LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Lukq dan Cinta


__ADS_3

bab 120


.


.


.


" kenapa tidak bilang jika gadis kecil itu putri dari Revandra Ambara ??!!" bentak Kayra pada maudy.


" memangnya kenapa sih kak ?? sejak tadi kau ketakutan dan kalut seperti itu ??!" tanya maudy yang membanting tubuhnya ditempat tidur.


Kayra berjalan mondar mandir didepan jendela kaca diapartemnnnya. dari wajahnya bisa terlihat jika dia sangat kawatir dan ketakutan.


" kau tau Revandra Ambara itu siapa ?? hah !! kau tau tidak ??!!" bentak Kayra kembali.


" ih.. kakak, aku mana tau !! yanga aku tau dia hanya pengusaha saja !!" balas maudy tak mau kalah


" maudy, kita benar-benar dalam bahaya, asal kau tau saja, Revandra itu pimpinan anggota mafia terkuat dikota kita, bahkan dia diakui dinegara tetangga juga, aku pernah mendengar jika dia tidak akan mengampuni siapapun yang mengusik keluarganya,.dia dan Abigal bersahabat sejak sekolah, dan Rans dekat dengan putrinya sekarang... aahhhh !!!! sial !!! kenapa harus berurusan dengannya !!!!" teriak kayra penuh frustasi.


Maudy terkejut dibuatnya, " benarkah ?? lalu.. lalu aku harus bagaimana kak ??!!"


Kayra mengusap kasar wajahnya, ia terus mondar mandir dengan terus berfikir bagaimana agar jangan sampai mereka diketauhi.


" begini saja.. kau kembali kerumah papa, usahakan jangan mendekati Rans dulu.. nanti sore Abigal juga sudah kembali, aku tidak mau Abigal membantu Revandra menyelidiki kasus ini..untung saja kakak hanya menyuruh pembunuh bayaran, " terang Kayra.


" apa ?? menjauhi Rans ?? kakak.bilang akan membantuku mendapatkan Rans.!!" protes Maudy.

__ADS_1


" untuk saat ini kau sembunyi saja dulu !! lagian Rans juga masih membencimu kan !?!! dasar bodoh !!!" bentak kayra.


"lalu setelah itu bagaimana ??!" tanya maudy.


" kakak akan fikirkan caranya nanti. sekarang cepatlah pergi !!" perintah kayra.


meski kesal dan sebenarnya tidak mau. maudy hanya bisa menurut saja. entah kenapa Maudy malah memilih jalan yang salah hanya demi mendapatkan seorang laki-laki saja.


.


.


ketukan pintu membuat Rans melepas dekapannya dari Zakia. segera Zakia juga mengusap air mata yang sejak tadi menetes tanpa henti.


Revandra dan Nada masuk bersamaan. Zakia segera berdiri dan berhambur kepelukan sang mama.


" tidak sayang.. mama yang minta maaf. seharusnya mama membiarkanmu melatih fisik kembali..agar kau bisa lebih kuat.." balas Nada.


Zakia membuka dekapannya. " mama. benar kah aku boleh latihan bela diri lagi ??" dengan wajah berbinar zakia memastikan


Anggukan sang mama menerbitkan senyum bahagia diwajah Zakia.


" terima kasih mama.." ucap Zakia yang kembali memeluk Nada


Rans yang melihat Zakia cepat berubah bahagia hanya mendengar Ucapan sang mama ikut menerbitkan senyumnya.


" terima kasih Rans, kau sudah membantuku.." kata Revandra.

__ADS_1


" sama-sama kak, Zakia sudah seperti adikku.. aku juga akan kawatir jika sampai dia kenapa-kenapa.." balas Rans


" baiklah, karna ini sudah siang bagaimana jika kita makan siang dirumah saja ??" tawar Nada.


" ide bagus..papa juga sangat lapar ma.." balas Revandra.


" bagaimana Rans ?? kau mau kan ??" tanya Nada pada Rans.


" tentu saja kak, membujuk Zakia yang cemberut sejak tadi membuatku lapar.." canda Rans..


" paman.. kenapa kau katakan pada mama!!" protes Zakia.


" aku kan hanya mengatakan yang sebenarnya.." timpal Rans.


Zakia mengerucutkan bibirnya pertanda jika ia kesal.


" bibirnya dikondisikan Kia.. apa mau papa mengikatnya ?!!" tegur Revandra dengan candaannya.


" papa !!!" teriak zakia yang semakin kesal dibuatnya..


baik Nada, Rans dan Revandra tertawa lepas bersama,mendengar teriakan Zakia yang kesal serta melihat ekpresi wajah Zakia yang terlihat lucu.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2