MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 163


__ADS_3

Alika sudah tidak ada niatan untuk menjawab apa yang dikatakan oleh suaminya itu karena intinya hanya satu yaitu sangat ngelantur, masa iya ada benda seperti tongkol jagung Memangnya es krim rasa coklat atau rasa strawberry yang bisa bikin seseorang yang merasakan seperti sedang makan permen.


" Kamu kenapa sih jadi orang saat beginian kok malah ngajakin ngobrol, padahal posisi lagi On Fire tapi bisa bisanya kamu mengajakku berbicara hal yang tidak penting?" Tanya Alika sambil memasang wajah cemberutnya.


Daffa hanya bisa menghela nafasnya kasar karena bingung harus bagaimana Lagi untuk membuat Alika lebih merasa rileks,karena jika tidak bisa dipastikan permainan mereka bakal berhenti di tengah jalan.


" Ya sudah kalau begitu kamu lanjutkan saja jangan ngobrol lagi ya aku tuh jadi bingung loh sebenarnya kita ini lagi ngapain,apa sedang bermain bola bekel atau main bola kaki?" Tanya Alika lagi.


" ya ini kan namanya Selingan tidak usah yang serius serius amat biar adonannya itu jangan cepat kalis, karena kalau sudah kalis otomatis segala sesuatu bakalan kita hentikan karena mau ngapain lagi bukan kah santan nya sudah dipakai?" Tanya Daffa santai tanpa beban.


" Terserah kamu saja mau ngomong apa soalnya aku bingung mesti berbicara sama kamu jawabannya itu bakalan ngalur ngidul kemana-mana, sampai-sampai apa yang tidak bahas pun kamu bahas juga ternyata ada orang ya gaya bercinta nya seperti kita yang tidak ada rasa rasa On Fire sedikitpun?" Sindir Alika tapi tak dihiraukan sedikitpun oleh suaminya itu.


karena orang lagi ML itu tidak ada yang boleh ngomongin ataupun ghibah kan mereka Jadi kita pindah ke karakter yang lain ya, sebab Penulis itu adalah orang yang sopan di jagat raya tidak suka ngomongin orang orang loh.


Dilain tempat tampak Diana Sedang packing barang-barangnya karena dirinya Biar bagaimanapun malam ini harus kembali ke tanah air, sebab kedua orang tuanya tadi sudah menelponnya marah-marah katanya Gadis itu terlalu lama bebas di negara orang sehingga tidak mau pulang.


" kamu yakin kita harus pulang sekarang juga apa tidak bisa ditunda lagi hal itu? Soalnya kita itu minta liburan tinggal 2 hari lagi loh jadi sayang kalau disia-siakan begitu saja, terus kita sewa kamar hotel ini kan buat satu Minggu Masa Iya Berapa Berapa hari langsung kita check out?" tanya Arin yang berusaha untuk membuat sahabatnya itu tetap ada komitmen awal yaitu menikmati hari-hari yang bahagia di tempat itu sambil menikmati bunga Sakura yang sudah mulai bermekaran.


" kamu sendiri dengarkan Tadi Papa sama Mama ngomong apa kepada aku? Jadi kalau kamu itu merasa diri adalah sahabatku yang paling terbaik setidaknya kamu kasih dukungan ke aku agar tidak pernah masalah nantinya, Bukankah menanyakan pertanyaan yang membuat pikiranku jadi mumet untuk melangkah maju?" Tanya Diana sambil mendengus kesal karena sikap Arin dan selalu malas tahu dan pikirannya hanya isi tentang kesenangan pribadi saja.


" kamu Jangan berpikiran seperti begitu doang aku telepon hanya bertanya saja kalau memang harus kita balik ya sudah kita kembali, film Kamu tungguin aku dan jangan buru-buru seperti itu karena kan bingung juga akunya harus pergi dari sini dalam keadaan yang tergesa-gesa!" bujuk Arin membuat Diana hanya bisa menghela nafasnya kasar karena tidak mungkin juga kan dirinya meninggalkan sahabatnya itu sendirian di situ.


