MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 32


__ADS_3

Like N KOMENNYA


Terima kasih


LANJUT ***


Alika menatap sinis kearah Mama nya itu ,selalu saja mencari perkara dengan dirinya.


"Aku kalau Kawin nggak bakalan kangen sama Mama!"Ujar Alika ketus.


"Sama,Mama juga nggak akan pernah merasa kangen sama kamu kok!" Ujar Alisa sambil tersenyum sinis.


"Idih aku nggak percaya,awas saja kalau sampai pangeran berkuda poni ku datang terus bawa aku pergi Mama menangis.Karena saat itu terjadi,orang yang paling bahagia adalah si Juned!" Ujar Alika.


Alisa menatap heran kearah putranya itu , sebenarnya maksudnya Juned itu siapa?


" Maksud kamu bilang si Juned itu siapa, di sini itu tidak ada orang yang namanya aneh yang kamu sebutin tadi?" katanya Alyssa memastikan.


" loh kok nggak Mamah nggak tahu, Bukannya si Juned itu nama lain dari Alyssa Mariana?" tanya Alika lalu segera berlari dari situ sebelum nanti terkena amukan dari mamanya.


Alisa akhirnya sadar jika dirinya sedang dikerjai oleh sang putri, Ia Pun mengeluarkan suara cempreng 5 oktafnya untuk memanggil Alika agar ia bisa mengajak duel berdebat.


" Alika mariano, kesini kamu anak kurang ajar berani-beraninya meledek orang tua sendiri lama-lama mama ubah kamu menjadi patung Asmat! " teriak Alyssa yang tanpa sadar jika suaranya itu sungguh membuat gendang telinga seseorang bisa pecah.


sementara itu yang sudah berada dalam kamar Alika, hanya tersenyum penuh kemenangan karena berhasil mengerjai sang mama.


" Makanya jangan macam-macam denganku Mamaku sayang, soalnya anakmu ini soal tangkis menangkis adalah kehebatan putrimu ini!" gumam Alika monolog.


Dika yang baru pulang merasa heran dengan wajah sang istri yang ditekuk seperti itu, padahal biasanya seorang Alisa tidak pernah berwajah cemberut seperti itu jika tidak ada yang menyinggung perasaannya.


" Papa pulang!" ujar Dika sambil tersenyum.

__ADS_1


" diam kamu anak sama papa sama saja,sukanya Bikin kesal saja pergi sana jangan ganggu aku lagi nggak mood buat bercanda dan berdebat sedikit!" usir Alisa sambil memasang tatapan horornya.


" Lho orang baru pulang kerja bukannya disambut apa kok malah marah-marah, tega banget sih jadi orang tidak punya perasaan?" tanya Dika heran.


" Ih kenapa kamu yang jadi marah-marah, padahal tahu bahwa aku juga lagi kesel kan tapi kamu malah tambah Bikin kesal lagi?" gerutu Alisa kesal .


Dika memilih diam tidak lagi membantah atau pun berbicara lagi ,karena sama saja pasti akhir-akhirnya dirinya yang harus mengalah.


Di dalam kamarnya Alika sedang menikmati Me Time,ia tak ingin di sibuk kan oleh urusan yang tidak jelas dengan dunia luar.


"Ah nikmatnya waktu sendiri seperti ini ,kalau begini terus aku lama lama lebih baik tinggal dirumah saja deh!" Ujar Alika pelan.


Tok tok tok


Belum selesai Alika berbicara pintu kamarnya sudah di ketuk dari luar, membuat gadis cantik itu hanya bisa memberengut kesal'


" ishhh Siapa lagi sih Yang ganggu-ganggu, apa memang dunia ini Terlalu kejam buat orang yang lagi ingin menyendiri di sudut kamar ini? " Ketus Alika sambil berjalan menuju pintu.


kembali lagi pintu itu diketuk dari luar tapi dengan ritme yang cukup kencang dan cepat, Alika yang tadi ingin berjalan layaknya model di panggung catwalk memilih untuk sedikit berlari tapi otomatis sambil menggerutu kesal.


" Woi sabar woi, kalau tidak sabaran pulang sana ke rumah Emak mu!" Ketus Alika dari dalam.


Ceklek


Alika memasang tampang jutek ketika membuka pintu dan Papanya sedang berdiri nyengir kuda tanpa ada rasa bersalah sama sekali, Siapa yang tidak emosi ketika waktu yang ingin Ia habiskan dengan berleha-leha dan berjingkrak-jingkrak harus diganggu.


" kenapa Papa ketuk-ketuk pintu kamar aku, padahal Ini kan baru jam 2 siang masa main ganggu-ganggu saja apa tidak ada kerjaan lain Bos?" tanya Alika lagi.


