
terlihat Andra mendengus kesal ketika melihat sikap Sandra yang dari tadi tidak ada namanya setia kawan yang ada malah memperkeruh suasana, jika wanita itu adalah temannya yang dahulu maka bisa dipastikan dirinya dan dia akan berantem hebat sebab sikapnya Sandra itu selalu mencari kesalahan nya jika dengan sengaja membuat Lia sahabatnya menjadi marah.
" Kamu itu kenapa selalu saja mencari masalah denganku kalau sudah tahu kayak begini lebih baik kamu bisa datang sama sekali ke sini,, karena nanti sama saja tidak ada kegunaannya hanya untuk membuat orang lain menjadi bertengkar akibat dari ulah kamu yang sangat tidak jelas itu? " sungut Andra melihat sikap Sandra yang selalu saja melakukan hal yang membuat orang lain masalahnya lebih runyam bukan tambah beres sesuai dengan keinginan.
dia bertambah kesal kepada suaminya itu karena bukannya membereskan masalah mereka malah memarahi Sandra tidak tidak seperti itu, padahal akan dikatakan oleh sahabatnya itu sangat betul jika suaminya itu lebih mementingkan orang lain dibandingkan dirinya yang jelas-jelas merupakan istrinya sendiri.
" kamu jangan mengelak daripada kenyataan dengan cara memarahi Sandra agar mengalihkan pembicaraan kita,jika kamu saja lebih penting kan orang lain dibandingkan aku!" Teriak Lia.
"Tapi aku disini itu untuk bekerja bukan melakukan hal yang seperti kamu tuduhkan itu,lagian mana ada orang selingkuhnya di tempat umum padahal jelas jelas ada hotel?" jelas Andra.
"Tuan Andra Jika anda tetap disini baiklah aku tak masalah,karena dengan begitu aku yang akan pergi!" Lia lalu segera pergi dari situ karena tak ingin berdekatan dengan Andra yang lebih mementingkan pekerjaan di bandingkan dirinya.
Anda kebingungan harus bersikap seperti apa ingin meminta tolong kepada Sandra itu merupakan sebuah hal yang sangat mustahil, karena dari dulu sampai sekarang sahabatnya itu tidak pernah mau menolong dirinya ketika sedang bertengkar dengan dia yang ada dirinya malah memarahinya habis-habisan dan setelah itu mengikuti jejak Lia yaitu meninggalkannya.
" kali ini saja aku mohon kepadamu untuk membantu aku menjelaskan kepada Lia kalau sebenarnya ya dia ini hanya rekan kerja aku saja tidak lebih dari itu, Tolong dong Kamu jangan jadi kompor gas yang malah memperkeruh suasana dan akhirnya kami berdua jadi bertengkar hebat hanya karena sesuatu yang tidak ada sama sekali! " Andra sambil memelas kearah Sandra yang malah menatap sinis ke arahnya karena Sandra juga ikutan emosi sebab jauh-jauh datang dari negeri orang eh malah melihat sahabat masa lalunya itu bertengkar hanya karena pelakor yang sebenarnya tidak ada cantik-cantik amat sih.
" yang jadi suaminya Lia itu kan Kamu bukannya aku kenapa harus aku yang menjelaskannya kepadanya terus gunanya kamu itu apa hanya mau gaya di atas doang, kalau kamu yakin tidak bersalah ya susulin istri kamu dong kenapa harus aku tidak ada kegunaannya sama sekali sih kamu jadi orang mendingan ceburin sendiri aja ke laut biar Lia menjadi janda terus banyak pria bule yang ngantri aku yang bakalan mengenalkan mereka kepadanya!" Astaga ini Sandra memang tidak benar-benar tidak bisa diajak kompromi bisa berguna bagi orang lain dikasih karena saya selalu seperti itu pantasan saja Alan selalu kesal ketika berdekatan namanya itu.
" tapi aku kan tidak enak hati kepada wanita ini ya sudah datang jauh-jauh hanya untuk melakukan meeting denganku, kan kalau proyek ini juga berhasil otomatis Lia juga kan yang bakalan menikmatinya bukan orang lain? kamu mengerti dong Posisiku sekarang ini seperti apa jika dia sudah tidak ingin mendengarkan ku ya kalau begitu Kamu dong yang harus mendengarkan apa yang aku katakan, bukan malah menambah-nambah sebuah masalah yang sebenarnya tidak ada dan juga tidak pernah aku pikirkan sama sekali? " tanya Andra Jengah ketika melihat sikap Sandra masih saja tetap pada pendiriannya yaitu menyalahkannya atas apa yang tidak ia lakukan.
__ADS_1
" kamu kalau ngomong sekali lagi aku hajar kamu nih pakai selop ku ini, sudah tahu istri sendiri sedang ngambek bukannya dibujuk malah mementingkan orang lain! Memangnya menurut kamu jika proyek itu berhasil dia mau memakai uangnya Jika dia saja masih mencurigai kamu seperti begitu, jadi suamiku tidak pekaan sekali sih sama kemauannya istri sendiri malah menyuruhku yang membujuk Lia Menurut kamu aku yang jadi suaminya terus kamu apanya dong masa iya hanya hulubalang saja? " Ketus Sandra lalu menarik tangan suaminya agar segera pergi dari situ karena dirinya juga Andra yang terlalu lemot dalam berpikir dan mengambil tindakan yang alhasil bisa membuat rumah tangganya dengan Lia bertambah ribet.
