
Like N KOMENNYA
LOPE U FULL
LANJUT ***
flashback on
" lama banget sih Mas Daffa nya, Memangnya dia pikir aku hafal apa tempat ini sebab pergi kok tidak balik lagi?" Sungut Alika dalam hati.
karena terlalu pusing memikirkan keberadaan Daffa wanita cantik itu bahkan sampai tak menyadari jika ada seseorang yang kini berdiri tepat di sampingnya.
"Boleh aku temani, daripada di sini sendirian tidak ada teman ngobrol? Lagian untuk apa menunggu suamimu Jika dia saja terlalu sibuk dengan pekerjaan sampai melupakan kamu, Kalau aku mah beda selalu memprioritaskan kamu di atas segala-galanya!" Raka terlihat memprovokasi Alika agar merasa kesal kepada Daffa dan pergi meninggalkan pria itu.
Alika mengerjapkan matanya berkali-kali memastikan jika orang yang ada dihadapannya itu benar-benar manusia yang sangat ingin dihindari, Namun ternyata Apa yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan.
__ADS_1
"kamu Kok bisa ada di sini, jangan bilang kamu mengikuti kami dari tanah air sampai ke sini? sebenarnya maunya kamu itu apa, sampai harus di bilang berulang kali tapi seolah menulikan telinga? "Alika benar-benar kesal dengan sikap Raka yang seolah tidak peduli dengan kemauannya sedikitpun.
Raka tersenyum mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Alika barusan, tanpa dirinya mengatakan hal itu ia yakin pasti Alika sudah mengetahuinya.
" tanpa aku mengatakan hal itu secara langsung kamu pasti sudah tahu maksud dan tujuanku melakukan ini semua, jadi aku minta ke kamu tolong jangan menyia-nyiakan waktu ku yang sudah menyusul kamu kesini! tolong hargai kebersamaan kita selama ini, karena suamimu itu bukan siapa-siapa diantara kita jika kamu mau meninggalkan nya untuk! " Raka begitu percaya diri dan merasa yakin jika Alika bakal meninggalkan Daffa saat itu juga dan pergi bersama.
Alika tersenyum sinis karena ternyata masih ada orang di dunia ini yang rasa percaya dirinya begitu tinggi, sampai-sampai tidak menyadari apa yang pantas dan tidak untuk dilakukan.
" untuk sekarang jalan pikiran kamu masih waras kan, belum terlalu gila gila amat sehingga masih bisa diajak kompromi? " pertanyaan yang dilontarkan oleh Alika itu membuat Raka mengerutkan keningnya karena kebingungan.
Alika merutuki kebodohannya Kok bisa ya dulu sampai dirinya harus berhubungan dengan pria aneh seperti Raka itu, yang melakukan sesuatu tanpa memikirkan perasaan orang lain bahkan permintaan yang dilontarkan pun Terdengar sangat konyol dan tidak masuk akal call.
" dulu waktu aku masih sama kamu kamunya pernah memikirkan perasaan aku sedikitpun, pernah juga kamu mencoba mengedepankan aku diatas segala-galanya? tidak kan, kamu bahkan membohongiku dengan berhubungan dengan wanita lain like di saat jam kerja dan Bodohnya Aku tidak mengetahui hal itu sama sekali? " tanya Alika dengan tampang datar nya tak ada raut kesedihan sama sekali karena baginya terbebas dari pria seperti Raka itu merupakan anugerah terbesar.
Raka mengacak rambutnya frustasi karena jika Alika sudah menyinggung soal masa lalu itu merupakan hal yang membuat dirinya mati kutu, karena Biar bagaimanapun dirinya yakin kesempatan untuk mendapatkan Alika itu itu perbandingannya hanya 1% Selain itu itu tidak ada harapan sama sekali.
__ADS_1
" Kenapa diam bingung mau jawab apa, atau lagi menyiapkan kata-kata mutiara yang membuat aku bakalan percaya? Kamu tahu kan prinsip hidupnya aku Iya itu paling benci yang namanya kebohongan apalagi dibohongi, dan apa yang kamu lakukan itu bukan hanya berbohong tetapi sudah merupakan tindakan yang sangat memalukan. Jadi kalau memang kamu itu orangnya punya malu pasti tidak bakalan minta ataupun melakukan hal yang aneh-aneh seperti begini, karena aku yang tidak melakukan apa-apa saja membayangkan hal itu pasti bakalan merasa malu kamu tidak sama sekali malah melakukan sesuatu yang tidak masuk akal?" tanya Alika Tak habis pikir dengan jalan pikirannya Raka sangat tidak masuk akal itu.
" Kamu tahu kan prinsip hidup aku jika apa yang sudah aku telah miliknya aku aku sampai kapan pun tidak akan membiarkan orang lain untuk mengambil, apalagi lagi sampai menikah seperti yang kalian lakukan! toh Kalian juga kan baru beberapa apa bulan menikah jadi tidak ada salahnya kan kalau bercerai, Lagian kamu juga tidak bakalan menyandang status janda dalam waktu yang lama karena aku bakal langsung menikahi kamu tanpa syarat! " perkataan Raka itu benar-benar membuat Alika murka.
menyesal, merutuki kebodohannya dan segala sumpah serapah alika lontarkan dalam hatinya, kok bisa bisanya dirinya dulu mau berhubungan dengan pria model seperti Raka itu?
" kamu sadar Lagi dan lagi dengan apa yang kamu katakan itu, terus para wanita yang selama ini berhubungan dengan kamu apakah kamu taruh di mana mau dijadikan selingkuhan lagi di belakangku? Maaf aku punya suami dan tidak ingin berhubungan dengan pria lain, orang aku makan satu saja tidak habis-habis kok bisa-bisanya Berencana mencari tambah satu lagi dalam mimpi pun tidak kepikiran sampai situ! " Alika sinis agar Raka sadar jika dirinya Yang kini dan dulu sudah berbeda tidak bisa dibodohi apalagi dikadalin seperti yang sudah-sudah.
" I Promise I will change for you, so please believe to me just this time!" bujuk Raka memelas tapi bukannya membuat Alika merasa Iba yang ada kebalikannya wanita itu bertambah kesal karena Raka secara tidak langsung mengganggu liburannya kali ini.
demi ferguso yang bertahta di langit Harapan itu terkadang tak sesuai dengan realita, karena segala sesuatu yang sudah diawali dengan langkah yang salah pasti bakalan salah terus. apalagi jika berbohong itu bakalan lebih membuat yang dilakukan tidak berfaedah, Yang ada malah Banyak hati yang bakalan tersakiti dengan tanpa ataupun kamu sadari,
Raka yang sudah yakin jika kali ini dirinya bakalan gagal lagi memilih untuk mengambil Jalan singkat, sudah cukup dirinya kehilangan Alika Dan kali ini ia tak mau hal itu terjadi lagi.
Persetan dengan Daffa atau siapapun yang ada di dunia ini, karena bagi pria itu Alika adalah prioritas utamanya bahkan tanpa sadar dirinya seolah membenarkan kesalahannya yang lalu dan tak memikirkan perasaan Alika sama sekali.
__ADS_1
" Maafkan Aku, aku terpaksa melakukannya! " ujar Raka sendu setelah itu dirinya membekap mulut Alika hingga wanita itu tak sadarkan diri.