MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 153


__ADS_3

Bella bukannya mengejar Nadia untuk minta maaf tapi memilih pergi dari situ, karena sama saja untuk apa dirinya meminta maaf jika dirinya sadar tidak mempunyai kesalahan sama sekali kepada Nadia itu.


Setiap orang mempunyai ego masing-masing terkadang ego mereka itu selalu mengatakan bahwa diri kita yang paling benar dan orang lain yang salah, namun jika dipandang dari sudut nya orang lain otomatis kita yang selalu salah. makanya segala sesuatu itu jika tidak ingin terjadi kesalahpahaman lebih baik dibicarakan dengan kepala dingin, kemudian ada orang lain yang menjadi penengah tidak berpihak kepada satu sisi agar semuanya terasa indah pada waktunya.


Bela memilih berjalan kaki untuk pulang karena untuk menghemat ongkos sekaligus meratapi nasib tentang dirinya hadapi, padahal sebenarnya dirinya masih merencanakan untuk menggaet Alan masih rencana bukan sudah melakukannya Jadi sepertinya reaksi Alan untuk memecat dirinya itu terlalu berlebihan.


apalagi dengan hidup di ibu kota memerlukan uang belum lagi gaya hidupnya selama ini yang selalu menunjukkan kepada orang lain standarnya seperti apa, maka jika dirinya berubah di dalam waktu dekat otomatis semua orang bakalan mempertanyakan hal itu.


" ini semua gara-gara Airlangga itu yang sudah berani memecat ku tanpa mendengar penjelasanku sama sekali, Memangnya dia pikir karena kekayaannya itu bisa menjatuhkan Harga Diriku seperti begini?" tanya Bella yang berbicara sendiri di pinggir jalan membuat orang-orang yang sedang lewat di situ menatap heran ke arahnya'


dirinya bukan merasa malu ataupun sadar diri dengan kesalahan yang telah ia lakukan dalam menghadapi orang-orang itu balik dengan Tatapan yang tajam, sebab baginya tatapan mereka itu seperti menyiratkan kalau dirinya itu perlu dikasihani untuk sekarang ini.


" Kenapa kalian menatapku seperti begitu Memangnya ada yang salah dengan penampilanku ini, Lain kali kalau ingin melihat orang sana pergi di kali ciliwung biar puas-puasin melihat orang yang mau bunuh diri tapi jangan pernah menatapku seperti itu?" tanya Bella yang merasa kesal ketika orang merasa dirinya bersikap aneh.


" Idih orang gila Kok sewot, Harusnya kamu itu yang sadar diri Kalau tempat kamu itu bukan di sini tetapi di sana RSJ!" sungut salah satu anak sekolah yang sedang melintasi tempat itu yang biasa disebut dengan ABG labil Bro.


" eh apa kamu bilang tadi anak kecil mau berani kurang ajar sama orang tua, sini kamu biar aku aja bagaimana caranya menghargai orang yang lebih tua agar mulutnya itu sedikit dijaga?" tanya Bella yang tak terima ketika orang lain mencurigai dirinya bukan-bukan.


" eh guys, kalian punya nggak sih nomornya perawat yang di rumah sakit jiwa? Soalnya ini tante girang kayaknya lagi butuh belaian deh sama jarum jarum suntik, kasihan kalau tidak dikasih dia bakalan jalan keliling kota ini lagi hanya untuk mengatakan kepada semua orang kalau orang gila tidak ingin mengaku gila!" Bella menatap kesal kearah ABG labil yang sedang memakai seragam putih abu-abu itu.

__ADS_1


" anak kecil kurang ajar sama orang tua Saya sumpahin kamu biar jadi perawan ting-ting sekalian, Siapa suruh Sudah berani sama saya kamu tidak tahu ya Siapa saya ini sebenarnya?" tanya Bella yang mulai percaya diri seolah dirinya merupakan orang paling penting sejagat.


