
Like N KOMENNYA
Terima kasih
LANJUT ****
" ya kalau papa pergi dari tadi kan enak, itu artinya aku sudah tidur eh malah nongol lagi jadinya bobo cantik aku terganggu dong! " kesal Alika.
" Papa mau pergi tapi kamu balik lagi ke kantor, soalnya Di kantor ada pekerjaan yang tidak bisa kamu tinggalkan!" ujar Dika sambil tersenyum ketika melihat wajah putrinya yang ditekuk itu.
" Loh kok gitu di mana-mana itu kalau orang sudah pulang ya sudah, kan masih ada hari esok Jadi untuk apa memaksakan diri bolak-balik kesana kemari! " sahut Alika tak terima.
" Oh itu orang lain tapi kalau untuk kamu tidak berlaku sama sekali, lebih baik bersiap diri pergi kembali ke kantor sekarang!" ujar Dika tak mau dibantah.
" ih segitunya punya Papa yang tidak pengertian, Ya sudah ini aku berangkat sekarang jangan bawel deh telinga aku mau lepas?" Ketus Alika memilih kembali ke dalam kamar.
" Ya sudah Papa juga balik ke dalam kamar, Kalau di luar kamar si ratu rumah Lagi marah-marah ngamuk-ngamuk tidak jelas!" ujar Dika lalu kembali ke dalam kamarnya.
Alika memilih ke kantor dengan menggunakan celana jeans panjang dan baju kaos putih, Persetan dengan tanggapan para pegawainya Yang penting kan dirinya nyaman.
" Baiklah Alika karena kamu sudah cantik Sayang let's go, Soalnya kalau lama-lama di sini bisa stres raja dan ratu kembali." Alika berbicara sambil berjalan ke arah luar kamarnya-
" wah enak banget jadi orang udah bikin mamanya emosi, eh sekarang malah nyelonong pergi begitu saja! Emang ngapain kamu datang Sesuka Hati pergi sekendak hati, dasar Bapak sama anak sama saja tukang cari perkara!" Sindir Alisa.
__ADS_1
" Aduh mama bisa tidak jangan tambah masalah lagi denganku , noh pergi gabung sama suamimu soalnya dia lagi nungguin tuh di dalam kamar!" Ketus Alika lalu berjalan keluar rumah.
" idih jadi anak lu ngomong orang tua bukannya nurut malah ngegas, terserah kau sajalah capek ngomong Lebih baik aku nyusul in itu aki-aki di dalam kamar!" batin Alisa.
Alika kini sudah berada dalam mobilnya, menuju ke kantor seperti yang diinstruksikan oleh Dika tadi.'
Daffa kini juga sedang menuju ke kantornya Alika, padahal bisa pertemuannya di sana Besok saja tapi jangan lupakan si Nyonya rumah yang selalu ngotot dan tak ingin dibantah .
" Ma besok saja deh baru kita ke sana, Soalnya kalau datang sekarang itu malu-maluin aja deh!" Daffa masih berusaha membujuk Mamanya itu agar berubah pikiran.
'" eh mana bisa begitu orang Mama sudah dandanan perfect abis, kamu malah patahkan semangat tidak ada kata tapi ayo jalan sekarang!" Ketus Mirna yang tidak suka dengan sikap plin-plan putranya yaitu.
" pusing pusing punya mama pemaksa begini, Apa susahnya sih ikuti kemauan anak sekali saja? Daffa Jangan berkecil hati Bro Begitulah kalau punya mama serba bisa, apalagi kebiasaan serba bisa cari masalahnya itu." Daffa berkata dalam hati Mana berani berbicara langsung bisa tamat riwayatnya.
"Deka , kamu sudah siapkan segala sesuatu yang saya perintahkan belum? " tanya Mirna memastikan.
" sudah beres semuanya nyonya, tinggal OTW menuju nona sanca!" sahut Deka setengah berbisik takut suaranya kedengaran Daffa bakalan cari perkara.
merah yang menunjukkan dua jempolnya, membuat Dafa menjadi heran sendiri Sebenarnya ada maksud terselubung apa antara asistennya itu dengan mamanya.
" kalian tidak sedang melakukan konspirasi kan, karena kalau sampai itu terjadi dan aku tahu kalian saja yang pergi menemui anak orang itu! " ancam Daffa serius.
" Eh kamu jangan sembarangan ngomong dong, yang bilang ada konspirasi itu siapa tidak ada kan aneh saja? " ujar Mirna tak terima.
__ADS_1
" baguslah otak kalian masih berfungsi baik, sebab kalau tidak malunya itu setinggi langit! " Sindir Daffa sambil berjalan menuju mobilnya.
( penampilan Alika saat menuju ke kantornya)
(Penampilan Daffa saat menuju kantor Aliika)
karena masih masuk jam sibuk, maka tak memerlukan waktu lama untuk sampai di kantor Andara Group.
saat mobil Alika sampai di parkiran kantor Saat itu pula mobil Daffa sampai di situ, ketika melihat Alika turun dari mobil Mirna langsung antusias berlari kearahnya.
" Wah menantu Mama juga ada di sini ya, kalau begitu kan senang tidak sia-sia datang ke sini soalnya ada kamu! " ujar Mirna antusias seperti orang yang mendapatkan lotre.
" iya ya Tante, tante juga ada keperluan datang ke sini? " Tidak ada salahnya kan kalau adik saya bertanya begitu orang itu kantor miliknya dia kok.
" mau ketemu kamu, Ya sudah ayo masuk ke dalam!" kayaknya kebalik deh masa Mirna yang ngajakin Alika masuk ke dalam kantornya sendiri.
bukannya di mana-mana itu tamu disambut oleh tuan rumah bukan tuan rumah yang disambut oleh tamunya sendiri.
" Astaga mama malu-maluin saja deh, ngapain pakai kegiatan tarik ular sanca begitu? " gumam Dafa pelan tapi masih bisa didengar oleh Deka yang berada di sampingnya.
__ADS_1
" namanya juga calon mantu, ya harus antusias begitu biar kelihatan serius nya daripada leletnya! " Sindir Deka berjalan masuk ke dalam kantor itu menyusul Mirna dan Alika yang terlihat heboh sendiri.