MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 35


__ADS_3

Like N KOMENNYA


***LOPE U FULL


LANJUT*** ****


Alika membulatkan matanya mendengar perkataan Mirna barusan ia seolah tak percaya, jika kata-kata yang ia gunakan hanya untuk bercanda disalahartikan oleh orang lain.


padahal dirinya baru saja putus dari kekasihnya yang Brengsek itu dalam hitungan hari, kok bisa-bisanya dilamar dadakan seperti ini tidak dalam pikirannya lagi.


" aduh eh gimana ya mama bukan mau nolak atau tidak menghargai niat baik, hanya saja aku belum ada rencana untuk menikah kedepannya. soalnya masih mau fokus sama kerjaan di kantor, apalagi ada proyek baru bersama dengan Tuan Daffa!" jelas Alika yang secara tak langsung menolak secara halus.


Mirna tersenyum ia paham dengan maksud perkataan Alika, Hanya saja karena rasa nyamannya pada gadis itu membuat dirinya tetap harus memutar otak agar keduanya harus menikah.

__ADS_1


" kamu belum rencana menikah, Ya sudah Gampang tinggal rencanain saja beres! Lagian kalian itu sudah semakin tua loh, umur orang tua tidak panjang lagi entah kapan bakalan diambil. masak kalian dengan Teganya membiarkan Kami mati tanpa menggendong cucu, nanti Arwah Penasaran kami bakalan gentayangan di mana-mana loh!" sahut Mirna tanpa beban membuat Daffa mendelik kesal.


" Astaga harga diriku tergadai benar-benar ini karena kelakuan mama, masak anak bujang nya main dilelang kayak barang diskonan!" sungut Daffa dalam hati.


" Astaga ini emak memaksa banget, mana wajah permohonannya bikin aku tidak tega lagi! tapi kalau aku iyain saja, masa iya nikah dadakan sama pria Arogan lagi padahal mantanku dulu lebih brengsek lagi!" batin Alika frustasi.


Mirna bangkit berdiri lalu menjabat tangan Alika sambil tersenyum, seolah kesepakatan sudah mencapai finish.


" kalian lanjutkan rapat yang tertunda tadi mama mau pulang, soalnya mau kasih kabar gembira ini ke Papa dan mau cari hadiah apa lagi gitu buat menantu cantik Mama ini!" pamit Mirna lalu segera pergi dari situ.


di dalam ruangan itu sudah tidak ada yang bersuara Deka berdiri seperti patung Asmat, Daffa membenamkan kepalanya di meja sedangkan Alika menutupi wajahnya dengan jaket.


" itu.... itu

__ADS_1


Dafa dan Alika berbicara secara bersamaan membuat keduanya tersenyum kikuk, yang menjadi orang ketiga diantara mereka adalah Deka yang masih setia dengan gaya robotnya itu.


" kamu duluan saja!" sahut Alika.


" no Ladies First!" ujar Dafa.


" Kamu kenapa kemarin kemarin tidak cari istri, lihatkan sekarang mama kamu bertingkah mana pakai cara memaksa lagi terus aku nggak bisa nolak?" tanya Alika kesal membuat Dafa mengerutkan keningnya karena merasa heran.


" Hei ular sanca Seharusnya kamu yang harus berkaca dengan dirimu, punya pacar bukan di ajak kawin malah di tinggalkan pas lagi sayang-sayang itu kan sakit banget rasanya!" sungut Dafa tak terima dengan perkataan Alika tadi.


" apa kamu bilang ular piton, enak sekali kamu mau punya pacar atau tidak kan urusan aku Kenapa kamu yang jadi rempong? lagian itu pacarku brengsek model ondel-ondel rusak, kenapa kamu bahas lagi di sini Emangnya kamu punya hak apa?" Ketus Alika tak terima.


" kamu kan mau jadi calon istriku, ingat ya sayang nanti malam aku bakalan datang melamarmu loh!" ujar Dafa sambil tersenyum mengejek membuat Alika bergidik ngeri.

__ADS_1


__ADS_2