" Ya sudah kalau begitu kamu cepat-cepat bersiap-siap. Jangan hanya teleponan sama Cecep saja yang bikin kamu lebih cepat tapi kalau sudah disuruh hal lain gerakannya lelet minta ampun, aku kan Rasa Rasanya seperti sudah diduga akan secara tak langsung dan hal itu sangat membuatku tidak menyukainya?" perintah Diana membuat Arin tersenyum karena ternyata sahabatnya itu selalu menganggap Begitu Berharga dirinya tetapi sebelum itu apa yang dipikirkannya itu langsung terpatahkan begitu saja ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Diana nanti.

__ADS_1


" Sebenarnya aku itu Bukannya tidak suka jika kamu terlalu peduli dengan Cecep hanya saja jika kamu melakukan hal itu terus kapan balas Budinya kepada aku, Bukankah selama ini biaya makan kamu di kantin kemudian transportasi kamu juga kan aku yang tanggung?" Sindir Diana membuat Arin melotot ke arahnya karena ternyata selama ini apa yang diberikan oleh wanita itu di rumah sedang menghitungnya secara tak langsung.


" Aku pikir kamu selama ini memberikan apapun kepadaku itu tanpa pamrih, Eh tau-taunya kamu butuh imbalan juga atau biasa disebut dengan balas jasa? Astaga kalau tahu seperti begitu lebih baik selama ini aku jadi gembel sekalian, daripada nanti nanti mau dituntut dengan mengeluarkan kata-kata yang sangat terdengar begitu menyakitkan?" tanya Arin sambil mendengus kesal tapi Diana mah bodo amat Bukankah menikmati wajah cemberut sahabat itu adalah hiburan tersendiri untuknya.


Jika kalian bertanya Lho ini kok ceritanya jadi pindah Perasaan kemarin dulu ceritanya tentang Deka yang memilih untuk tidur bareng dengan Diana, malah tiba-tiba sekarang bagian Diana mau pulang. Ya maka dari itu Sekarang saatnya untuk menceritakannya!


flashback on


Diana yang merasa tidurnya begitu pulas tiba-tiba menjadi terganggu karena tubuhnya yang terasa kaku dan juga kram layaknya kini sedang ditimpa Besi beton, membuat wanita itu yang biasanya paling susah bangun pagi mau tidak mau memaksakan diri membuka matanya karena ingin memastikan hewan benda misterius Apa yang sedang bertengger di atas tubuhnya.


wanita itu bahkan tidak berani membuka kedua matanya secara langsung, karena menurutnya biasanya melihat sesuatu yang bikin penasaran itu paling bagus dinikmati dengan mata sebelah saja agar feel-nya lebih dapat dan juga jika benda itu mengganggu penglihatan dirinya akan memastikan tidak bakalan memandang secara baik.


" loh ini kok kakinya bentuk seperti manusia memiliki 5 jari, terus ada bulu-bulu halus di tangannya perasaan ini kalau punya Arin kan tidak sebesar dan sekasar ini?" Gumam Diana yang mencoba untuk tetap santai karena biar bagaimanapun serangan panik yang di rasa-rasanya belum terlalu begitu menggelegar.


Duarrr


" apa??" dengan gerakan slow motion membuat Diana begitu tak percaya dengan orang yang berada di samping nya kini.


Bukannya memukul agar Deka bangun tetapi Diana malah memindai penampilannya sekarang kira-kira ada yang salah atau pun kurang dari apa yang dikenakan tadi, karena jika sampai itu terjadi maka bisa dipastikan Deka mengambil kesempatan dalam kesempitan karena dirinya yang tertidur lelap.


" pakaianku masih lengkap semua kira-kira yang dibawa sama juga masih lengkap tidak ya, tapi kok aku merasa tidak ada yang salah seperti terkoyak ataupun sakit seperti yang dikatakan orang-orang Meskipun aku belum pernah merasakannya juga sih?" Gumam Diana lagi Kemudian wanita itu secara perlahan memindahkan semua tangan Deka yang sedang bertengger bebas di atas tubuhnya lalu memilih ke arah kamar mandi untuk mengambil senjata andalannya.


Gayung cap katak terbang ..

