MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 68


__ADS_3

Like N KOMENNYA


LOPE U FULL


LANJUT ***


kini saat Yang Dinanti pun telah tiba, di mana kedua anak manusia mengucapkan janji pernikahan mereka di altar Tuhan dihadapan para saksi yang hadir.


tetapi yang lebih membuat orang yang berada dalam gereja takjub yaitu itu kehadiran kedua mempelai ya seperti raja dan ratu dalam sehari, sungguh perpaduan yang sangat sempurna hasil dari mahakarya Tuhan.


Daffa yang sudah lebih dulu berdiri di depan altar menoleh ke arah pintu dengan hati yang tidak karuan, karena sudah 15 menit dirinya berdiri di situ tapi belum ada tanda-tanda Alika bakalan hadir.


berbagai macam pikiran yang aneh-aneh muncul di dalam benaknya kini, jangan sampai Alika Pergi karena tidak menginginkan pernikahan ini!


jangan sampai Alika Pergi karena dirinya yang selalu memaksakan kehendak, jangan sampai Alika Pergi karena dari awal pernikahan ini tak diharapkan sama sekali oleh wanita cantik itu.


" Ya Tuhan kalau dia berubah pikiran aku harus gimana, habis sudah Harga Diriku kita seperti ini?" batin Daffa frustasi tapi mau bagaimana lagi tidak mungkin dirinya harus bertindak pergi mencari Alika yang kenapa sampai sekarang belum muncul juga.


Mirna dan Bey, yang melihat kegundahan putranya itu memilih untuk mendekatimu mencoba untuk membuatnya lebih rileks. karena Biar bagaimanapun setiap orang bakalan cemas ketika berada di posisi seperti Daffa kini.


" Are you okay Boy?" tanya Bey pelan sambil mengusap pelan bahu putranya itu.


" Aku bingung harus jawab apa ini sudah molor jauh dari waktu yang seharusnya, sampai sekarang dia belum muncul juga Terus harus gimana?" tanya Dafa pelan yang berusaha memaksakan senyuman kepada semua yang hadir di situ.


" terus kamu maunya gimana, supaya kamu tidak gelisah seperti ini soalnya tampang kamu tuh sangat tidak menyenangkan kalau dipandang?" tanya Mirna memastikan.


"aku bingung Mam, jadi jangan tanya-tanya dulu ah karena sama saja nanti jawaban yang aku berikan bakalan aneh semua!" ujar Dafa pelan.


Romo yang datang pun merasa heran ketika pengantin wanita tidak ada ditempat, Padahal di dalam pernikahan tidak boleh ada namanya unsur paksaan karena itu sangat ditentang keras oleh agama.


" maaf ini sudah hampir jam 12 siang Kalau boleh tahu di mana ya mempelai wanitanya? soalnya sebenarnya rencana awal kita kan tepat jam 11 siang pemberkatan nikah akan dimulai, tapi kenapa sampai sekarang mempelainya masih belum datang?" tanya Romo memastikan.


" sepertinya ada sedikit kendala di jalan an-nissa di bisakah kita menunggu sebentar lagi?" tanya Mirna yang sudah terlihat ikutan gelisah seperti Daffa.


" Baiklah tidak masalah karena rencana baik tidak boleh kita tolak yang penting intinya mau bersabar!" ujar Romo tersebut Lalu segera pergi dari situ.

__ADS_1


Deka mendekati tuannya yang terlihat begitu gelisah, dirinya harus melakukan sesuatu jika tidak bisa dipastikan tuannya itu bakalan menanggung malu seumur hidup karena ditinggal pergi oleh calon mempelai nya sendiri di hari pernikahan.


" Permisi tuan an apa ada yang bisa saya lakukan?" tanya Deka memastikan.


Daffa menatap kearah asistennya itu dengan tatapan tajam, sebab bukan memberinya solusi tapi malah meminta solusi darinya. padahal jelas-jelas pria itu tahu kalau Daffa sedang kebingungan, tapi malah membuat suasana hatinya tambah kacau.


" bisa Tidak kamu pergi dari hadapanku sekarang!" ujar Dafa setengah berbisik sampai tak sadar jika dari depan pintu sudah muncul orang yang membuat dirinya gelisah dari tadi,


" Hei anak nakal Akhirnya hari ini ini berubah juga statusmu, Coba lihat di depan pintu Siapa yang datang! " ujar Mirna sambil tersenyum membuat Dafa menoleh ke arah yang ditunjukkan Mamanya itu.


