MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
Episode 88


__ADS_3

Like N KOMENNYA


LOPE U FULL


LANJUT ***


Semua dalam hidup itu tidak selamanya harus menyenangkan dan Bahagia, karena jalan hidup manusia itu Terkadang di atas terkadang di bawah seperti roda yang berputar.


Kini kedua suami Istri itu sedang menikmati liburan bulan madu berdua,kalian semua penasaran kan dimana tempatnya ayo kita intip.



" sayang, kamu kok malah tidur padahal kita sudah capek-capek lu perjalanan dari Indonesia ke sini? setidaknya gunakan kesempatan lah yang ada, biar Honey Moon yang kita rencanakan itu ada hasilnya Ketika pulang nanti?" tanya Daffa Tak habis pikir dengan tingkah istrinya itu Bagaimana tidak dengan susah payah dirinya dan Deka mendapatkan tiket ke Korea tapi Setibanya di sana malah Alika memilih untuk istirahat langsung dalam hotel.


alisnya menatap heran kearah suaminya itu karena merasa aneh Masa iya orang capek dilarang istirahat, padahal perjalanan yang ditempuh itu bukan main-main loh tapi suaminya itu sepertinya kekuatannya robot jadi tinggal buang baterai kalau sudah lemah tinggal diganti yang baru.


" kamu tidak capek, Perasaan hari esok masih ada deh Kenapa harus sekarang keluar jalan-jalan?" tanya Alika penasaran membuat Daffa mendengus kesal karena Siapa juga yang mau ngajak jalan.


" yang bilang mau ajak kamu jalan-jalan itu siapa, orang aku tidak ada niat sedikitpun keluar dari dalam hotel apalagi dari dalam kamar? jadi kamu paham dong maksudku apa Jangan seolah-olah melupakan hal yang penting itu ya, karena Biar bagaimanapun saat kita sampai di sini itulah saat penentuan Bagaimana nasib dari keluarga Adrian dan mariano!" ujar Daffa ambigu membuat Alika merasa heran ini sebenarnya Maksudnya apa ya dari pria ini.

__ADS_1


" Memangnya ada masalah apa antara keluarga Adrian dan mariano, perasaan tidak ada masalah apa lagi kok Soalnya kan kita ke sini mau menikmati waktu agar tidak terlalu suntuk di tempat!" jelas Alika.


Daffa menghembuskan nafasnya kasar karena istrinya itu masih saja membantah, Kenapa bisa tidak pikirannya sedikit menjurus kearah sana biar dirinya tidak perlu capek-capek menjelaskan lagi. padahal Ia sudah sedikit mengatakan hal yang bisa dipahami oleh Alika Tapi masih saja tetap tidak dimengerti sama sekali, kalau sudah begini maka dirinya langsung bekerja tanpa berbicara tapi kalau Alika marah-marah Bisakah kau rencana bulan madu yang romantis.


Alika yang melihat wajah frustasi suaminya akhirnya paham ternyata ada udang Dibalik Batu toh pantasan wajah Dafa uring-uringan tidak jelas, Kenapa tidak langsung membicarakan hal itu karena jika menyangkut Surga Dunia Alika belum tentu bakal menolak.


" kamu lagi pengen begituan disini sekarang meskipun kita baru sampai, kalau memang merasa diri tubuh kuat sehat walafiat ya ayo mari sini tapi kalau rasa masih encok Mendingan jangan dipaksakan diri karena nanti akhir-akhirnya putus ditengah jalan loh?" tanya Alika sambil mengedipkan matanya membuat Dafa akhirnya tersenyum malu-malu maksud hati sudah diketahui sang istri.


dengan perlahan Alika melepaskan seluruh benang yang melekat di tubuhnya hingga tanpa tersisa satu pun, membuat Dafa dengan susah payah menelan salivanya karena sungguh apa yang ada di depannya itu merupakan godaan terberat.


" yang kamu yakin mau aku ajak main kuda-kudaan, nanti kalau aku bikin kamu tidak bisa jalan lagi Gimana? Soalnya kamu tahu kan aku kalau sudah mulai tidak akan pernah bisa untuk berhenti, dan mungkin sampai kamu pingsan pun kalau dia masih tanggung ya Aku tidak bisa berbuat apa-apa?" tanya Dafa memastikan membuat Alika menggerutu kesal.


heran kan ceritanya ngalor ngidul kemana-mana, maklumlah water kurang fit beberapa hari ini minta libur sama tante entun tapi sepertinya si doi nya masih galak jadi takut juga sih orang yang platinum saja bisa turun ke gold apalagi outer yang platinum Baru beberapa bulan bisa berabe urusannya makanya mencoba bertahan walaupun kondisi tidak memungkinkan sama sekali


doakan saja semoga beberapa hari kedepan kesehatan autor sudah semakin membaik jadi otak sudah tidak sedikit ngeblank, rencananya juga mau bikin cerita baru judulnya antara Asa dan rasa.


penasaran kan jalan ceritanya seperti apa masih mencoba membuat outlinenya dulu sih guys, karena takut nanti bakalan ngeblank seperti ini lagi tapi cerita ini bakalan tetap berlanjut karena harus happy ending author benci yang namanya sad ending.


