MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 182


__ADS_3

" Apa kamu tidak masalah jika menemui kedua orang tuaku dulu baru setelah itu kita ketemu sama orang tua kamu untuk membahas soal lamaran, sebab kamu dengar sendiri kan antusiasnya Mama ketika mendengar suara kamu tadi sebagaimana selama ini yang dia inginkan itu yaitu ketemu kamu?" tanya Alan memastikan membuat Ana hanya tersenyum saja.


" memangnya ada peraturan yang menulis kalau orang belum menikah belum bisa menemui calon mertuanya sendiri, Aku tidak pernah mempermasalahkan hal itu hanya kamu sendiri yang kelihatan Seperti takut aku bakal tidak nyaman ataupun canggung bersama mereka? menurutku tidak ada yang salah jika kita pergi menemui mereka sekarang untuk sekedar menyapa ataupun menanyakan keadaan mereka, karena Biar bagaimanapun kita harus menghargai perjalanan jauh yang sudah mereka melakukan hanya untuk kita berdua tidak mengalami kendala kedepannya. " Ana tidak mempermasalahkan segala sesuatu dalam hidup yang nantinya hanya membuat dirinya yang merasa ribet padahal sebenarnya hidup itu sudah ribut kenapa malah tambah dibikin runyam dengan urusan yang mestinya tidak terlalu penting.


" aku itu Takutnya nanti kalau mama kamu dengar terus mengatakan bahwa aku selalu memonopoli kamu itu yang membuat aku selalu waspada, tapi kalau soal masalah lain ya Aku tidak pernah merasakan hal itu karena menurutku jangan kamu mau berhubungan denganku saja sudah mengklaim bahwa kamu itu adalah milikku! " bicara Alan membuat Ana tersenyum.


sebenarnya Alan itu ingin sekali membawa Ana menemui kedua orang tuanya hanya mengingat segala macam kejadian yang mereka hadapi selama ini, apalagi terlebih menyangkut jika kedua orang tuanya Ana tidak menyetujui hal ini maka bisa dipastikan hubungan mereka yang kena imbasnya.


" jangan kamu memikirkan itu kembali doang ya mesti kamu sadari dan ingat ya itu cuma satu yaitu kita tidak pernah melakukan kejahatan dalam menjalani hubungan ini, atau juga tidak ingin menyakiti hati siapapun kapanpun dan dimanapun untuk tetap bisa bersama karena jodoh itu sudah ada yang ngatur tidak ada yang bisa menolaknya kapanpun!" Ana tahu Alan masih bimbang tetapi kebimbangan pria itu bisa-bisa membuat dirinya yang emosi.

__ADS_1


" Ya sudah aku bayar makanan ini dulu Setelah itu kita langsung ke apartemenku, kamu tahu sendiri kan Mama kalau sudah ingin menemui seseorang bisa dipastikan biarpun secapek apapun dia tetap berkata bahwa dia tidak apa-apa. " alat menyelesaikan pembayaran itu dalam waktu singkat sebab segala kembaliannya tidak ingin diambilnya karena menurutnya nanti bakalan ribet.


ketika pasangan itu akan pergi bertemu dengan Alexis dan Sandra berbeda dengan Diana,yang hari ini benar benar menentukan pilihan dalam hidupnya.


Pergi dari rumah yang selama ini terasa seperti neraka , rumah yang terlihat begitu megah di luar tapi terasa begitu menyesak kan oleh gadis itu.


berbagai kata yang dilontarkan tidak pernah memikirkan perasaannya, apakah dirinya bisa terima atau tidak?


padahal Sumpah demi apapun dia na tidak ada bakat dalam menjalankan bisnis karena selama ini yang ia inginkan dan pelajari yaitu soal menjadi seorang desainer papan atas, meskipun memang diakui oleh dirinya yaitu seorang pengusaha itu bisa lebih kaya daripada seorang desainer tapi ada hal lain yang tidak disadari dan juga tidak ingin diakui oleh kedua orang tuanya.

__ADS_1


bahwa Diana ingin melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan dan juga kemampuannya bukan karena unsur paksaan sehingga membuat pekerjaannya menjadi setengah-setengah, desainer tidak buruk juga karena itu merupakan pekerjaan yang halal dan tidak dilarang oleh apapun yang penting Intinya satu yaitu Niat Dari orang itu apakah mau berusaha atau tidak.


" aku pergi dari rumah ini dan bisa membuktikan kepada kalian bahwa aku bisa sukses tanpa uang yang kalian kasih!" tegas Diana lalu menyeret kembali koper yang baru ia bawa dari Korea untuk keluar dari rumah itu tapi kata-kata Dinda mencegahnya.


" kamu kalau mau Mandiri tinggalkan semua fasilitas yang kami kasih yaitu berupa mobil dan semua credit card tanpa terkecuali, kalau soal pakaian kamu tidak masalah kamu bawa saja soalnya punya mama juga banyak bahkan banyak yang tidak terpakai. jika sampai ketemu sama orang di jalan Jangan pernah mengatakan Jika kamu itu adalah keluarga Pelangi, karena keluarkan pelangi itu hanya punya satu Putri dan dia itu adalah seorang calon pengusaha yang sukses. " Diana hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar lalu mengeluarkan semua fasilitas yang ada dalam dompetnya tanpa tersisa satu pun dan yang terakhir yaitu kunci mobilnya.


" Terima kasih karena selama ini memberikanku fasilitas yang cukup Wow meskipun sebenarnya fasilitas yang kudapatkan tidak sepadan dengan perasaanku, aku janji jika nanti sudah sukses bakalan membayar semua yang telah kalian berikan tanpa Terlewatkan sedikitpun. jadi mulai dari sekarang silakan mencatat apa saja yang sudah kalian keluarkan untukku, agar nanti suatu saat aku tidak capek-capek lagi mengingatnya dan langsung membayarnya sampai pada bunga-bunganya sekalipun!" Diana tahu apa yang ia katakan itu sangat tidak sopan sama sekali hanya saja dirinya juga terpaksa melakukan hal itu agar kedua orang tuanya sadar jika Sebenarnya anaknya selamanya terpaksa bertahan hidup di dalam tempat itu tetapi sudah tidak ada kenyamanan sama sekali.


" dengarkan perkataanku baik-baik anak yang pembangkang sepertimu tidak akan pernah mendapat sepeserpun dari hartaku yang banyak ini, karena apa apa aku yakin dalam hitungan satu bulan kamu pasti sudah tidak bertahan dengan kerasnya kehidupan diluar yang Segala sesuatu harus membutuhkan uang Bukan Hanya senyuman ataupun tebar pesona saja." betapa sungguh tega hati seorang Bima dan Dinda terhadap Putri mereka yang sebenarnya masih membutuhkan perhatian.

__ADS_1


Diana tidak ingin meneteskan satupun air matanya karena menurutnya terlalu berharga jika harus jatuh di saat yang tidak ia inginkan sama sekali, Bukankah Hidup itu memang harus butuh perjuangan karena jika tidak maka bisa dipastikan jika hidup itu sedang berjalan tidak sesuai dengan keinginan kita.


memang benar kata orang hidup itu adalah tetap berjalan jika engkau mempunyai banyak uang dan juga harta yang melimpah ruah karena apa saja yang kamu katakan bakalan kamu dapatkan, tetapi Percayalah uang itu dapat dicari dengan cara apapun karena Tuhan menciptakan tangan dan kaki seseorang untuk berusaha bukan untuk berpangku tangan dan kaki tanpa ingin mengerjakan sesuatu yang sangat harus dikerjakan.


__ADS_2