" dulu memang papa itu ada kerja yaitu sebagai pemimpin perusahaan, hanya sekarang udah pensiun sebab percuma kasih makan anak gadis sebiji doang kalau tidak bisa diandalkan!" ujar Dika menyindir putrinya itu.


" Papa mau ngajakin aku berantem, boleh tak jabanin deh! hanya saja kalau bisa minta bantu sama mama, soalnya aku nggak tega sama yang tuaan kasihan Tulang belakangnya pada encok nanti ya!" Ejek Alika.

__ADS_1


" wah kamu berani sama papa, begini Ini tuh salah satu atlet andalan jiu-jitsu tahu tidak? malah yang bikin Mama kamu klepek-klepek itu kan karena Papah jagoan, yang tidak bisa terbantahkan lagi di dalam hidup ini!" Dika terlalu percaya diri saat mengatakan hal itu membuat Alika ingin muntah.


" Idih Jagoan dari Hongkong, kenapa dulu nggak gabung saja sama Dragon Ball biar bisa tanding sama song Goku terus di Sleding sama tuh bocah akhirnya keok deh!" ejek Alika lagi.


" Wah ini nih namanya penghancuran karakter seseorang, tega banget sih jadi orang Padahal ini sama Papanya?" tanya Dika kesal.


" stop berdebat papa, cepat katakan Ada perlu apa mau ke sini soalnya aku tidak punya banyak waktu!" tanya Alika memastikan.


" kamu mau mati, wah bahaya ini soalnya Papa belum cari gantinya! tiap hari udah nyicil terus lo sama mama kamu, tapi mungkin karena adonannya kekurangan air makanya tidak kalis juga!" sahut Dika santai.


" papa aku tidak bercanda deh, tadi itu tanya serius tidak lagi bermain kalau Papa mau main noh sama mama jangan sama aku nggak doyan!" Ketus Alika kesal.


" Kamu kenapa pulang cepat dari kantor, Kamu tahu tidak setiap Proyek besar sebagai pemimpin tidak boleh meninggalkan kantor saat jam sibuk masih! karena hal itu bisa menjadikan cerminan seorang pemimpin yang tidak bertanggung jawab dan tak pantas menjadi panutan, lain kali melakukan segala sesuatu Jangan seenak jidat kamu saja!" ujar Dika Sudah masuk dalam mode serius.


" Lo yang bilang aku pulang cepat siapa, papa itu bawaannya curiga melulu lama-lama isi otak papa bisa terkontaminasi itu!" Sindir Alika serius.


" tadi itu ada utusan dari perusahaannya Adrian corp ke kantor Eh tau-taunya kamu tidak ada, kalau model begitu terus lama-lama setiap Proyek besar yang kamu tangani bakalan madat tengah jalan karena pemimpinnya lelet.! ujar Dika.


" aku kan bosan di kantor terus nggak ngapa-ngapain mau buang angin saja tidak rasa, jadi daripada di sana duduk bengong akhirnya jadi orang bengong beneran lebih baik kan pulang rumah menikmati waktu santai tanpa gangguan!" Sindir Alika sambil menatap sinis ke arah Papanya Itu.


" Eh kenapa jadi lihatin papa kayak gitu, orang kamunya aneh lari dari tanggung jawab. lain kali itu pekerjaan ataupun tidak tetap Stay di kantor sampai jam pulang, karena terkadang klien yang datang itu itu jam nya tidak menentu karena ada kesibukan yang tak bisa ditinggalkan!" jelas Dika hanya saja otak Alika yang sudah seperti batako mau dibilang Bagaimana modal tetap tidak bisa mencerna.


" aduh papa tolong ya jadi orang itu berpikiran sedikit rasional, Hanya duduk mangap doang tetap Stay di kantor, lama-lama aku bisa jadi pajangan loh di sana karena Setia banget sama tuh kursi kebesaran yang warna hitam tidak ada pinky pinky nya!" Ketus Alika.


'" Astaga kamu itu harus dibilangin pakai bahasa spider-man atau Batman sih?" tanya Dika frustasi'


..." Oh tenang papa, aku itu bisa semua bahasa Di segala suasana dan segala cuaca apalagi kalau cuacanya yang Bikin merinding bahasa makhluk astral lebih keren!"ujar Alika tanpa dosa....


Andika merasakan kesabarannya sudah habis, jika begini terus dia jamin hidupnya bakal berhenti sekarang juga. mempunyai Putri seperti seorang Alika dibutuhkan kesabaran ekstra, karena suaranya cempreng nya dan keras kepalanya itu.


" stop sudah, Papa mau balik ke kamar mau istirahat kan badan, capek berdebat dengan manusia Sawan padi kayak kamu yang hanya bikin orang bisa terkena penyakit ain! " Ketus Dika segera pergi dari situ.

__ADS_1


__ADS_2