" sayang Jangan begitu dong masa iya apa yang sudah terbayang di dalam benakku Selama perjalanan harus hilang begitu saja tanpa terealisasi sama sekali, kamu tega sama suami sendiri Tahu tidak Si Joni sudah membayangkan dari kemarin lo bakalan begituan.

__ADS_1


Alika tersenyum melihat wajah frustasi suaminya itu ternyata seorang pria ketika keinginannya sudah menggebu terus dihentikan tengah jalan rasanya sungguh sangat memprihatinkan terlihat seperti orang yang kekurangan gizi tidak ada semangat hidup cuma sekali.


" kita mulai boleh tidak, soalnya tanggung loh apalagi viewnya mendukung seperti ini lebih keren lagi, Jadi nanti sebentar kalau kamu ingin mendesah silakan saja!" ujar Dafa yang mulai mengeksplor seluruh bagian tubuh istrinya itu apalagi bagian sensitif yang selama beberapa hari ini sudah ia ketahui.


Daffa mulai menciumi seluruh bagian wajah istrinya itu tanpa ada yang tersisa sedikitpun membuat Alika hanya bisa tersenyum, karena suaminya itu terlihat begitu posesif hingga membuat dirinya merasa bingung harus mengimbangi seperti apa.


Alika hanya berusaha mengimbangi apa yang dilakukan suaminya itu dirinya bahkan membelai milik Daffa, yang sudah on dan siap mengajaknya untuk bertempur membuat Dafa yang sedang melakukan foreplay lebih semangat lagi dan akhirnya keduanya pun melakukan hal yang sudah seharusnya dilakukan Maklumlah sudah sah Jadi untuk apa menunda-nunda hal yang sudah mereka impikan selama ini.


sedangkan di lain tempat Ana sedang menahan kesal terhadap Alan, Bagaimana tidak pria itu dari kemarin hanya melakukan hal yang tidak ia sukai sama sekali Yaitu mengikuti dirinya kemanapun meskipun sedang memeriksa laporan keuangan Cafe milik Ana itu.


" kamu itu bisa tidak jaga jarak sedikit Masa Iya dari tadi ngikutin aku terus, kalau kamu seperti begini terus Nah pas aku tuh terasa sesak loh karena tidak nyaman? jadi lebih baik kamu melakukan hal apa gitu yang lebih berfaedah daripada mengganggu aku terus, kalau kamu manusia pasti kamu paham dong dengan apa yang aku katakan barusan?" Ana bingung harus mengucapkan kata apa lagi agar Alan paham jika dirinya benar-benar tidak ingin diganggu.


" kerjanya pakai tangan dan juga mata apa urusannya dengan aku orang semua di tubuh kamu masih Bebas Kok napas pun tidak aku ambil, Jadi kenapa marah-marah tidak jelas seperti begitu seolah-olah Aku sedang membatasi ruang gerak kamu padahal tidak begitu juga kan?" tanya Alan tak terima ketika Ana memarahi dirinya padahal Ia merasa tak salah sama sekali.


"yang menurut kamu tubuh aku masih bebas tapi tangan kamu tuh larinya ke mana-mana, terlihat sekali lho Kamu itu pria paling mesum di jagat raya ini yang sangat tidak bisa ditoleransi setiap perbuatannya!" sungut Ana Ketus membuat Alan kebingungan Memangnya apa salah dirinya.


" sayang kamu itu harusnya berterima kasih loh sama aku, karena kamu itu kerja sambil ditemani oleh pria tampan sepertiku? padahal diluaran sana banyak wanita yang sedang mengantri untuk mendapatkan perhatian dariku, Tetapi hanya kamu Pilihanku seorang tanpa ada tawaran sama sekali. jadi jangan marah-marah begitu dong nanti jelek loh wajahnya percuma sudah di make over secantik itu, Tapi kalau pemiliknya marah-marah nanti akhirnya bakalan tidak seimbang juga kan!" bujuk Alan bukannya membuat anak tersanjung malah bertambah kesal karena pikirannya sudah enggak beliin kemana-mana tidak jadi fokus ke satu tempat.


" Terserah kamu mau bicara apa yang penting intinya sekarang aku minta kamu diam dulu, ingat jangan ngomong apa-apa lagi karena aku sedang tidak ingin diganggu sama sekali!" tegas Ana dengan wajah ketusnya membuat Alan pun sedikit merasa waspada karena ia paham betul dengan sikap Barbar kekasihnya itu'

__ADS_1


" Ya sudah kalau begitu aku tidak bakalan mengganggu kamu lagi, Nanti kalau sudah selesai kamu kasih tahu ya supaya aku bakalan ngajakin kamu pergi ke suatu tempat dan kamu tidak boleh menolak Persetan dengan segala pekerjaannya kamu itu karena aku tidak ingin dibantah sama sekali?" tegas Alone buat Ana mau tidak mau harus menganggukan kepalanya jika tidak masalahnya bakal berkepanjangan.


__ADS_2