MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 120


__ADS_3

Deka yang mendengar di luar sudah sunyi memilih untuk membuka pintu, dan memang benar Diana sudah tidak ada disitu dan bisa dipastikan kan sudah masuk ke dalam kamar hotel mereka bersama dengan teman wanitanya itu.


" dasar wanita zaman sekarang memangnya di dunia ini sudah habis stok pria sampai-sampai jeruk makan jeruk, sudah begitu mulutnya pedas amat lagi kalau kasih kritikan untung juga sudah berlalu kalau tidak bisa dipastikan kupingku bakal lepas dari tempatnya." gumam Deka monolog.


sedangkan di kamarnya Diana mati-matian mempertahankan pemikirannya bahwa besok bakal melabrak Deka, karena dirinya tak terima sudah dikatakan wanita tidak normal oleh pria itu.


" lihat saja besok aku bakal menunggunya pagi-pagi sekali di depan kamarnya agar tidak bisa kabur, dan kamu mulai besok kita pisah kamar masing-masing Sebab aku tidak ingin ada orang yang berpikiran tidak-tidak seperti tadi lagi!" ujar Diana sambil menatap tajam kearah Arin yang tengah membalas chat dari kekasihnya itu.


" Loh kok gitu masa gara-gara perkataan pria yang tidak jelas itu kamu malah membuangku, Lagian kita di sini juga kan tidak ngapa-ngapain Walaupun nanti kalau ketemu aku bakal tunjuk jika aku ini merupakan wanita normal dan pecinta terong!" Arin tak terima dengan perkataan Diana barusan yang seolah menyalahkan dirinya padahal sebenarnya itu adalah permasalahan Diana dan Deka tidak perlu melibatkannya segala.


" Ya tetap saja ini semua salah kamu Kenapa harus pakai mengelak segala sih, coba saja kalau mulut kamu itu bisa difilter pasti dia tidak bakal berpikir yang macam-macam kan? "Arin memilih untuk Diam tidak ada niat untuk membalas perkataan Diana barusan karena nanti pasti bakalan berakhir konflik antara keduanya.


Diana melihat Arin tak ambil pusing dengan perkataannya membuat dirinya mendengus kesal, entah sial apa hari ini sampai bertemu makhluk yang paling menyebalkan sejagat belum lagi harga dirinya diinjak-injak tanpa bisa untuk menjelaskannya.

__ADS_1


Diana Pelangi wanita cantik yang tengah berlibur di Negeri Ginseng itu harus mengalami sesuatu yang tidak pernah dirinya duga dalam hidupnya, bertemu dengan pria asing yang berasal dari negara yang sama tetapi Sombongnya minta ampun bahkan terlihat tidak ada niat untuk mengalah terhadap wanita sedikitpun.


" awas aja dia sudah mencoba bermain-main dengan Diana Pelangi, Aku bakal balas dendam dan tidak terima kekalahan seperti begini!" Arin yang mendengar sahabatnya itu masih berbicara sendiri hanya bisa menghela nafasnya kasar.


" Kamu tidur saja lebih berguna daripada Memikirkan orang yang belum tentu sedang memikirkan kamu hanya buang-buang tenaga dan pikiran, Lagian Dianya ngomong kan terus kitanya tidak melakukan apa yang seperti dia omongkan ya masalahnya di mana coba? kamu Jadi orang kok terlalu ambil pusing sekali sama perkataan orang lain, kita kalau tidak merasa melakukan hal itu ya biasa saja dong responnya jangan terlalu berlebihan yang ada jadi kepikiran yang tidak-tidak kan?" jelas Arin membuat Diana memilih untuk segera tidur meskipun niatan hatinya besok pagi-pagi akan bangun lebih awal dari biasanya untuk membalaskan dendamnya kepada Deka yang main pergi begitu saja tadi.


" ingat tidur itu berdoa dulu biar besok bangun pagi nya jadi pribadi yang lebih bagus, jangan sebelum tidur malah mendoakan orang lain yang tidak tidak Nanti besok hari mu bakal buruk loh!" Sindir Arin membuat Diana mengambil bantal kepala dan menghajar tepat di depan wajah gadis itu.


