MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 67


__ADS_3

Like N KOMENNYA


LOPE U FULL


LANJUT ***


karena Ana yang tidak ingin dipoles make up sama sekali, membuat Alika sendiri yang masuk ke dalam kamar untuk di dandan ala Princess sekaligus memakai pakaian pengantin yang sudah ia dan Daffa pesan kemarin.


" Astaga ini kalau pengantinnya model seperti Nona Alika, pekerjaan kita bakalan tidak terlalu runyam karena sudah cantik dari sananya tidak perlu memakai apapun lagi yang terlalu berlebihan!" Puji si Lora wanita kw sambil berdiri berlenggak lenggok memperhatikan tubuh pelanggannya kali ini.


" aduh Mas atau mbak saya tuh jangan terlalu dilihatin seperti begitu boleh tidak, nanti jatuhnya dosa lho memandang seseorang terlalu berlebihan?" ujar Alika karena memang merasa tak nyaman diperhatikan sampai segitunya oleh Lora.


mendengar perkataan Alika itu, si Lora bukannya marah ataupun tersinggung dirinya malah tertawa.


" si Eneng cantik kebanyakan jujurnya deh, panggil saja Mbak Lora tapi kalau lidahnya masih berbelok sedikit ya Miss Lora juga boleh. tapi kalau untuk sebutan Mas Tolong jangan, soalnya itu seperti melanggar kodrat yang saya inginkan!" pinta Lora dengan wajah dibuat secantik mungkin hingga Alika ingin sekali tertawa tapi takut nanti dibilang tidak sopan.


" Yaelah ini make up artisnya siapa yang suruh, kenapa yang datang miring-miring semua ya kelakuannya?" batin Alika stres tapi mencoba untuk dibawa santai saja.


terkadang kita ingin sekali membawa seseorang ke jalan yang lebih benar, namun selalu menghadapi kendala besar ya itu orang itu sendiri mau berubah atau tidak.


jika dia menikmati perannya itu maka tidak ada salahnya, yang penting Intinya satu tidak merugikan orang di sekitarnya.


" saya boleh tanya tidak Nona Alika yang cantik?" tanya Lora memastikan.

__ADS_1


" Memangnya mau tanya apa?" tanya Alika penasaran.


" Apa benar benar calon suaminya non Alika itu Tuan Daffa Adrian?" tanya Lora memastikan.


" Kalau iya kenapa?" tanya Alika penasaran tidak ada niat untuk menjawab dengan pasti.


" kalau sampai hal itu terjadi maka bisa dipastikan Hari ini adalah hari patah hati nasional, sebab Tuan Daffa itu idaman semua wanita. gaya perfect didukung wajahnya yang tampan, harta melimpah Siapa sih yang tidak klepek-klepek dibuatnya?" ujar Lora buat Alika tertawa di dalam hati.


" Astaga ternyata calon suamiku adalah pria hebat, sampai wanita setengah jadi pun fans sama dia. apa jadinya hidupku nanti kalau ketemu sama para fansnya, aku bisa dicabik-cabik mereka terus untuk dikasih makan ke macan!" Alika bergumam dalam hati


" jadi kalau memang Beneran aku yang adalah calon istri Daffa kalian mau apa, mau menganiaya aku biar tahu orang Cepat Kembali jadi Duda?" tanya Alika memastikan.


" Oh tentu saja tidak kalau istrinya sesempurna Nona Alika, bisa dipastikan semua wanita bakalan mundur karena kalah sebelum bersaing." sahut Lora membuat Alika hanya bisa menggelengkan kepalanya.


" menurut aku, kamu itu terlalu berlebihan mana ada manusia sempurna di dunia ini? lagian tanpa menikah dengan Daffa pun, aku bakalan tidak kekurangan apapun kok! Jadi kalau semua orang pada berpikiran jika aku materialistis, jangan menyesal giginya bakalan ku rontokin satu-satu." ujar Alika dengan tatapan tajamnya membuat Siapa saja yang berada di dekatnya bakal bergidik ngeri.


" Oke karena sesi make over nya sudah selesai sekarang kita pakai baju pengantinnya, dan tunjukkan kepada dunia Bagaimana cantiknya istrinya tuan Daffa Adrian ini!" Puji Lora membuat Alika tersimpul karena malu.