" Memangnya Tante siapa kok bisa-bisanya berkeluyuran di pinggir jalan terus ngobrol sendiri, Wah saya kadang kasihan loh sama orang-orang yang mungkin pernah berhubungan dengan tante Soalnya pasti hidup mereka bakalan tidak tenang selama itu?" tanya ABG yang bernama Sarah itu.


" Sarah kamu bisa stop tidak sih ngobrol terus sama di tante-tante, kita kan tadi katanya mau hangout bareng kenapa malah sibuk sama urusan orang lain?" Tanya temannya yang tidak habis pikir dengan mulut lemes Sarah itu yang suka sekali berkomentar banyak.


" Ya habisnya dia dulu yang cari perkara denganku Ya sudah aku ladeni saja, Siapa suruh mau cari perkara atau mengajak saya berantem di pinggir jalan ya sudah salah deh nih?" sahut Sarah yang tidak ingin disalahkan jika menyangkut dengan apa yang ingin ia lakukan sekarang.


" Eh asal kamu tahu ya saya ini salah satu karyawan yang paling disegani di perusahaan Aa Group, Jadi kalau kamu macam-macam dengan saya otomatis hidup kamu besok bisa bakalan susah mencari pekerjaan karena saya bakalan membuat kamu di Blacklist." jelas Bella dengan sombong pongahnya itu membuat Sarah ingin sekali tertawa sebab apa yang dikatakan oleh wanita itu sangat kontras dengan kejadian yang menimpa dirinya sekarang.


" Maksud Anda apa ya soalnya saya juga jadi bingung memangnya seorang office girl bisa ya jadi karyawan teladan, terus bos bego Mana yang mau mempekerjakan orang yang songong anda itu kalau saya ya sudah saya depak dari awal?" tanya Sarah sinis membuat Bella menatap tajam kearahnya dan juga merutuki kebodohannya karena lupa mengganti pakaian yang tengah Ia pakai sekarang.


" Kok bisa sih tadi aku lupa ganti pakaian dan sekarang aku berdiri di tengah jalan dengan memakai benda menjijikan ini, Astaga kamu ceroboh sekali Bella sampai menjatuhkan harga dirimu serendah ini? pantasan dari tadi orang-orang selalu menganggap kamu orang aneh, soalnya penampilan kamu menunjang sekali untuk orang berpikiran seperti itu. " sungut Bela dalam hati tetapi apa mau dikata semua sudah terjadi tinggal di menjalaninya saja soalnya mau kembali pun susah.


" dada tante, ingat ya jangan lupa minum obat soalnya parah loh kalau kambuhnya di jalanan seperti ini?" goda Sarah dan segera pergi dari situ meninggalkan Bella yang memasang tatapan kesal kearahnya Bagaimana tidak harga dirinya dijatuhkan sekali oleh anak kecil itu.


" dasar anak kecil kurang ajar kok bisa-bisanya tidak menghormati orang yang lebih tua, Awas aja kalau sampai ketemu sekali lagi Bakalan aku hajar dia sampai mampus. " Bella terlihat begitu gemas kearah Sarah yang' malah sedang mengedipkan matanya sebelah menggoda dirinya yang tengah emosi.


Di lain tempat terlihat Ana menatap heran kearah Alan yang malah muncul di jam kerja seperti begini, karena Biar bagaimanapun waktu makan siang sudah lewat dan Kenapa pria itu malah kemarin dengan senyum tanpa berdosanya.

__ADS_1


" Halo Sayang aku datang nih Kamu kangen nggak sama aku, soalnya sudah lebih dari 6 jam kita tidak ketemu dan aku sangat merindukan kehadiran kamu di sisiku." ujar Alan dengan gaya gombalan receh nya membuat Ana ingin sekali muntah.


" ya memang orang kerja itu kan dari jam 8 sampai jam 4, bukan seperti kamu yang baru setengah hari sudah cengeng katanya seperti sudah Sewindu. Bos seperti kamu itu memang tidak patut untuk ditiru sebab kebanyakan menyesatkan tidak ada yang bagusnya sedikitpun, Awas saja kalau ini sudah jadi kebiasaan kamu aku bakalan marah besar loh karena kamu orangnya tidak konsisten dalam membagi waktu. " ancam Ana membuat Alan menatap tak percaya ke arah kekasihnya itu karena sepertinya sambutan yang diberikan tidak ada manis-manisnya sama sekali seperti di dalam pikirannya.