" Mama Sepertinya kita bantuin mereka saja deh soalnya kasihan kan kalau sampai kita datang jauh-jauh terus membiarkan mereka berdua seperti begitu, Lagian sepertinya Papa lihat teman kamu itu tidak sedang berbohong dan dia memang benar-benar sedang bekerja tetapi Disini. " bujuk Alexis agar istrinya itu mau mengikuti apa yang diinginkan oleh Andra.
" suamiku tercinta jantung di dalam hatiku jadi orang itu jangan terlalu Naif bisa tidak, Memangnya kamu bisa menjamin kalau misalnya setelah mereka melakukan meeting Dadakan di sini terus ber kebakaran kembali ke rumah masing-masing tidak pergi kearah lain dulu? dan kamu juga merasa aneh tidak mereka itu kan sama-sama pemimpin perusahaan masa iya saat pergi tidak bareng sama sekretaris, Memangnya ada seorang pemimpin tanpa seorang sekretaris dan selalu membantu pekerjaannya agar lebih mudah? kalau memang ada mama yakin pasti Papa adalah salah satu orangnya agar bisa modus seperti yang dilakukan Andra tadi kan, jika sampai hal itu terjadi awas aja Papa Mama bakalan bikin Bonyok biar sekalian tidur susah bernafas! " Alexis mengerutkan keningnya kenapa sekarang giliran dirinya yang dimarahi oleh Sandra padahal Ia hanya memberikan jalan tengah yang bagus agar semua bisa menyelesaikan masalah dengan kepala dingin bukan saling menyalahkan salahkan seperti begini.
" selalu saja jika papa itu memberi jalan tengah agar masalah tidak terlalu ribet pasti Mama bakalan menyalahkan Papa balik seolah-olah Papa ini juga merupakan salah satu pelakunya, tau ah ribet dengan urusan kalian yang tidak jelas sudah begitu hanya membuat kita menjadi viral dadakan padahal usia sudah tidak muda lagi loh? " sungut Alexis selalu menarik tangan istrinya itu agar pergi dari situ karena dirinya juga sudah tidak ada niat untuk berada di tempat umum yang hanya ingin mencari malu dan juga masalah.
masalah itu bakalan datang dengan gampangnya karena memang dirinya itu ada dimana-mana Tinggal bagaimana kita menghadapi ataupun menyikapinya saja, jika kita terlihat begitu santai tidak ke Ka'bah ataupun ceroboh otomatis masalah itu bakalan sedikit jauh tetapi kita dengan gampang mengambil sebuah kesimpulan ataupun keputusan percaya lah masalah itu bakal balik menyerang kita dan membuat kita pusing memikirkan jalan keluarnya.
" teman kamu sekarang ada di mana sih jangan sampai dia bunuh diri karena frustasi melihat sikap suaminya seperti begitu, nanti kita kan juga bakalan diseret sebagai saksi Terus kalau nanti polisi mendengar apa yang mama katakan tadi otomatis Mama yang bakalan disalahkan dan masuk penjara karena sudah menjadi seorang provokator sejati? " tanya Alexis karena sepanjang mereka berjalan tidak kelihatan batang hidungnya Lia ada dimana di tempat itu seperti hilang Ditelan Bumi bekasnya pun tidak terlihat sedikitpun.
Andra yang merasa tidak tenang Ketika istrinya itu pergi meninggalkannya tanpa pamit dan juga dalam keadaan marah, Memilih Untuk membatalkan meeting yang terjadi dan langsung pergi ke arah luar siapa tahu bisa bertemu dengan Lia dan menjelaskan duduk perkaranya.
" maaf nyonya, sepertinya meetingnya tidak bisa kita lanjutkan soalnya saya punya urusan yang lebih penting dari ini yang harus segera saya lakukan sekarang sebelum semuanya terlambat! Sekali lagi maafkan saya jika sudah menyita waktu anda dengan sesuatu yang sangat tidak berguna sama sekali, saya pamit undur diri jika ada kesempatan kita dapat melanjutkan kerjasama di lain waktu tapi itu juga tergantung dari keadaan! "setelah mengatakan hal itu tanpa tedeng Aling Andra segera pergi dari situ sebab pikirannya tidak tenang memikirkan istrinya yang kalau sudah marah biasanya melakukan hal nekat.
" ini dia masalahnya kalau si cebubur bertemu, pasti bakalan melakukan hal gila yang hanya membuat aku pusing sendiri!"Sungut Andra sambil terus berjalan.
Lia tengah memberenggut kesal karena sikap suaminya itu,dan juga kebodohan dirinya yang malah meninggalkan Sandra dan Alexis padahal dirinya berencana menginap dirumah mereka.
