
bab 153
.
.
.
Rans membawa Zakia kesebuah restoran mewah. Setelah keduanya turun Rans segera memggiring Zakia memasuki restoran itu.
Zakia sedikit terkejut ketika mendapati jika restoran itu adalah restoran pasangan, hanya ada dua kursi disetiap meja. dengan nuansa romatis dan lampu sedikit redup.
" paman, ini restoran pasangan ya ?? kenapa mesti ditempat seperti ini ?? semua pengunjung pasti pasangan kekasih."bisik Zakia yang mencondongkan tubuhnya kearah Rans.
Rans menutupi seringainya " tidak masalah kan, disini sedikit tenang, jadi ceritaku nanti akan mudah kau dengar " ucap Rans asal, untuk beralasan.
Zakia tersenyum dengan paksa, ia mengikuti Rans yang sudah berjalan terlebih dulu menuju meja yang sudah ia pesan.
dengan sabar Rans membukakan kursi untuk Zakia duduk. Zakia merasa sedikit canggung dan giguk dengan perhatian Rans sejak tadi.
ragu-ragu Zakia duduk dan tersenyum.manis kearah Rans.
" baiklah, pilih menu kesukaanmu" Rans menyerahkan buku menu kepada Zakia.
Zakia segera menerimanya.
" selamat datang nona dan Tuan. mau pesan apa ??" sapa pelayan dengan ramah.
" berikan menu spesial disini??" ucap Rans.
__ADS_1
" lalu nona ??" tanya Pelayan itu.
" saya sama saja dengan paman saya.." balas Zakia dengan ramah. pelayan hanya mengangguk dengan senyumnya.
"ya ampun Zakia kenapa harus memanggilku paman !!! malu dong !!" gerutu Rans dalam hati.
" mohon tunggu sebentar ya tuan dan Nona." pelayan segera berlalu dari hadapan Rans dan zakia.
" Jadi bagaimana kehidupan disana paman ?? paman bilang disana negara bebas ??" tanya Zakia yang terlihat begitu ingin tau.
Rans menghembuskan nafasnya dengan perlahan. Zakia begitu serius dalam menanggapi ucapan rans, padahal Rans hanya beralasan saja. supaya bisa mengajak Zakia makan malam diluar untuk bertemu.
" Sebenarnya semua umum seperti disini. hanya saja jika disana tidak ada larangan dan tidak ada aturan tentang hubungan apalagi status dalam sebuah pasangan. negara bebas, yang memang sudah biasa pria dan wanita tanpa status hidup bersama. kehidupan malam disana juga begitu bebas, jika kita tidak pandai dalam memilah kawan sudah pasti kita akan terjebak dalam semua pergaulan bebas disana. karna hal seperti itu sudah umum disana." terang Rans.
" lalu ?? itukan jika kita keluar, jika kita hanya dirumah apa akan sebahaya itu ??" tanya Zakia lagi.
"kau pasti akan keluar, kau harus kuliah, kau harus belanja, banyak hal yang harus kita lakukan sendiri. kau tau, aku baru bisa memasak setelah disana." terang Rans kembali.
" kau tidak takut disana salah bergaul ??" tanya Rans keheranan.
" tentu saja tidak, aku kan punya paman yang punya banyak pengalaman disana.." canda Zakia dengan tawa kecilnya.
Rans mengikuti tawa Zakia sembari terus menatap wajah ceria Zakia.
" kau sama sekali tidak memiliki takut pada apapun ya ??" terka Rans.
" siapa bilang, aku juga manusia normal..pasti ada juga yang membuatku takut.." balas Zakia.
pelayan sudah tiba dan menyajikan pesanan mereka diatas meja. " selamat menikmati.. semoga hubungan kalian tidak ada hambatan dan lancar selalu." ucap pelayan dengan Sopan dan ramah.
__ADS_1
Zakia membulatkan matanya ketika mendengar ucapan pelayan tadi. sedangkan Rans hanya menutupi seringainya dengan dua jarinya.
" maaf ya paman, pelayan tadi mengira kita pasangan.." kata Zakia yang merasa tidak enak.
" tidak masalah. aku tidak keberatan kok..lagian akumemilih tempat yang salah.." balas Rans.
" kenapa.paman tidak pernah marah ??" tanya Zskia dengan heran.
" memang itu yang aku harapkan Zakia, " batin Rans.
" sama sepertimu, aku juga manusia normal, pasti bisa marah dan takut. hanya saja untuk saat ini aku tidak bisa marah, apa lagi kepada kau yang cerewet ini.." canda Rans.
hingga membuat Zakia tekekeh.
" ayo kita makan dulu..?? nanti kita lanjut ceritanya lagi.." ajak Rans.
Zakia mengangguk pasti." ini terlihat enak.." Zakia segera menyendokkan makanan kearah mulutnya, namun baru sesuap terdengar meja yang dipukul dengan keras.
brraakkk !!!
Rans dan Zakia serta para pengunjung lain menoleh mencari sumber suara dimana meja dipukul.
Netra Rans dan Zakia membulat sempurna ketika mendapati siapa yang ia lihat.
" kakak !!!" teriak Zakia yang langsung berdiri dan menghampiri.
" Zakia !! tunggu. !!" Rans segera mengejar Zakia yang berlari terlebih dulu.
.
__ADS_1
.
.