
bab 25
.
.
.
mobil berhenti disebuah butik yang sangat dikenali oleh samantha, meski merasa heran samantha hanya dapat menurut tanpa.bertanya.
" ayo turun.." ajak Abigal
" mas untuk apa kita kesini ?? " tanya Samantha ragu-ragu.
" masuklah dulu, " ajak Abigal sambil.menarik tangan Samantha untuk turun, setelahnya Abigal membawa Samantha memasuki butik itu.
sambutan hangat dari pegawai mengawali kedatangan samantha dan Abigal.
Pelayan langsung membawa smaantha menuju sebuah ruangan khusus, Samantha menatap Abigal namun ia hanya mendapat jawaban anggukan dari abigal.
mau tak mau Samantha mengikuti para pelayan butik menuju ruang dimana ia akan disulap menjadi seorang putri.
Abigal berjalan menuju ruangan bawah dimana ibu mertuanya sedang bekerja. ya, butik yang didatangi Abigal adalah butik milik Nada istri Revandra sahabat Abigal yang juga tempat kerja mertuanya.
"ibu.." suara Abigal menghentikan aktivitasnya dan menoleh kesumber suara.
meski terkejut, ibu Rani berusaha tetap tenang dengan membalas dengan senyum ramahnya.
" tuan abi, sedang apa disini ??" tanya ibu Rani penuh sopan.
__ADS_1
" bu.. bisa tidak panggil saya Abi saja ?? apa ibu tidak menganggap saya menantu ibu ?? " balas Abigal singkat.
Bu rani tercengang dengan perkataan Abigal.barusan.
" bagaimana bisa, tentu saja anda menantu saya. tapi kan..-?"
" bu. saya suami putri ibu, tolong panggil saya sepeti ibu memanggil putri ibu.." timpal.Abigal penuh keseriusan.
ibu Rani tersenyum penuh haru, " iya iya, nak Abi ada apa kesini ?? "
" saya pesan gaun untuk Samantha dengan nyonya Nada, saat ini samantha tengah berganti, apa ibu mau melihat ?? " ucap Abigal
" gaun ?? untuk apa nak ?? " tanya bu Rani
" malam ini Aniversary Nyonya nada dan Suami. kebetulan sayanm sahabat suami nyonya Nada bu.. " jawab Abigal.
" ohh.. pantas saja para karyawan butik tadi pada sibuk, ibu tidak tau.." balas Bu rani.
" mari bu. samantha pasti sudah selesai." ajak Abigal.
Ibu rani.mengangguk pasti dan segera berjalan menuju tangga naik kelantai atas dimana Samantha dirias.
tirai dibuka,nampak Smamatha yang terlihat anggun dengan gaun elegan berwarna dusty, meski terlihat sederhana namun Ibu Rani tau jika gaun itu bernilai fantastis, bahkan sentuhan berlian disekitar leher gaun itu benar-benar sangat indah untuk dipandang.
" ibu.." samantha terkejut bukan main ketika.melihat sang ibu sudah didepannya.
Ibu rani memeluk putri kesayangannya,
" Saman, kau cantik sekali... sayang.. ini indah.." puji ibu rani.
__ADS_1
Samantha tersenyum bahagia. " ibu, ini pasti jahitan ibu kan ?? impian saman terwujud bu.. saman bisa memakai rancangan ibu.."
Ibu Rani mengangguk pasti.
sedangkan Abigal juga baru keluar dari ruang ganti, ia sudah siap.dengan setelan jas serba hitam favoritenya, meski begitu tidak menutupi ketampanan seorang Abigal.
baik samantha maupun Abigal keduanya terpana dengan penampilan.masing-masing.
" ehem.." bu Rani membuyarkan lamunan keduanya, hingga baik Abigal maupun Samantha hanya menuduk malu.
" baiklah, mari kita berangkat." ajak Abigal.
" kemana mas ?? " tanya Samantha.
" undangan pesta Aniversary pemilik butik ini nak, pergilah." jawab Bu rani membantu mennatunya.
samantha mengangguk pelan, " ibu tidak datang ?? " tanya Samantha.
" nanti bersama ayahmu saja. kau pergilah dulu.." jawab Ibu Rani singkat.
perlahan Samantha berjalan beriringan bersama Abigal menuju.mobil, keduanya sangat serasi dengan setelan masing-masing.
" kau cantik." ucap abigal singkat sambil.membukakan pintu untuk samantha.
" terima kasih, " jawab Samantha sambil menunduk.
Senyum tipis terlihat diwajah Abigal, dan keduannya menuju dimana pesta berlangsung.
.
__ADS_1
.
.