
bab 160
.
.
.
" sudah dua bulan sejak saya bekerja dengan tuan." jawab Rima dengan pasti.
" berapa.usia calon suamimu ??" pertanyaan nyleneh kembali dilayangkan Rans.
Rima semakin dibuat bingung, "em..30 tahun tuan." balas Rima ragu-ragu.
" dan kau ?? berapa.usiamu ??" tanya Rans lagi.
" he..he..saya, saya baru 25 tahun tuan."jawab Rima dengan cengengesan.
"tuh kan !!! kau saja tidak masalah kan suamimu lebih tua darimu ???!!" ucapan frontal Rans membuat Rima semakin heran dan bingung.
" maksud tuan bagaimana ??" Rima memberanikan diri bertanya.
rans mendegus kesal dan mengusap wajahnya. ia baru sadar jika ia.baru saja melakukan hal konyol yang benar-benar aneh. "aku rasa memang aku sudah gila gara-gara kau anak kecil !!" geurutu Rans didalam hati.
" sudah,keluarlah !!" perintah Rans.
meski masih terlihat bingung dan heran. Rima hanya menurut saja dan segera keluar. ia tidak mau sampai dikira menggoda bosnya yang super duper disiplin itu.
Rans berdiri dari duduknya, meneguk habis air putih yang selalu tersedia diruangannya.
" aku harus bicara lagi dengan Zakia, tapi apa dia mau ?? kalau dia jadi canggung bagaimana ??" ucap Rans seorang diri.
"tapi aku tidak tenang jika belum.mendapat jawaban darinya !!!"Rans begitu frustasi dengan kembali duduk dan mengusap kasar wajahnya.
.
.
__ADS_1
jam Ujian sudah berakhir. Zakia terlihat begitu kelelahan dengan wajah muram. terlihat lesu, hingga membuat teman-teman Zakia berfikir jika Zakia tengah sakit.
" Zakia, kau pucat sekali ?? kau sakit ya" tanya putri temannya Zakia.
" tidak, aku hanya lelah." balas Zakia masih dengan suara lirih.
"tidak biasanya kau begini .. apa ada masalah ??" tanya putri kembali.
Zakia menerbitkan senyumnm tipis. " tidak ada put, kau tenang saja. aku hanya lelah."
Zakia melihat mobil paman gondrongnya sudah menunggu. " jemputanku sudah menunggu, aku pulang dulu ya.." pamit Zakia.
putri.mengangguk. "baiklah.. hati-hati.. minum Vitamin Kia, kau terlihat tidak sehat." saran putri
Zakia.membalas dengan anggukan dan Senyum manis diwajahnya.
segera Zakia masuk kedalam mobil, seketika juga Gondrong langsung melaju meninggalkan sekolah Zakia.
tak lama mobil Rans tiba disekolah zakia.
" hey, bolehkah saya bertanya ??"
" ada apa paman ??"tanya salah seorang murid laki-laki yang baru keluar.
" apa waktu ujian sudah usai ?? maksudku sudah keluar semua ya ??" balas Rans dengan pertanyaan.
" baru keluar sih paman, tapi semua sudah pulang." balas pelajar pria itu.
" Zakia, kalian mengenalnya ?? apa dia sudah kembali.??" tanya Rans kembali.
pelajar itu saling tatap, " tentu saja. kami satu kelas. siapa juga yang tidak.mengenal wanita tangguh itu.."
" dia sudah pulang ya ??" tanya Rans dengan antusias.
" sudah dari tadi." balas putri yang berada dibelakang pelajar pria itu.
" bersama pengawalnya itu ??" Tanya Rans.
__ADS_1
Putri.mengangguk.
" baiklah, terima kasih. saya permisi.." Rans segera memutar langkahnya dan kembali masuk kedalam mobil melesat meninggalkan sekolah itu.
para pelajar disana bertanya-tanya, siapa sosok pria dewasa yang mencari zakia, gadis tangguh yang ditakuti disekolah itu.
.
.
.
Sementara Zakia memilih memejamkan matanya menetral rasa aneh dihatinya,
" nona mau kesuatu tempat dulu atau bagaimana ??" tanya gondrong.
" paman jangan bertanya jika nanti paman hanya akan bilang harus dapat ijin papa dulu !!" gerutu zakia dengan mata masih terpejam.
gondrong menyunggingkan senyum tipisnya.
" saya hanya memberi tawaran nona," balas Gondrong.
" pulang saja. aku mau tidur !!"ucap Zakia dengan tenang.
" baik nona. " Gondrong segera mengarahkan mobilnya menuju rumah Revandra.
namun sebuah mobil mewah tiba-tiba saja menghadang jalan Mobil gondrong. hingga gondrong langsung mengerem secara mendadak.
crrittt...
.
.
.
.
__ADS_1