" kamu kok tega mengatakan hal itu kepadaku yang jelas-jelas baru datang dan ingin disambut, Lain kali itu kamu harus lebih manis sikapnya kepadaku karena biar bagaimanapun aku ini kekasih kamu yang datang karena merindukan kamu? " Alan tak terima dengan penolakan yang dilakukan oleh Ana itu semua di mana-mana itu orang bakalan senang ketika kekasihnya begitu perhatian tetapi Ana ini berbanding terbalik loh.


" Kan aku sudah bilang Bukannya tidak mau kalau kita sering bertemu hanya saja kesibukan kita kan ada, Jadi otomatis kita tidak boleh lari dari tanggung jawab yang sedang kita emban jika tidak ingin dikatakan sebagai orang yang tidak mampu. " Ana pasrah ketika penjelasannya antara diterima atau tidak oleh kekasihnya itu.


" Ya sudah deh nanti lain kali aku bakal kurangi mungkin datang di jam 8 pagi Kemudian ke sini jam 12 setelah itu balik ke kantor lagi jam dua, biar pekerjaan aku dan juga kamu sama imamnya agar kamu tidak merasa sendirian saat bekerja. " Ana berpikir lebih berat lagi mendengar apa yang dikatakan oleh Alan itu sebab semakin diajak berbicara selalu semakin aneh jawaban yang diberikan.


" Ya sudah terserah kamu saja mau bicarakan apa soalnya aku saja bingung harus memulai dan mengakhiri nya seperti apa menurut kamu, hanya saja tolong Jangan menggangguku di jam-jam sibuk begini karena pekerjaanku masih sangat banyak. " anak sengaja memasang wajah memelas nya agar alam sadar jika memang kekasihnya itu sedang tidak ingin diganggu sama sekali.


" Oh kamu tenang saja aku tidak akan ganggu kamu paling hanya menatap kamu saja sebab menikmati makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna, nanti kalau ada hal yang ingin kamu tanyakan silakan tanyakan saja aku bakal dengan senang hati menjawabnya." tawar Alan membuat Ana hanya bisa menganggukan kepalanya agar segala permasalahan Bisa Beres saat itu juga sebab dirinya sudah capek buat berpikir jawaban apa yang tepat untuk diberikan kepada Alan.


Ana memilih fokus dengan pekerjaan yang ada dihadapannya daripada berbicara dengan alam yang terlihat malah sibuk dengan game online nya, tapi ada nilai plusnya juga sih dengan


Alan melakukan hal itu maka Ana tidak akan terganggu sedikitpun dengan apa yang terjadi.


Ketika Ana sedang fokus dengan pekerjaannya dan dijaga oleh Alan kekasihnya berbeda dengan Deka yang sedang suntuk, dirinya yang biasanya gila kerja semenjak bertemu dengan Diana mulai berpikir bagaimana caranya mencari perkara dengan wanita itu agar mereka 2 bisa kembali berdebat seperti biasanya.

__ADS_1


" itu cewek pendek sekarang lagi ngapain ya, Kenapa tadi aku ngajak berdebat dia sedikitpun tidak merespon? Apa mungkin dia sudah capek berbicara denganku sehingga memilih untuk diam saja, Wah tega sekali dia kalau sampai melakukan hal itu kepada pria yang sempurna seperti ku?" tanya Deka yang tidak terima dengan perubahan sikap Diana yang lebih memilih cuek dan tidak peduli dengan keberadaannya.


Cie yang sedikit lagi burung bakalan lepas dari kandang Kasihan banget sih kalau jomblo itu menyiksa nya minta ampun, belum lagi cewek yang dikasih perhatian malah memilih tidak peduli sama sekali itu kan rasanya seperti kita ingin membeli sesuatu barang terus Barangnya sudah ada di depan kita tapi tidak bisa kita pakai.


__ADS_2