" saya juga baik. Nyonya Nada sedang apa.disini ??" tanya mama wina.


" saya mau mengatar keberangkatan Rans putra Ibu Wina, dia sudah banyak sekali membantu keluarga saya, termasuk menjaga Zakia." terang Nada sembari.menatap.Rans.

__ADS_1


Nada.mendekati Rans dan menyerahkan paper bag yang ia bawa sejak.dirumah.


" Rans ini untukmu, aku tidak tau mau memberi apa, aku memiliki segalanya, jadi aku membuatkan cake khusus untukmu, makanlah jika.sudah tiba diLondon.." jelas Nada.


" kakak, seharusnya tidak perlu repot-repot begini.. aku jadi tersanjung.." balas.Rans tak lupa senyum menghiasi wajahnya.


" kau tau, istriku.menyiapkannya sejak kemarin.." timpal Revandra.


" Nyonya Nada terima kasih sekali.." ucap.mama wina.


"tidak masalah bu wina," balas Nada.


" pukul berapa kau.berangkat ??" tanya Revandra.


" satu jam lagi kak. " jawab Rans dengan singkat.


" aku sangat.menyayangkan kau harus.menetap diLondon Rans.." ucap Nada.


Abigal menatap Revandra dengan sebuah pertanyaan..namun sepertinya Revandra sengaja diam dan malah pura-pura tidak tau.


" papanya Zakia.ini.. dia bilang kau akan.tinggal diLondon.." jawab Nada.


Rans tertawa kecil begitupun dengan yang lain.


" aku hanya satu minggu disana kak, ini hanya perjalanan bisnis. kurasa kak Vandra mengerjaimu kak.."ucap Rans yang masih dengan sisa tawanya.


Nada.menatap Revandra dengan tajam..namun yang ditatap seolah tidak merasa berosa dan malah menatap kearah lain.


" papa.."


Abigal menutupi seringainya, melihat Revandra terlihat takut jika menatap istrinya.

__ADS_1


" tamatlah riwayatmu Vandra !!" bisik Abigal ditelinga Revandra.


Revandra hanya mendegus kesal tanpa berani berkata apapun.


"baiklah aku masuk dulu ya.. terima kasih sudah repot-repot.mengantarku.." pamit Rans


" hati-hati sayang.." balas mama Wina.


" sama-sama Rans.. ".balas Nada juga.


Rans menarik kopernya dan hendak masuk kedalam.


"paman Rans. !!! tunggu !!!" sebuah teriakan dari suara yang dikenali Rans terdengar disana.


semua mencari sumber suara itu, begitupun dengan Rans, ia berbalik menengok sumber suara yang memanggilnya.


Terkejut, tak percaya bingung, bercampur bahagia. hanya itu yang dirasakan Rans..melihat sosok.wanita yang sempat membuat hatinya uring-uringan berlari kearahnya dengan bertelanjang kaki, kaos oblong besar dengan celana pendek, itulah penampakan Zakia pagi itu. ia bahkan tidak perduli penampilannya sangking ingin mengejar Rans kebandara.


Nada pun tak kalah.terkejut, berbeda dengan dua pria dewasa disitu. mereka berdua malah bertos ria pertanda rencana mereka telah berhasil.


dengan terengah-engah Zakia berhenti dihadapan Rans. rambutnya yang dibiarkan tergerai berterbangan ditiup angin.


Rans masih setia.menatap Zakia dengan lekat. wajah polos tanpa makeup kesukaan Rans kini ada dihadapannya lagi. dengan berani zakia juga menatap Kedua mata Rans.


" paman.. aku mohon jangan pergi.. jangan pindah keLondon.. maafkan aku terlambat menyadari, aku.. aku juga menyukai paman, didalam hatiku ternyata ada cinta juga, maafkan aku terlambat faham semua ini..aku mau.menjalin hubungan dengan paman.. pacaran atau bagaimana ?? asal jangan menikah dulu.." terang zakia dengan pasti dan jelas. mata Zakia tak lepas dengan menatap Rans penuh harap.


Nada menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang ia dengar. begitupun dengan mama wina.


sementara Rans jangan ditanya lagi. ia seakan ingin berjingkrak ria dengan ucapan Zakia barusan. sama sekali tak pernah ia bayangkan zakia akan segera menyadari semua itu.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2