__ADS_1
sebab kalau dirinya menginap di hotel dan menggunakan credit card otomatis Andra pasti dapat melacaknya dengan gampang, masalahnya bakalan lebih muda jika dirinya memilih menginap di rumahnya Sandra dengan begitu membiarkan suaminya itu kebakaran jenggot mencarinya kemana-mana.
tidak mungkin juga kan dirinya kembali masuk ke dalam Mal terus mencari sandera di antara tumpukan begitu banyak orang seperti begitu, yang ada bukannya mendapatkan sahabatnya itu malah melihat suaminya sedang berduaan dengan wanita lain dan otomatis itu merupakan hal yang sangat menyakitkan.
" ah Kamu bodoh sekali kenapa sampai tadi tidak ikutan menarik tangan Sandra agar ikut keluar malah membiarkan dia di situ, kalau sudah begini jadinya ribet sendiri kan memikirkan hal aneh kayak begini? " Lia merutuki kebodohannya yang terlambat dalam berpikir sehingga imbasnya dirinya sendiri juga yang kena.
" Hai guys kamu masih di sini saja aku pikir kamu sudah loncat di menara yang ada di depan situ, soalnya setahu aku hobinya kamu dari dulu sampai sekarang itu kalau lagi bertengkar dengan ayang Bebeb nya kamu pasti bakalan selalu mengambil jalan pintas? " tanya Sandra menepuk pelan bahu Lia yang sedang membelakanginya itu membuat wanita itu langsung mengusap dadanya pelan karena kaget untung juga jantungnya kuat kalau tidak sudah copot dari tempatnya saat itu juga.
"Kamu itu dari mana saja sih sudah tahu orang lagi emosi malah jalan layaknya pengantin baru ya karena di gempur habis-habisan tidak bisa berjalan dengan benar, Ayo kita pulang ke rumah kamu soalnya aku lagi malas pulang ke rumah melihat batang hidungnya pria aneh itu yang katanya suami setia Padahal melehoy minta ampun!" ajak Lia membuat Sandra hanya tersenyum lagi tidak masalah sih jika membuat Andra sekali-sekali kebingungan mencari istrinya karena Sepertinya seru juga sih mengerjai pria itu.
" Apa kamu tidak takut jika suami kamu itu beneran kepincut sama wanita bule tadi, asal kamu tahu saja ya kalau wanita boleh seperti itu permainannya di ranjang tuh begitu buas loh?" goda Sandra membuat Lia mendengus kesal karena memang kata-kata wanita itu tidak pernah di filter sama sekali korban akut bule mesum kali.
" kan tadi kamu sendiri bilang kalau sampai Andra beneran selingkuh kamu bakalan Kenalin aku ke brondong Kanada, jadi Sebelum terlambat lebih baik kita pergi sekarang soalnya aku benar-benar lagi tidak ingin berdebat dengan pria tua itu. " Sandra mah hanya ikut saja daripada bakalan ribet terus hal ini juga akan menambah nilai plus untuk putranya dalam mendapatkan Restu dari Lia yang notabene adalah calon besan nya.
" tapi aku ingin kita buat perjanjian dulu baru setelah itu aku bakalan membawa kamu pulang ke rumahku, ya itu juga tergantung kamu sih ikhlas atau tidak soalnya aku juga tidak memaksa kok! " dia menatap Jengah kearah Sandra yang terlihat mengulur-ulur waktu entah apa yang sedang dipikirkan oleh wanita itu.
" Kamu itu kenapa sih jadi orang ribet banget cuma di minta tolong doang malah kasih persyaratan, Kalau tidak ikhlas ya sudah yang penting jangan meminta sesuatu yang aneh-aneh. katanya kaya akan tetapi orang lain meminta bantuan malah pamrih seperti itu, aku sampai sanksi kalau kalian itu sebenarnya kaya atau hanya gembel yang sedang menyamar jadi orang gedongan? "sinis Lia tapi dianggap dengan begitu santai oleh Sandra Karena Wanita itu sedang mengatur kata-kata yang pas agar sahabatnya itu tidak bisa menolak dengan apa yang ia inginkan.
" Terserah kamu mau ngomong apa atau mau berkomentar Seperti apa itu merupakan hak kamu dalam berpikir, tapi aku itu kasih persyaratan yaitu sebelum kamu aku ajak pulang ke rumah kamu harus mengatakan jika sudah merestui Putra aku dulu untuk menikahi anak kamu dalam waktu dekat ini! " Netra Lia membulat sempurna Mana ada orang meminta Restu dengan pemaksaan seperti yang dilakukan oleh Sandra.
__ADS_1
" kamu itu itu merupakan orang yang sebenarnya selalu menggunakan Kesempatan Dalam kesempitan, bukannya membantu orang dengan ikhlas malah mengharapkan imbalan sudah begitu di saat yang tidak tepat lagi?" Ketus Lia membuat Sandra tertawa kecil karena ternyata sahabatnya itu sedang darurat sehingga hanya mengatakan hal sependek itu tanpa mau berkomentar banyak seperti biasa.