MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 114


__ADS_3

Sori semalam kata-katanya terpotong ya soalnya sinyal daerah Merauke lagi kurang bagus, jadi yang ada semua yang aku tulis capek-capek hilang semua. belum lagi kendala reviewnya semalaman jadinya tidak bisa ngecek yang mana yang salah atau pun tidak, maafkan aku ya karena bukannya sengaja tuh ingin membuat cerita menggantung tetapi ujungnya tidak pas melainkan sinyal daerahku yang tidak mendukung sama sekali masuk tidur.


" Kenapa nasib gini amat ya sudah jomblo bukannya dibiarkan untuk mencari jodoh malah dibiarkan sendirian saja terus, padahal truk aja ada gandengan masa aku hanya begini terus sendirian? sudah begitu punya majikan tidak berani sampaikan komplain, soalnya nanti jika aku berani mengatakan komplain bisa bahaya jadinya! " gumam Deka frustasi soalnya beginilah nasibnya di manapun dan kapan pun tidak pernah jauh dari harus mengurus keperluan nya Dafa.


Padahal selama ini pria itu selalu berharap jika Dafa menikah maka kewajibannya akan sedikit berkurang ternyata salah besar, karena yang ada itu kewajiban nya semakin bertambah untuk mengurus dua orang sekaligus padahal ada suaminya..


" Kalau misalnya itu cunguk tidak bisa keluar masa iya aku harus disini terus, lama-lama bisa jadi karatan ini kalau seperti begini kejadiannya? itu orang katanya urat malunya tidak ada teh Kok bisa-bisanya tidak keluar dari tadi padahal aku sudah menunggu hampir mau 1 jam loh, atau mungkin dia lagi menyelesaikan kegiatan yang sempat terhenti tadi? Wah kalau sampai seperti itu bakal ku hajar sampai pingsan itu orang karena sudah membuatku menunggu dan sesuatu yang tidak pasti seperti begini, apa dia pikir aku tidak punya pekerjaan lain selain menunggu dirinya? " sambung Deka lagi.


pandangannya hanya tertuju kepada salah satu ruangan yang Lampunya masih menyala tapi tanda-tanda untuk orang dari dalam ruangan itu nongol belum nampak sama sekali, Siapa sih yang tidak pusing jika dijadikan pagar hidup dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain Hanya seperti orang kebingungan yang tidak punya kerjaan sama sekali.


disaat Deka sedang gusar begitu pula dengan Raka yang tidak beda jauh darinya, Jangan ditanya lagi Bagaimana perasaan pria dewasa yang tengah naked itu.

__ADS_1


plak plak plak


sekujur tubuh Raka memerah akibat pukulannya terhadap nyamuk-nyamuk nakal yang dengan Sombongnya mendarat sempurna di tubuhnya, rasa sakit tidak dipedulikan karena yang dipikirkannya sekarang adalah bagaimana menjauh dari hewan penggigit itu.


"ya Tuhan ruangan sebesar ini terus kalau misalnya punya nyamuk ribuan banyaknya korbannya hanya aku saja? Wah setelah keluar dari sini bisa habis darahku semuanya dan menjadi kering langsung memerlukan donor darah, soalnya Bayangkan saja ribuan nyamuk dengan menghisap beberapa mili bisa keok kan jadinya? "Raka benar-benar frustasi dengan keadaannya sekarang sebab bingung pintu memang terbuka lebar tapi kalau dirinya itu orang buta kemudian harga dirinya 0 sama sekali tidak masalah tapi ini dirinya memiliki mata yang terang benderang dan menyadari segala keadaan yang diluar.


langkahnya pun terlihat sangat bimbang ketika sudah berada di depan pintu dan memilih kembali mundur setelah ingin berubah pikiran kembali maju begitulah dilakukannya secara berulang kali selama sejam ini, mungkin bisa dibilang Karma sedang dibayar Cicil mungkin seperti itu karena selama ini Bukankah pria itu hobinya naked Jadi kalau sekarang dalam keadaan seperti begitu ya mungkin sedang menikmati nasib?


" apa aku teriak saja ya mungkin jangan sampai dia tidak jauh dari sini pasti bakal bisa mendengarkan aku berbicara, sebab kalau aku hanya diam saja bisa dipastikan hidupku tamat tidak ada kata bersambung Tapi kalau aku berteriak kan pasti bakal ada yang mendengar kalau malu hanya satu orang saja kan tidak masalah? "batin Raka memberi saran kepada diri sendiri berharap itu adalah keputusan yang terbaik dan bukan hal ceroboh yang bakal membuat dirinya malu tidak ketolongan.


" Woi ada orang di luar tidak, Tolong selamatkan aku aku bakal bayar berapa pun yang kalian minta tanpa terkecuali Bila perlu Jatuh Miskin sekalian juga aku rela? "teriak Raka membuat Deka yang berada di luar jadi heran karena Aksi nekat pria itu.

__ADS_1


" itu orang kan Apalagi sampai pakai teriak-teriak segala Memangnya dia pikir ini lagi mau berdemo atau apa sih, jangan bilang kalau urat malunya sudah putus sebab membiarkan orang lain melihat dirinya dalam keadaan seperti begitu? Ya Tuhan kenapa kau ciptakan manusia yang model seperti begitu lihatkan bumi menjadi kotor, kalau kotor karena kebaikan sih tidak masalah tapi kalau kotor karena salah satu populasi mu ya Kasihan juga! "gumam Deka sambil menggelengkan kepalanya ternyata memang berurusan dengan seorang Raka Alfian itu sangat membosankan.


" Woi ada orang kah tidak kalau ada tolong datang ke sini dong ada salah satu manusia hidup yang masih bernafas dan bernyawa di sini, tapi kalau datang Tolong tutup matanya rapat-rapat ya Soalnya ada pemandangan surga dunia yang sedang menanti? "teriak Raka lagi.


Lagi Dan Lagi terdengar teriakan Raka yang menggema dalam ruangan itu padahal tanpa pria itu sadar jika sebenarnya kawasan itu adalah kawasan yang tidak pernah dilewati orang sama sekali, jadi biarpun kamu teriak menggunakan mikrofon bisa dipastikan sampai Tahun Baru Imlek yang kesekian kalinya pun tidak akan pernah ada yang datang menolongnya.


" Ya baiklah sebagai penonton yang Budiman kita lihat sampai dimana kekuatan orang itu untuk berteriak, kalau memang bertahan sampai 3 jam kemudian berarti artinya dia oke tapi kalau tiga kali teriakan lagi suaranya habis berarti dia adalah pria paling terlemah di jagat raya ini? "ujar Deka sambil menatap malas ke arah gedung itu.


Raka yang dari tadi semangat kemudian terasa mulai pudar semangat itu kira-kira mungkin sudah menurun sekitar 50% , Bagaimana tidak suaranya tadi ia rasakan itu merupakan kekuatan terpenting yang pernah ia keluarkan sehingga so pasti dalam radius 100 meter lebih pasti masih bisa didengar tapi kok ini tanda-tanda kehidupan datang menolongnya pun tidak ada?


"Waduh ini kok dari tadi tidak ada yang datang kemari,jangan bilang aku di lupakan dan tidak ada yang mengingatku sama sekali?" Tanya Raka frustasi.

__ADS_1


__ADS_2