
bab 22
.
.
Abigal menarik salah satu pria yang menggoda Samantha,
buuk..
buukk..
Pria itu babak belur karna pukulan bertubi-tubi yang diberikan abigal. tatapan mata yang tajam dan penuh rasa ingin membunuh membuat siapa saja melihat merasa merinding.
" brengsek !! siapa kau ?!! beraninya kau ikut campur ?!!!" teriak salah satu pria yang berusaha berdiri.
para mahasiswa yang melihat mulai berdatangan mendekat.
Abigal meneliti seluruh tubuh Samantha penuh kawatir, tanpa mengindahkan pertanyaan pria yang babak belur itu.
" apa ada yang sakit ?? luka ?? " tanya Abigal
Samantha yang masih dengan sisa keterkejutannya menggeleng pelan.
" syukurlah." tanpa bertanya lagi Abigal meraih tubuh Samantha dalam pelukannya.
Samantha membulatkan matanya dengan apa yang terjadi, semua teman-temannya juga melihat kejadian itu, termasuk juga maudy dan teman-temannya, semua melihat pemandangan penuh misteri didepan mereka.
" oh !! jadi kau pria yang membayar Samantha ya ??!! cih !!! dasar murahan, sudah terlihat begini masih mengelak !!!" ejek pria yang mengusap ujung bibirnya yang berdarah.
__ADS_1
Abigal merubah tatapannya penuh serius, ia perlahan melepas pelukan Samantha dan menyembunyikan samantha dibelakangnya.
" kau sudah bosan hidup ya ??!! apa kau ingin mulutmu q robek ??!!!" balas Abigal dengan tatapan penuh amarah.
" cihh !!! sombong !!! serang dia !!!" perintah pria itu pada beberapa temannya.
" mundur lah, !!" ucap Abigal pada samantha.
dagg...
dagg..
dagg...
bukk..
bukk..
bukk..
para wanita yang melihat aksi Abigal hanya bisa berdecak kagum, semua pria yang berusaha melawan Abigal kini sudah tergeletak kesakitan.
Abigal hendak menyerang mereka lagi, namun lengannya sudah ditahan Samantha. Abigal menatap wajah samantha yang menggelengkan kepalanya seolah meminta agar Abigal menghentikan amarahnya,
amarah Abigal berangsur-angsur mereda, ia kembali merapikan jas yang ia kenakan.
" dengarkan semuanya !!!" teriak Abigal dengan suara lantang.
" Samantha adalah istri saya !!! istri sah saya !!! sah dimata hukum dan agama !!! jika ada yang mengatakan istri saya simpanan om-om atau perkataan tidak baik, bahkan menggoda serta melecehkannya, saya tidak akan segan-segan menghabisi nya !!!!" terang abigal dengan suata lantang dan pasti sembari merangkul.lengan samantha.
__ADS_1
samantha yang terkejut hanya dapat terdiam, ia masih belum percaya dengan apa yang ia dengar barusan.
Maudy menutup mulutnya tak percaya, "jadi Saman menikah dengan kakaknya Rans ??!! ya Ampun... oh my... ini..ini.. bener-bener berita heboh..!!!"
Abigal beralih menatap Samantha. " ruanganmu dimana ?? q antar saja " tanya abigal.
samantha masih terpaku dengan sisa keterkejutannya,
hingga tangan Abigal.memegang kedua pipi samantha yang membuyarkan lamunannya.
" oh.. q.. q..sendiri saja.. " balas Samantha gelagapan.
" q tidak mau kau diganggu pria-pria sialan itu lagi.." timpal Abigal sambil.menatap pria yangmenyerangnya tadi, yang sudah dibawa keruang UKS.
" mereka kan sudah kau beri pelajaran, terima kasih mas," ucap Samantha ragu-ragu sambil menunduk.
Abigal mengangkat wajah samantha yang menunduk. " ini sudah kewajibanku, maafkan q yang tidak tau apa terjadi padamu dikampus, jika nanti ada seperti ini lagi, beritau q, q suamimu, sudah kewajibanku melindungi dan menjagamu." balas Abigal dengan penuh keseriusan.
Samantha diam mematung, tatapan mata Abigal yang terlihat dalam dan penuh arti seolah menjadi aliran listrik bagi Samantha.
" perasaan apa ini.. kenapa jantungku berdetak sangat cepat jika mas Abi menatap lekat diriku.."batin Samantha penuh tanda tanya.
.
.
.
.
__ADS_1