" kamu bisa diam tidak atau mau malam ini juga aku usir kamu keluar dari sini, sudah dikasih tidur Gratis kok malah menceramahi orang yang memberi kamu tumpangan. namanya kamu lebih ngelunjak daripada tuan rumah dan orang yang bertamu itu tidak tahu malu, sudah dikasih makan gratis tumpangan gratis masih saja nyolot!" Sindir Diana tak kalah pedas membuat Arin sebenarnya tidak marah juga karena dirinya tahu bagaimana kejujuran dari mulut sahabatnya itu yang setiap kali berbicara tidak pernah disaring dulu apakah orang akan tersinggung atau tidak ya namanya Diana Pelangi gitu.


"aku mau tidur sumpah pinggang Aku remuk semua nih, kamu itu punya kekuatan apa sih sampai bisa menghajarku sampai lemas ini?" tanya Alika yang sudah tidak ingin membersihkan tubuhnya karena benar-benar yang ia inginkan sekarang hanyalah istirahat yang tenang tanpa gangguan sedikitpun'


" Ya habisnya kan Tubuh kamu begitu menggoda makanya aku tidak bakal bisa berhenti, Seharusnya kamu bersyukur loh suami kamu tidak cepat keluar." ujar Daffa penuh percaya diri karena membayangkan keperkasaan dirinya hingga membuat Alika lemas tak berdaya.

__ADS_1


" Ya sudah terserah kamu saja ditanya apa jawabnya apa coba lari dari pada kenyataan semua jawaban yang kamu kasih, aku mau tidur jangan coba-coba kamu menggangguku dan kalau bisa kamu juga ikutan tidur stop memikirkan pekerjaan karena hari esok masih ada!" setelah mengatakan hal itu Alika memejamkan matanya berharap segera Meraih Mimpi tidak ingin terganggu oleh keadaan di dunia.


menyangkut semua orangnya sudah tidur sekarang kita tidak boleh menceritakan Mereka lagi jadi kita langsung skip Keesokan paginya....


Keesokan paginya๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž


" katanya bakalan bangun pagi-pagi biar bisa mendobrak pintu kamar orang lain, eh jam segini aja masih molor bahkan kalau bisa dibilang gempa bumi yang datang pun dia bakalan tidak mendengar. ini anak tidur atau mati sih masa iya tidak bangun-bangun juga hobi banget bikin orang susah, tapi bersyukur juga sih dia tidak buat onar sehingga membuat orang lain tidak kesulitan!" batin Arin merasa bahagia ketika melihat Diana tertidur begitu kelasnya sekarang masih tengah malam padahal matahari sudah nampak malu-malu menunjukkan dirinya.


"pagi istriku tersayang, gimana harinya Pasti sangat bahagia kan bukannya semalam sudah aku kasih jatah berulang kali sampai kamu lemas?" Alika bukannya senang mendengar sapaan suaminya dirinya malah menatap tajam kearah pria itu yang pagi-pagi sudah mulai belajar mesum entah nanti siang hari sampai malam Bagaimana jadinya.


" kamu itu Bisa tidak kalau mau menyapa istri sendiri di pagi hari menggunakan bahasa yang lebih sopan sedikit, ini kok malah menggunakan bahasa yang bikin orang emosi saja? lain kali kamu harus lebih belajar tentang tata krama deh, agar nanti aku tidak bakal ikutan dengan sikap kamu yang nyeleneh itu!" sahut Alika tapi ditanggapi bodo amat oleh Daffa.


" daripada kamu banyak komentar lebih baik kita mandi bareng saja deh, Soalnya kalau olahraga di pagi hari itu lebih menyehatkan badan dan pikiran!" ajak Daffa lalu tanpa tedeng Aling langsung mengangkat tubuh istrinya itu menuju ke kamar mandi Alika sih pasrah masa iya harus menolak ajakan suaminya'

__ADS_1


" Nah jadi istri menurut begini kan manis kelihatannya, jangan hobinya hanya ngebantah saja nanti rasa-rasanya aku seperti menikah dengan Emak tiri?" goda Daffa membuat Alika merasa kesal karena dirinya disamakan dengan wanita tua.


" Enak saja kamu kalau ngomong, Emangnya kamu udah tua itu apa? Lain kali kalau bicara tidak jelas seperti itu lagi kamu bakal aku Biarin ntar tidur di luar, karena sudah berani menguji kesabaranku Dengan mengatakan hal yang tidak-tidak!" sungut Alika kesal.


__ADS_2