LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Luka dan Cinta


__ADS_3

bab 193


.


.


.


" papa darren.." panggil zakia lirih.


Rans menerbitkan senyum kala melihat darren masuk mendekatinya.


" bagaimana keadaanmu ??" tanya darren yang sudah didekat Rans.


" sudah lebih baik kak.. " jawab Rans dengan ramah.


"kau tidak marah padaku ??" tanya Darren lagi.


" tentu saja tidak..untuk apa aku marah.. kakak memang lebih berhak atas Zakia untuk saat ini. aku belum memiliki hak apapun untuk melarang atau mengatur Zakia untuk saat ini.." terang Rans dengan jelas.


Darren menerbitkan senyumnya ketika.mendengar penuturan Rans. "benar kata adik iparku, kau memang pria baik, dan sopan. maafkan aku, aku membawa Zakia dan meninggalkanmu.begitu saja tanpa.mendengar penjelasanmu, aku terlalu menyayangi Zakia hingga aku tidak sadar jika Zakia kini sudah beranjak Dewasa, bagiku dia hanya gadis kecil yang begitu aku sayangi.."


" sudahlah kak, tidak perlu minta maaf. aku faham semua itu. dan aku juga tidak mempermasalahkan.itu.." balas Rans.


" paman yakin ?? bukannya paman kefikiran itu sampai sakit begini ???" tanya Zakia.memperjelas.


semua mata tertuju pada Zakia


" siapa.bilang ??! aku memang hanya kelelahan..bukan karna memikirkan itu !!" jawab Rans

__ADS_1


"jadi paman tidak merespon dan merasakan apapun.ketika aku pergi begitu saja !!!" terka Zakia yang langsung berdiri dari duduknya.


Rans mengerjapkan matanya beberapa kali, Zakia kini menatapnya penuh tuntutan.


Baik Abigal, Revandra dan Darren hanya menyembunyikan seringainya. ketika melihat Rans mulai.menegang dengan tuduhan Zakia.


" bu..buka.n begitu.. emm.maksudku begini..-"


" paman santai saja ketika aku pergi tanpa memberi penjelasan !! jadi perasaan paman cuma main-main ya ??!!" tuduh Zakia lagi.


" tidak.. tidak begitu !!"


" paman.. kau jahat sekali !!" protes Zakia yang berlari keluar dari ruangan Rawat rans.


" Zakia tunggu !! zakia !!" panggil Rans yang juga ikut panik. tanpa sadar Rans menarik jarum infus disisi tangannya dan segera turun.


" Rans.. apa yang kau lakukan ??! kau mau kemana ??" tanya Abigal yang terkejut.


saat diluar para wanita yang berada diluar sedikit heran dan terkejut kala mendapati Zakia keluar terlebih dulu, lalu disusul Rans dibelakangnya.


" Rans.. kau mau kemana sayang..!!" panggil Mama wina yang kawatir. Rans belum sepenuhnya pulih.


" Zakia.. apa dia berulah ya.." terka Nada.


"hanya perdebata kecil sayang.. kau tenang saja.." ucap Revandra yang keluar bersama dua pria tampan meski sudah tidak muda lagi.


"perdebatan ?? Zakia dan Rans ??" Sammantha.memperjelas.


Abigal.mengangguk pelan.

__ADS_1


" maaf sebelumnya.. zakia memang masih labil belum terlalu.mengerti hal-hal seperti ini.." ucap Revandra kepada mama wina dan Abigal.


" aku faham Vandra.. kita hanya bisa memantau.mereka saja.." balas Abigal.


" tapi tidak.bertengkar hebat kan Abi ??" tanya mama wina.


" tidak ma, hanya salah faham dalam ucapan saja..Rans harus bisa belajar memahami kekasihnya yang masih lugu.itu.." jawab Abigal.


" syukurlah kalau begitu.." balas Mama Wina.


" maaf ya Bu wina. Zakia belum mengerti kehidupan seperti ini.. makanya terkadang saya sedikit takut, takut jika Rans tidak.tahan dengan sikap zakia yang suka ngambek.begini.." terang Nada.


" nyonya Nada tidak perlu begitu.. mereka hanya perlu arahan dan bimbingan saja. kita bisa bersama-sama membimbing mereka dan menasehati setiap kesalah pahaman yang terjadi." balas mama wina.


" terima kasih atas pengertiannya bu wina.. saya sangat beruntung sekali jika saja kita.berhasil.berbesan nantinya." canda Nada.


" itu doa saya setiap.hari nyonya Nada,"timpal mama wina.


" tapi Zakia.harus lulus SMA dulu.." ucap Abigal.


" itu pasti.. bahkan dia harus kuliah dulu.." timpal Revandra tak mau kalah.


" yang penting kita selalu mendukung dan mendampingi.mereka saja.." usul Samantha.


" nona Samantha benar sekali.. itu yang utama sekarang.." balas Nada.


semua tersenyum.bahagia. tanpa.mau menyusul pasangan yang sedang salah faham itu.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2