LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Luka dan Cinta


__ADS_3

bab 170


.


.


.


Hari keberangkatan Rans sudah tiba, dengan diantar mama wina serta Abigal, Rans menuju Bandara. Samantha tidak bisa ikut karna merasa kurang enak badan. tubuhnya lemas dan pusing yang berlebihan.


Sepanjang perjalanan Rans hanya diam tanpa berkata apapun.


" jika saja mama diperbolehkan ikut, mama mau ikut Rans.." ucap mama wina.


" mama jangan begitu, aku kan hanya pergi karna perjalanan bisnis saja.. satu minggu sudah kembali" balas Rans dengan senyumnya.


" tetap saja terasa lama.." timpal mama wina.


" kalau mama mau ikut ya ikut saja. mau aku belikan tiket ??" goda Abigal.


" Abi,. lalu jika mama ikut, mama harus bersama siapa disana ?? Rans pasti sibuk bertemu klien terus .." balas Mama wina.


" mama jalan-jalan sendiri saja..siapa tau ketemu opa bule.." tambah Rans. gelak tawa terdengar memenuhi mobil Abigal.


" sembarangan !!" timpal mama wina yang kemudian ikut tertawa.


.


.


Dirumah Revandra, Zakia baru saja bangun. suasana tidak seperti biasa, Zakia keheranan sebab ia tidak mendapati mamanya ataupun adik kecilnya. biasanya jam-jam seperti itu Mamanya sibuk menyiapkan sarapan untuk keluarga.

__ADS_1


Zakia terus menelisik matanya mengedar mencari, hingga berpindah-pindah tempat, namun nihil tak ada siapapun dirumahnya.


Zakia berlari kedapur menghampiri kepala pelayan dirumahnya.


" Mbok Yumna, mama dimana ??" tanya Zakia.


Mbok Yumna yang menjadi kepala pelayan sejak dulu menyambut Zakia dengan senyum keramahannya.


" nyonya pergi kebandara bersama Tuan besar. nona Zakia mau sarapan sekarang apa nanti ??" balas mbok Yumna dengan berbalik.bertanya.


" kebandara ?? untuk apa ?? papa mau keluar kota ??" tanya Zakia tanpa mengindahkan tawaran Mbok Yumna.


" itu, Nyonya mau mengantar Tuan Rans. katanya kan tuan Rans mau pindah keluar negeri " terang mbok Yumna.


Zakia membulatkan matanya, ia hampir lupa dengan hari itu. hari itu adalah hari keberangkatan Paman Rans. ia menepuk jidat dan menggelengkan kepalanya.


" mbok.. paman gondrong mana ??!!" tanya Zakia dengan panik.


Zakia tidak menjawab, ia berlari keluar rumah dengan bertelanjang kaki, sebelum itu ia bahkan meraih kunci mobil yang ada, yang ternyata mobil sang papa. Mbok Yuman mengikuti Zakia, ia begitu terkejut melihat Zakia berlari kearah mobil.


" nona !!! nona mau kemana ??!! jangan mengendarai mobil sendiri !!!" teriak mbok Yumna yang mempercepat langkahnya menyusul Zakia.


Sementara Zakia tidak mengindahkan Teriakan Mbok Yumnanya, ia segera masuk kedalam mobil dan mengunci pintu mobilnya.


"nona !!! tuan besar bisa marah nanti !! tolong keluar dulu !!" teriak mbok Yumna yang kembali mengetuk pintu mobil Yang dipakai zakia.


" aku harus segera tiba dibandara.." gumam Zakia yang menyalakan mesin mobilnya.


Mbok Yumna kebingungan dengan kepanikan semua pelayan segera berkumpul menghadang laju mobil Zakia.


" penjaga !!! cegah nona pergi !!" perintah mbok.Yuman.

__ADS_1


para penjaga segera berlarian menghadang mobil yang dikendarai Zakia.


" haduhh !!! minggir !! aku bisa terlambat nanti !!!" teriak Zakia dengan kesal.


" nona saya antar saja ya.. jangan berkendara sendiri !!? tuan bisa memarahi saya !!" balas salah satu penjaga.


" itu akan lama !! aku sudah ahli kok.. minggirlah !!" teriak Zakia dari dalam.mobil.


" ya ampun.. nona.. bagaimana ini.." mbok Yumna terlihat gelabakan dengan Zakia yang terus menerjang para penjaga yang menghalanginya.


" jangan buka gerbangnya !!" teriak Mbok Yumna.


para penjaga bersiap menjaga gerbang dan tidak membukannya.


Zakia membuka kaca pintu mobilnya. " paman.buka gerbangnya !! jika tidak aku tabrak pake mobil papa nih !!!" teriak Zakia.


"nona jangan nekat, kami antar saja.. nona tururnlah !!!" balas penjaga dengan suara tinggi juga.


Zakia memukul stir mobilnya. " sial !! papa maafkan aku.. mobilmu mungkin akan sedikit penyok.." gumam Zakia dengan senyum tipisnya seraya mencengram stir mobil dengan kuat


yang menambah laju mobilnya dan.


braaakkk...!!!


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2