MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 86


__ADS_3

Like N KOMENNYA


LOPE U FULL


LANJUT ***


Bey dan Dika hanya saling tatap melihat ke lebay an para istri mereka itu,bagaimana tidak disaat ada mereka berdua tapi masih saja menyebut pria lain yang jelas jelas batang hidung nya saja tidak terlihat.


"Kalian itu kenapa sih harus bersikap seperti itu,memang nya kalian tidak sadar jika produk original ada di hadapan kalian?" Tanya Dika sinis.


"Iya saya setuju sekali dengan perkataan kamu bro,kok bisa bisanya mereka menyebut orang lain di hadapan kita? padahal kurangnya kita apa coba Sudah tampan baik hati setianya kelas kakap, Eh ini malah mencari pria yang pemiliknya sejuta umat nanti kalau ditinggal pas lagi sayang-sayangnya baru menangis?" kali ini Bey menimpali perkataan Dika.


Alice dan Mirna saling tatap sebenarnya suami mereka itu kenapa, kok bisa-bisanya mengatakan hal yang tidak masuk akal seperti itu, padahal tadi mereka menyebutkan soal makanan bukan hal yang lain, Tapi masih saja tetap menjadi bahan permasalahan untuk mereka jika kalau seperti begini maka kebebasan setiap istri untuk berekspresi tidak bisa.


" kalian kenapa jadi marah-marah tidak jelas seperti begitu, Memangnya tadi aku ngomong apa Kenapa jadi suami sensian sekali?" tanya Mirna kesal karena setiap kaum pria itu pasti bakalan melebihkan apa yang istri mereka sampaikan.

__ADS_1


" ya sudah kalau seperti begitu biar sudah kita tidak usah berbicara lagi karena sama saja setiap kali berbicara pasti salah, jadi daripada kepala tambah mumet terus pikirannya bakalan menerawang kemana-mana lebih baik stop!" kali ini Alice menimpali dengan sinis membuat suasana meja makan yang tadi hangat berubah menjadi perdebatan antara suami istri.


Percayalah hanya ada 3 orang yang menatap kearah mereka dengan penuh keheranan, yaitu Dafa dan istrinya Alika serta Dori sang asisten rumah tangga yang menciptakan makanan ala drakor dan akibatnya menjadi kontroversi.


" sayang kamu mau makan di sini atau kita lanjutkan di taman belakang saja, Soalnya kalau kelamaan di sini Makanan yang tadi rasanya asam manis berubah jadi pedas?" tanya Alika kepada suaminya itu karena merasa tidak betah ketika kita yang sedang ingin makan harus terhenti ketika mendengar orang lain berdebat.


Dafa menatap heran ke arah istrinya itu yang ia yakini Tengah merasa tidak aman dengan keadaan yang ada, dan ia pun merasa tak enak hati karena itu akibat dari ulah mamanya yang setiap kali berbicara tidak pernah dipikir dulu.


" kamu selesaikan saja dulu makannya Sayang setelah itu baru kita jalan-jalan, daripada tidak enak kan kalau makanannya dibawa kemana-mana!" perintah Daffa sambil tersenyum dan mengusap pelan kepala istrinya itu ingin menunjukkan kepada orang tua jika kemesraan itu paling utama..


" cie pengantin baru Bibi Jadi iri deh, apa Bisa tidak kemesraannya di cancel dulu Biar Jiwa jomblo bibi tidak meronta-ronta minta tolong untuk dikasihani?" goda Dori membuat Alika hanya tersenyum sedangkan Daffa menatap Jengah kearah asisten rumah tangganya itu yang sudah ketularan dengan sikap mamanya.


Alika yang mendengar perkataan Mirna sontak menjadi tidak enak hati apa tadi sifatnya terlalu kentara jika merasa tidak nyaman, jika sampai hal itu terjadi benar-benar dirinya sudah merasa bersalah kepada mertuanya.


" aku nggak papa kok Mama, tadi itu hanya memang ingin saja ngadem di belakang kalau memang mama keberatan ya nggak apa-apa kita di sini aja ngobrol!" sahut Alika sambil tersenyum.