__ADS_1


hayo Kalian pasti penasaran kan Kok bisa sih kamar Delux seperti di Korea itu kok punya gayung cap Katak, Ya iyalah bisa orang itu adalah benda keramat yang selalu dibawa Diana kemanapun dan kapanpun karena menurutnya gayung itu terasa begitu nikmat ketika dipakai saat mandi bukan seperti shower yang bakal membuat orang kehabisan nafas.


jika bilang Diana kuno kolot tidak masalah karena dirinya tidak membuat orang lain merasa terbebani dengan membawa benda yang kadang sasarannya adalah pecah di bagian bawah akibat keteledoran seseorang, karena dirinya merasa terbebani bukan kita yang lain jadi lebih baik diam dan baca saja jangan komentar yang aneh-aneh.


Diana mengambil benda itu lalu mengisinya penuh dengan air dan mulai menjalankan misi eksekusi yang sudah terpampang jelas di benaknya, karena orang seperti Deka itu tidak pantas dibangunkan dengan cara yang halus dan harus menggunakan sedikit kekasaran agar pria itu sadar jika berada di tempat yang salah.


Persetan jika nanti housekeeping bakalan kesusahan melakukan pembersihan terhadap tempat tidur karena menurut Diana Bukankah dirinya sudah membantu meringankan pekerjaan mereka, yaitu dengan mencegah agar ilernya Deka tidak jatuh ke atas bantal.


Byurrr


sukses besar Apa yang dilakukan Diana karena saat air itu mencium Wajah pria itu langsung terbangun dan duduk tanpa ekspresi bengong yang bisa ditunjukkan oleh semua orang, karena sebenarnya tadi itu saat Diana bangun Deka sudah sadar dan berharap wanita itu memberikan surprise ternyata Perkiraannya itu salah besar tidak sesuai dengan yang diharapkan.


" Wah aku pikir bakalan dibawakan sarapan pagi atau dibilang Selamat pagi yang paling romantis begitu, Astaga masa iya air yang mengucapkan selamat pagi kepada aku bahkan dengan tidak ada manis-manisnya sama sekali?" tanya Deka yang tidak habis pikir dengan sikap absurdnya Diana yang bahkan bisa dibilang lebih dari suku Maya zaman dahulu.


Sedangkan Diana bukannya merasa bersalah malah tersenyum puas dengan hasil karyanya yang menurutnya sangat perfecto, dan otomatis bisa dibanggakan sampai kapanpun hanya sayangnya wanita itu merupakan sesuatu yang tidak yaitu tidak mengabadikan wajah Deka yang layaknya anak kecil yang sedang main air.


" Kenapa melihatku seperti begitu mengucapkan terima kasih karena sudah dibantu untuk mandi, sepertinya tidak usah deh soalnya aku melakukannya dengan ikhlas kok Bila perlu membawa kamu buang di tengah laut pun aku bakal melakukannya?" ujar Diana begitu percaya diri bahkan sambil berdiri bersedekap seolah apa yang dilakukannya itu adalah hal yang paling benar menurut undang-undang KUHP.


" Kamu kenapa menyiramkan aku seperti ini, Memangnya kamu pikir aku ini sapi yang butuh mandi pagi-pagi?" tanya Deka yang tidak habis pikir dengan isi otaknya Diana yang selalu sengklek.


" loh bukannya Om ingin aku bantu mandiin ya soalnya begitu kebiasaan aku setiap pagi kalau tidur bareng sama Arin, jadi orang itu harus berterima kasih karena hari ini bangunnya tepat waktu dan juga badannya langsung bersih lho karena sudah sentuh air saat baru bangun tidur!" tanya Diana santai seolah tanpa dosa yang baru saja jadinya lakukan.


" Kamu itu sebenarnya wanita apaan sih pantai bisa-bisanya melakukan hal yang diluar pemikiran orang normal, jangan sampai sebenarnya otak kamu itu semuanya sudah pindah ke belakang jadi tidak tahu lagi apa yang harus diperbuat?" tanya Deka sambil bersungut-sungut karena Siapa sih yang tidak kesal diblok basah kuyup Posisi lagi tidur terlelap sama sekali bahkan buang gas pun tidak akan rasa.

__ADS_1


__ADS_2