
bab 32
.
.
.
Cafe biasa yang menjadi tempat pertemuan Abigal dengan sahabatnya yang sesat dengan mulut wanitanya, siapa lagi jika bukan Revandra.
Abigal membuang nafas dengan kasar ketika.memdapat tatapan meledek dari Revandra.
Kennan yang datang bersama Revandra segera berdiri dari duduknya dan menyambut kedatangan Abigal bersama deri.
" selamat datang tuan abi."sapa Kennan.
" terima kasih, maaf kalian harus.menunggu." balas Abigal dengan wajah datarnya.
" tidak.masalah. silahkan duduk tuan." ajak Kennan. Abigal mengikuti kennan dan duduk dihadapan kennan.
Revandra yang jahil segera menarik Abigal agar duduk disampingnya, hingga membuat Abigal sedikit terbanting dikursi.
Deri menyembunyikan seringainya atas tingkah tuan dan sahabatnya itu.
" Vandra !! apa yang kau lakukan !!" tegur Kennan.
" tenanglah ken, jangan terlalu formal. dia ini temanku dari dulu !!" balas Revandra tanpa berdosa.
" tetap saja, itu sangat tidak sopan." timpal Kennan.
" biarkan saja tuan Ken, mari kita mulai mitting kita." ucap abigal yang tidak.menanggapi ucapan Revandra.
" baiklah. " balas kennan.
.
.
.
mobil mama Wina sudah berhenti didepan butik dimana ibu Rani bekerja.
" bu Wina, terima kasih makan siangnya." ucap bu Rani dengan sopan.
" sama-sama bu Rani, kita kan keluarga, jangan sungkan ya.." balas mama wina
__ADS_1
Bu Rani membalas dengan senyumanya dan segera turun dari mobil.
" maaf saya tidak bisa mengantar kedalam bu Rani.." ucap mama wina yang juga ikut turun.
" tidak apa-apa Bu wina, kalau begitu saya lanjut kerja dulu ya.." pamit Ibu Rani.
" silahkan, maaf menganggu waktu kerja bu Rani.." balas Mama wina.
" tidak masalah bu wina. saya masuk dulu.." ibu Rani segera masuk kedalam.butik.
mama Wina segera masuk kedalam.mobil dan pergi meninggalkan butik.
selama diperjalan mama wina terus teringat ucapan ibu Rani ketika mereka makan siang bersama.
flazback direstoran
" saya tidak meminta apapun bu Wina, hanya kebahagiaan putri saya yang sangat membuat kami tenang." ucap Ibu Rani.
" saya berjanji, akan mempertahankan pernikahan Abigal dengan samantha bu Rani. meski awal pernikahan yang buruk, saya akan memastikan diakhir hanya ada kebahagiaan."balas mamam wina dengan wajah berbinar.
" lalu bagaimana jika Rans pulang bu wina ?? bahkan saya sangat mengerti jika samantha sangat mencintai Rans." kata bu Rani.
" mungkin mereka tidak berjodoh bu.. semoga Saja Rans bisa menerima semua kenyataan ini.." balas Bu Wina lagi.
sesekali Mama Wina memejamkan matanya, berusaha tetap kuat dalam segala hal yang menimpa keluarganya
.
.
.
Samantha keluar dari kampusnya karna memang sudah waktunya ia pulang. senyum.mengembang diwajahnya ketika mendapati mobil Abigal sudah siap menunggu didepan gerbang.
segera Samantha berjalan kearah mobil Abigal.
" Samantha !!!" sebuah suara dari belakang samnatha menghentikan langkahnya.
" ada apa gun ?? kau sudah keluar ??" tanya samantha dengan ramah.
" iya. kau mau pulang juga ??" Guntur bertanya balik.
" iya, kalau begitu q pulang dulu ya.." pamit Samantha hendak pergi
namun guntur menahan lengannya. "pulang bareng q yuk ??" ajak guntur.
__ADS_1
Samantha menatap lengannya yang dipegang Guntur. guntur yang sadar segera melepasnya.
" maaf, maaf, q cuma mau mengajakmu pulang bersamaku.." ucap guntur dengan Sedikit canggung.
Samantha membalas dengan senyuman." santai saja gun, tapi maaf q tidak bisa pulang bersamamu."
guntur menatap Samantha dengan intens seolah bertanya kenapa.
" sayang.. ayo pulang !!!" suara Abigal tiba-tiba saja sudah diantara samantha dan Guntur.
Samantha menatap Abigal, kemudian segera menghampiri Abigal dan mencium tangan suaminya itu.
" guntur, ini suamiku. maaf q tidak bisa pulang bersamamu," ucap Samantha dengan pasti. Meski sedikit terkejut namun entah mengapa ucapan samantha barusan membuat hati Abigal melayang karna bahagia. secara tidak langsung Samantha telah mengakuinya sebagai suami.
" oh.. maaf ya. maaf tuan.. saya ini hanya temannya kok " guntur menunduk hormat.
Abigal tidak.memperdulikan guntur serta tingkahnya, ia memilih meraih pinggang sammantha dan meninggalkan guntur yang terdiam terpaku.
" ada apa ??" tanya samantha. pada Abigal
" tidak ada, hanya saja waktuku menjemput hanya sebentar " jawab Abigal santai.
" q bisa pulang sendiri..-"
" iya. dan akhirnya kau akan pulang dengan pria tadi kan ??" timpal Abigal sambil membukakan.pintu.
" tidak, q tidak berfikir begitu !!" protes Samantha.
" masuklah !!" perintah Abigal
" mas marah padaku ??" tanya Samantha dengan wajah polosnya.
Abigal hanya diam tanpa ekspresi apapun
jika sudah begini samantha hanya dapat menurut tanpa berani berkata.
Guntur terus menatap.kepergian mobil yang ditumpangi samantha.
" huh.. baru saja mau mengenal wanita ternyata istri orang !!" gumam Guntur sambil melangkah pergi.
.
.
.
__ADS_1