LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
luka dan Cinta


__ADS_3

bab 191


.


..


Abigal baru tiba bersama Samantha dirumah sakit. mereka berdua berjalan beriringan menuju ruangan rawat Rans. Samantha memaksa ikut dengan Abigal ia begitu ingin melihat kondisi Rans saat ini.


Didepan ruangan Rawat Rans, mama wina terduuduk bersama seorang perawat yang ditugaskan Abigal menjaga mama dan adiknya.


" ma, kenapa diluar ?? bagaimana dengan rans ??" tanya Abigal yang sudah dekat


" abi. Samantha.. kalian datang.. ini kan sudah malam seharusnya kau tidak usah ikut sayang.." ucap mama wina yang tidak mengindahkan pertanyaan Abigal melainkan malah fokus pada Samantha.


" aku kawatir pada Rans ma, dia tidak pernah sakit kan selama ini. aku ingin menjenguknya juga.." terang Samantha


Mama wina tersenyum dengan memgangguknpelan.


" ma. Rans tidur atau bagaimana ?? kenapa mama.diluar ?? dan kau juga ??!!" Abigal yang masih penasaran kembali bertanya.


" maaf tuan, nyonya besar melarang saya masuk, saya hanya diminta menemani nyonya diluar sini.." sang perawat segera membela diri.


" Abi, jangan memarahinya. mama memang yang ingin diluar. mama tidak mau mengganggu adikmu.." timpal mama wina.


" mengganggu ?? dia tidur ??" Abigal masih belum mengerti. ia yang sudah tidak sabar segera membuka handle pintu dengan begitu saja.


terkejut, hanya itu yang sekarang Abigal rasakan. Rans memang tengah terlelah, namun yang menjadi pusat perhatian Abigal adalah Zakia.yang berada disisi Rans yang juga tertidur dengan tangan melingkar diperut Rans.

__ADS_1


samantha yang melihat ekpresi suaminya berubah segera mengikuti Abigal mendongak kedalam ruangan. senyum terbit dari bibir Samantha kala.melihat adik iparnya begitu mesra dengan wanita yang dicintainya.


" apa-apaan mereka !!" protes Abigal.


"husstt.. jangan keras-keras !!" timpal Samantha.


" apa maksudmu ??!" Abigal kembali meninggikan suaranya.


Samantha yang tidak mau mengganggu kebersamaan adik iparnya segera menarik Abigal keluar dari ruangan itu. dan menutup pintu kamar rawat Rans secara perlahan.


" sayang.. kenapa kau menarikku !!" tanya abigal.


" mas, seharusnya tidak bicara keras-keras !! kasihan mereka kan baru tidur.." jawab samantha.


Abigal termangu dengan ucapan istrinya. "bagaimana bisa kau santai.melihat Rans tidur diranjang rumah sakit bersama wanita ??!! keluarga Revandra akan mengira Rans pria bejat nantinya.."


" mas. ini dirumah sakit. Rans juga sedang sakit, mereka tidak akan melakukan hal.macam-macam, dan aku mengenal Rans sejak lama, dia bisa menahan segalanya kok.." terang Samantha.


" Abi hanya takut saja ma, Zakia.masih terlalu.muda dan lugu, aku tidak mau Revandra berfikir macam-macam nanti." ucap Abigal lirih.


Samantha mengusap lengan Abigal dengan senyum diwajahnya. "aku tau perasaanmu, tapi kau pasti percaya kan pada adikmu ??"


Abigal mengangguk pelan.


" aku juga percaya pada Rans Abi.. kau tenang saja..!!" suara Revandra.tiba-tiba sudah disana. semua mata menatap Revandra yang datang bersama Nada istrinya dan Darren paman Zakia.


" Vandra," gumam Abigal.

__ADS_1


" nyonya Nada. mari silahkan duduk.." mama wina memepersilahkan Nada untuk duduk.


" terima kasih bu Wina," Balas Nada tak kalah ramah.


semua duduk bersama diruang tunggu itu. memang ruangan Rans berada diruang khusus VVIP.


" maaf bu wina, kami kesini hanya menjenguk putra anda saja. bukan berarti kami ingin memantau putri kami disini." terang Nada.


" iya, saya juga mau minta maaf pada Rans, karna ketidaktauan saya sewaktu dibandara tadi pagi." timpal Darren.


"siapa dia ??" bisik Abigal pada Revandra.


" kakaknya Nada, darren sky. apa kau lupa ??" balas Revandra.


" bukannya dia dulu.musuhmu ??"


"itu dulu. sekarang dia kakak dan adik iparku."ucap Revandra dengan santai.


meski masih bingung abigal tidak mau melanjutkan pertanyaannya.


" tapi Rans sedang istirahat. adanya Zakia membuat Rans bisa tidur nyenyak disini.." ucap Mama wina.


" syukurlah kalau begitu. saya senang mendengarnya.."balas Nada dengan penuh keramahan.


Mereka semua terlibat percakapan hangat layaknya sebuah keluarga. tanpa mau mengganggu kedua anak.manusia yang tengah terlelap dengan saling dekap.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2