
bab 20
.
.
.
Semua berkumpul dimeja makan, acara makan malam berlangsung sangat hangat, sambutan dan keramahan mama Wina membuat ibu Rani dan pak Ridwan bahagia dan terharu.
meski selama acara makan malam Abigal hanya terdiam tanpa berkomentar apapun, semua tidak mau ambil pusing. sewaktu akan keluar dari rumah itu pak Ridwan tidak sengaja melihat foto keluarga Abigal dimana ada Rans disana.
Ibu Rani yang melihat suaminya terfokus pada foto itu hanya dapat menggenggam erat tangan suaminya.
" Bu Wina kami pamit pulang dulu, " pamit bu Rani.
" kenapa.buru-buru, kitakan bisa ngobrol dulu.." balas Mama wina.
" ayahnya Saman ada pekerjaan dirumah bu, maaf sebelumnya." timpal bu Rani.
" ya sudah, saya harap kita bisa sering-sering bertemu Bu Rani, apa saya boleh berkunjung kerumah ibu ??.." ucap mama Wina sambil memeluk Bu Rani.
" pasti bu, silahkan saja, pintu rumah kami selalu terbuka untuk anda." balas pak Ridwan.
Ibu Rani dan pak Ridwan beralih memeluk Samantha dan berjabat tangan dengan Abigal.
" terima kasih nak abi sudah menerima Samantha dengan baik disini." ucap pak ridwan.
" dia istri saya. pasti akan saya perlakukan dengan baik." balas Abigal singkat namun tanpa ekspresi.
setelah acara pamitan selesai, Ibu Rani dan pak Ridwan menuju mobil dimana mereka akan diantar kembali kerumah mereka.
Abigal berbalik tanpa berkata apapun ia langsung menuju ruang kerjanya.
Samantha hanya dapat melihat tanpa berani bertanya, akhirnya samantha memilih masuk kedalam kamar dan belajar untuk materi kuliahnya besok.
__ADS_1
.
.
.
Dua bulan telah berlalu, baik Samantha maupun Abigal masih tetap menjaga diri masing-masing. meski status mereka adalah suami istri tapi abigal berusaha tidak terlalu dekat dengan Samantha, begitupun dengan Samantha. Rumah tangga yang terbilang aneh jika dibandingkan dengan orang pada umumnya.
Pagi itu seperti biasa Samantha diantar Abigal ke kampus, dan seperti biasa pula kediaman yang selalu terjadi jika keduanya bersama.
Deri asisten Abigal yang menjadi saksi kebisuan keduanya.
Meski dikampus banyak Rumor yang beredar jika Samantha dikabarkan menjadi simpanan pria hidung belang, Samantha tidak terlalu ambil pusing. ia selalu berusaha tidak mendengar apa lagi melihat hujatan para teman dikampusnya.
ritual yang biasa dilakukan samantha jika sudah sampai dikampus adalah berpamitan dan tak lupa mencium tangan abigal.
dan lagi-lagi abigal hanya menjawab dengan anggukan kepala saja.
Samantha segera turun dan langsung masuk, mata Abigal melihat buku Samantha yang tertinggal di dalam.mobil.
dengan membawa beberapa buku milik samantha Abigal berusaha menyusul langkah samantha yang masuk terlebih dulu.
Semua mata terfokus pada Abigal beberapa teman samantha yang mengenal Abigal merasa heran kenapa Abigal bisa ada dikampus itu.
" Smanatha !!!"panggil Abigal. yang membuat samantha menoleh, ia sedikit terkejut ketika melihat Abigal sudah didalam.kampusnya.
buru-buru Samantha menghampiri Abigal.
" ada apa.mas..??" tanya Samantha
Abigal.memberikan buku yang ia bawa."kau.meninggalkan ini, "
" terima kasih mas. q terlupa tadi.. maaf sudah merepotkan." balas Samantha dengan senyumannya.
" tidak.masalah. q pergi dulu," Abigal berbalik dan langsung berjalan keluar tanpa memperhatikan beberapa.mahasiswa yang membisikkan sesuatu tentangnya.
__ADS_1
beberapa pria tiba-tiba saja menghampiri Samantha.
" Samantha, temani kami dong !! kami juga butuh dibelai " ucap salah satu pria. denga tawa lepasnya.
Abigal menghentikan langkahnya, ketika mendengar istrinya digoda pria.
" maaf saya permisi dulu.. ada kelas.." Samantha hendak pergi, namun lengannya ditahan pria itu. segera Smaantha menepisnya.
" jangan pergi dulu dong !! kan kami belum kau layani.." ucap pria itu dengan penuh hinaan.
" maaf, saya bukan wanita seperti itu. minggirlah.." Samantha berusaha mencari celah untuk pergi.
" jangan sok alim.. kami tau kau jadi simpanan om-om kan ??" ejek salah satu pria itu.
" kami bisa membayarmu juga kok, tenang saja." timpal pria yang lain dengan tawa lepas mereka.
Abigal yang masih dapat mendengar mengepalkan kuat tangannya.
" ayolah samantha.." pria itu menarik lengan samantha,
" lepaskan.. !! tolong !! lepaskan.." berontak samantha.
dan..
bukk..
bukk..
bukk..
ketiga pria yang mengganggu Samanntha tersungkur dilantai.
.
.
__ADS_1