
bab 96
.
.
.
Mobil Abigal sudab memasuki Bandara, Deri mengarahkan mobilnya kejalan khusus menuju pesawat pribadi milik Abigal.
" mas. kenapa kita kesini ?? bukannya keberangkatan disana ya ??" tanya Samantha kepada Abigal.
" itu jika umum sayang, kita kan tidak. lihatlah." jawab abigal sambil menunjuk dimana pesawat pribadinya sudah siap bertenger didepan mereka. Deri segera membukakan pintu untuk kedua atasannya itu.
sedangkan Samantha jangan ditanya lagi kekagumannya semakin bertambah kala ia sangat dekat sekali dengan pesawat itu.
mata Samantha mengedar kesegala arah seolah mencari sesuatu.
para pengawal Abigal bahkan sudah selesai memasukkan Barang-barang bawaan Abigal dan Samantha.
" sayang, kau mencari apa ?? ayo kita masuk " tegur Abigal ketika mendapati smaantha menghentikan langkahnya dan terus mengedarkan pandangannya.
" mas, penumpang yang lain dimana ?? kenapa hanya kita saja disini ??" pertanyaan Samantha membuat Abigal tersenyum dan segera menghampiri Samatha. setelah dekat Abigal meraih jemari Samantha dan mengeratkannya.
" nanti aku jelaskan didalam. ayo kita masuk dulu.." ajak Abigal penuh kelembutan sambil menuntun sang istri memasuki pesawat itu.
beberapa pramugari berjajar rapi disana menyambut Abigal dan ssamantha dengan penuh sopan.
" selamat datang tuan, Nona, semoga perjalanannya menyenangkan.."
__ADS_1
Samantha yang ramah membalas dengan senyum manisnya.
didalam pesawat Samantha dibuat terpana dengan isi pesawat yang ia naiki, seolah dirubah menjadi sebuah rumah mewah Pesawat dilengkapi fasilitas lengkap dengan kemewahannya. bahkan ada beberapa tempat untuk beristirahat. disini Samantha baru faham jika yang ia naiki adalah sebuah pesawat pribadi. ia pernah membaca beberapa artikel tentang pesawat pribadi serta fasilitasnya
" mas, ini.. ini pesawat pribadi ya ??" tanya Samantha
Abigal.menerbitkan senyumnya, " iya sayang, agar kau nyaman selama perjalanan."
Samantha menutup mulutnya tak percaya, senyum bahagia mengembang diwajahnya.
" ayo kita kekamar, istirahat dulu.." ajak Abigal sambil.menarik samantha memasuki ruangan tempat istirahat.
" mas, ini sewanya pasti mahal." terka Samantha sambil menutup pintu tempat istirahat mereka.
dalam tempat istirahat memang tidak terlalu luas, tapi tempat tidur disana terlihat mewah dan nyaman.
Abigal.mendudukkan tubuhnya diranjang diikuti Samantha yang begitu penasaran dengan biaya yang dikeluarkan suaminya untuk.menyewa pesawat pribadi itu.
Samantha menautkan alisnya.
" gratis ?? benarkah ?? kenapa q tidak percaya ??"
Abigal tersenyum gemas melihat respon Samantha. bukannya menjawab abigal malah menyambar bibir ranum samantha dan memberikan ciuman mesra nan hangat sebagai awal perjalanan mereka.
.
.
.
__ADS_1
Rans sudah siap dengan setelah jas kerjanya. ia segera turun dari kamar. dibawah sambutan hangat mama wina yang selalu menjadi semangat untuk Rans.
" pagi sayang.. sarapan dulu.. ini.mama sudah siapkan " ucap mama wina penuh perhatian
" maaf ma, Rans tidak bisa sarapan dirumah, ada rapat penting pagi ini. dan rans juga harus kerumah kak Abi mengambil beberapa berkas, Deri bilang ada pada kak abi." terang Rans sambil meminum jus buah kesukaannya.
" kerumah Abi ?? kakakmu tidak dirumah Rans. mereka sudah berangkat bulanmadu pagi buta tadi." balas Sang mama
" apa ?? bulan madu ?? kenapa aku tidak tau ??" tanya Rans.
" mama yang lupa memberitaumu. tadi pagi kakakmu sudah menelfon mama dan katanya dia langsung berangkat kebandara." jawab Mama wina.
Rans mengangguk pertanda mengerti. " baiklah, aku minta Deri mengambilnya saja."
" itu lebih bagus sayang.. " timpal Sang mama
" Rans berangkat dulu ma," pamit Rans tak lupa ia mencium tangan mama wina.
"hati- hati sayang, jangan lupa nanti makan ya.." nasehat mama wina.
Rans mengangguk dengan senyum yang mengembang sempurna.
mama wina amat bahagia melihat rans sudah terlihat seperti biasa.
" kenapa hatiku masih sesak jika mendengar kakak dan Samantha bulan madu.. hah.. Rans.. sadarlah... kau benar-benar konyol..!!" gumam Rans sendiri sambil memasuki mobilnya dan segera melesat meninggalkan rumah.
.
.
__ADS_1
.