__ADS_1


ini semuanya sudah selesai makan terlihat Deka pun datang tapi dengan kantong matanya yang terlihat begitu jelas, Enta apa yang dikerjakan pria itu semalam sehingga terlihat seperti kembaran Panda hanya bedanya Panda berjalan dengan kaki dan tangan tapi dia tidak.


" pagi semuanya!" sapa Deka tak semangat.


" pagi juga, lho wajah kamu kan aku seperti hancur berantakan begitu? apa kamu semalam habis dirampok atau habis jungkir balik, Masa orang yang pengantin baru saja penampilan mereka tidak acak-acakan seperti kamu? kok bisa Kok bisa ya terbalik seperti ini, memangnya kamu dari mana saja ada saja anak muda zaman sekarang punya sikap kalau malam?" tanya Mirna penasaran.


" biasalah Mamah masih jomblo itu selalu saja berteman sama sabun cair dia juga cermin, setelah itu melakukan sesuatu yang sangat mereka sukai dan membayangkan sesuatu yang tidak ada di depan mata menjadi ada. jadi dimaklumi saja jangan lagi banyak komentar karena itu sama saja ujung-ujungnya bikin kepala puyeng, daripada hal itu terjadi mendingan santai saja dari pada akhirnya pusing juga?" Tanya Dafa sambil tersenyum mengejek.


" astaga Bos mulut Anda jujur banget sih jadi orang Memangnya saya seperti begitu apa, Kalau sudah seperti begitu saya malas komentar lagi karena nanti akhir-akhirnya bakalan salah terus ngomongnya?" Sindir Deka tidak tahu harus berbicara apalagi karena sama saja dirinya pasti bakalan salah lagi dihadapan Daffa dan juga semua orang yang berada di situ.


kalau soal Dori Jangan ditanya lagi matanya langsung berubah jadi ijo melihat yang bening, dirinya bahkan mengerjapkan matanya berkali-kali untuk memastikan kira-kira beneran tidak Prince Tampan itu ada di hadapannya. kalau memang benar Demi Tuhan mimpinya selama ini bakalan menjadi kenyataan yaitu bertemu dengan pria yang yang tampangnya 11/12 sama yang biasa ia tonton tiap hari, dengan begitu hidupnya bakalan Indah bahkan bisa dibilang dirinya bakalan bersyukur karena akhirnya menemukan yang namanya pemandangan surga dunia.


" itu beneran manusia atau malaikat Tuhan atau titisan dewa atau panggilan Dewa Neptunus? kenapa bisa setampan itu belum lagi wajahnya kinclong amat, aku yang tiap hari perawatan ala-ala Korea boro-boro mulus Brutus dimana-mana?" batin Dori penasaran.


" Bibi Dori kenapa Kok kayak orang yang penasaran begitu, reaksi jangan berlebihan kasihan nanti kalau mangap lalatnya bakalan enteng masuk?" goda Alika sambil berbisik membuat Dori merubah posisi berdirinya menjadi menunduk karena Biar bagaimanapun dirinya harus terlihat elegan dan berkelas agar tidak dikira wanita murahan.

__ADS_1


" Ada yang ingin kamu bicarakan dengan saya, atau kamu hanya mau Numpang Makan saja kalau iya Tanya saja sama Bi Dori saya nggak tahu apa-apa?" tanya Dafa memastikan.


" yang bilang saya ke sini mau Numpang Makan itu Siapa tuan, Saya kesini itu karena ada keperluan soal proyek kerjasama antara Adrian group dan mariano Corporation ya jadinya saya ke sini? soalnya tidak mungkin kan pengantin baru disuruh jalan-jalan keluar rumah pasti nggak bakalan mau dan akhir-akhir saya bakalan menunggu sampai sukses, kalau sudah begitu lebih cari aman karena hidup itu hanya sekali untuk apa dibikin ribet?" tanya Deka santai karena memang dirinya sedang tidak ingin bercanda hari ini ataupun ingin mendengar seseorang menjatuhkan harga dirinya.


__ADS_2