" jangan memuji terlalu berlebih lihat nanti hidungku bakalan berubah jadi Pinokio, karena kamu dari tadi itu bohong terus loh biar aku senang!" ujar Alika yang pura-pura marah.


" dari tadi cerewet terus udah selesai apa belum, Awas aja kalau pengantin prianya datang terus putri saya belum siap apa-apa!" ancam Alice membuat Lora bergidik ngeri karena ketakutan.


" Nyonya tenang saja semua sudah aman terkendali, tinggal menuju ke gereja saja untuk mengucapkan janji suci pernikahan! " ujar Lora meyakinkan.

__ADS_1


" awas aja flora dan fauna jika berbohong padaku aku tidak bakalan tinggal diam dan membuat kamu menyesal karena sedang membohongiku! " sinis Alice sambil menatap tajam ke arah Lora.


" mama bisa tidak jangan gangguin dulu, kalau seperti begini Kapan selesainya? suka sekali datang diwaktu yang tidak tepat, ini sebentar lagi mau habis loh. " sungut Alika kesal dengan Mamanya itu.


" Iya maaf maaf soalnya Mama gemes loh dari tadi tidak muncul-muncul kamunya, padahal perjalanan dari rumah ke gereja itu lumayan jauh bisa makan waktu 1 jam lah!" terang Alice agar putrinya itu tidak salah paham.


setelah selesai semua persiapan tak berselang terdengar iring-iringan mobil dari keluarga besar Adrian, Alika hanya bisa menatap lewat jendela karena Lora sedang beraksi menganiaya bagian kepala'


" widih si tampan sudah datangkah, Wah aku jadi penasaran melihat wajahnya Sebelum menjadi miliknya orang?" gumam Lora pelan tapi masih bisa didengar oleh Alika.


" nanti saja kalau sudah ke bawah kamu bisa puas-puasin lihatnya, tapi kalau dianya tidak mengijinkan Ya sudah kamu bakalan tidak kebagian jatah sama sekali!" ledek Alika karena dengan bercanda membuat tahu banyak itu sedikit menghilang dari permukaan.


" Sebenarnya saya juga hanya ngomong saja sih, Mana berani dekat secara langsung bisa bakalan jadi hari terakhir lihat Matahari nih!" sahut Lora sambil memasang wajah cemberut.


" Nah itu kamu tahu kalau dianya itu manusia paling terkejam di jagat raya, doakan saja semoga besok bisa saya tidak menjadi korban yang berikutnya lagi!" perkataan Alika itu membuat Lora tersentak kaget.


" idih Saya ngefans sama dia kayaknya di-cancel deh, soalnya percuma kalau punya wajah tampan tapi orangnya sangat mengerikan!" Alika Tersenyum Dalam Hati karena sudah berhasil membuat salah satu fans Daffa gugur di medan perang.


" Nah gitu dong kalau mau ngefans sama orang lihat-lihat dulu, Jangan hanya main comot saja Nanti nyesel dari belakang kan sayang seluruh dinding rumah sudah dipenuhi posternya." Sindir Alika.


" Oh iya bridesmaid ada dimana Kau dari tadi belum kelihatan, padahal harus di makeover sedikit loh biar penampilannya juga tak kalah cetar dari pengantin?" tanya Lora penasaran karena emang dari tadi tidak ada satupun yang menemani Alika.


" teman saya masih di luar mungkin sedikit lagi bakalan ke sini, tidak usah pikirkan dia soalnya orangnya itu tidak terlalu ribet kalau urusan beginian!" jelas Alika mengingat kebiasaan Ana yang sangat tidak suka sesuatu yang menurutnya berlebihan.

__ADS_1


" kamu sudah selesai belum, mana gaunnya untuk aku pakai nantinya ke gereja?" mendengar suara Ana yang tiba-tiba muncul membuat Lora tak berkedip menatap ke arahnya.


" kayaknya mulai dari sekarang panggil saya Mas aja deh jangan Mbak, soalnya pelanggan saya hari ini orangnya bikin saya jungkir balik semua!" Lirih Lora.


__ADS_2