" Mama itu calon istriku, Ya Tuhan Mama Iya beneran itu dia! ampun cantik sekali bidadariku itu ah rasa-rasanya Inginku bungkus bawa pulang, biar nanti pemberkatan nikahnya hanya disaksikan orang-orang tertentu saja!" ujar Daffa setelah berantusias sedikit langsung berubah pikiran.


Mirna mendengus kesal atap ke arah putaran yaitu yang ada saja kalau ngomong yang suka aneh kebanyakan, dirinya pun memilih untuk kembali duduk di samping suami yang dari tadi hanya menggelengkan kepala melihat tingkah putranya itu.


" papa menantu kita cantik banget, mama senang sekali lho hari ini karena impian Mama selama ini akhirnya terkabul juga mempunyai menantu yang manis!" bisik Mirna antusias.


dengan langkah perlahan Dika mengantar putrinya itu menuju ke altar untuk berdiri di samping Daffa, dalam perjalanan tak henti-hentinya Daffa menggoda putrinya itu agar lebih rileks lagi.


" Ya ampun nak kamu lihat tidak wajah tegang calon suami kamu tadi, Papa yakin di tengah gelisah karena takut kamu bakalan tidak datang dan akhirnya perasaan ngebet nikah nya itu jadi bumerang balik untuknya?" bisik Dika di telinga Alika.


ketika sudah sampai di hadapan Daffa, Dika memberikan tangan Alika kepada Daffa sebagai tanda agar melanjutkan dirinya menjaga Sang Putri.


" baiklah saudara-saudari karena kedua mempelai sudah ada di hadapan saya, maka pemberkatan nikah pada hari ini akan segera kita mulai!"


*R(Romo)


**MP(Mempelai Pria)


**MW(Mempelai Wanita)


R:Sebelum Janji Suci Pernikahan Kita Mulai,Izinkan saya untuk menanyakan sesuatu menurut hukum Gereja!


R:Kedua Mempelai yang hadir disini,apakah Pernikahan ini dilakukan tanpa unsur paksaan?


"Ya Tanpa Paksaan!" Sahut Daffa dan Alika bersama sama.

__ADS_1


R: Apakah Tak ada Masalah dari Pihak keluarga Tentang pernikahan ini?


"Ya Tidak ada!" Sahut Orang tua Daffa dan Alika.


"Baiklah kakau begitu kita bisa mulai!!


"Saudara Daffa Adrian yang hadir disini,Apakah Saudara menerima Saudari Alika Mariano sebagai Istri Saudara?" Tanya Romo tersebut.


"Ya Saya Bersedia!" Sahut Daffa tegas.


Kemudian beralih kepada Alika.


"Saudari Alika Mariano,Apakah Saudari Bersedia menerima Saudara Daffa Adrian yang Hadir disini sebagai Suami Saudari?" Tanya Romo itu lagi.


"Ya Saya Bersedia!"Sahut Alika tegas.


"Baiklah silahkan mengucapkan Janji Suci pernikahan kalian!


"DI HADAPAN IMAM DAN PARA SAKSI,SAYA DAFFA ADRIAN BERJANJI MULAI SAAT INI MENERIMA ALIKA MARIANO SEBAGAI ISTRI SAYA.DAN AKAN SELALU MENYAYANGI DIA BAIK SUKA MAUPUN DUKA,BAIK SEHAT MAUPUN SAKIT,BAIK UNTUNG MAUPUN MALANG.SEKIAN JANJI SAYA DEMI TUHAN DAN GEREJA SERTA SELURUH SAKSI YANG HADIR.


Romo itu Beralih kepada Alika,dan menyuruhnya mengucapkan Janji pernikahan seperti yang di ucapkan Dafa tadi.


"DIHADAPAN IMAM DAN PARA SAKSI,SAYA ALIKA MARIANO MULAI SAAT INI MENERIMA DAFFA ADRIAN SEBAGAI SUAMI SAYA.DAN AKAN SELALU MENYAYANGI DIA BAIK SUKA MAUPUN DUKA,BAIK SEHAT MAUPUN SAKIT,BAIK SUKA MAUPUN DUKA.SEKIAN JANJI SAYA DEMI TUHAN DAN GEREJA SERTA SELURUH SAKSI YANG HADIR..


Tanpa sadar Alika dan Daffa saling pandang sambil meneteskan air mata kebahagiaan,tidak terasa pertemuan yang singkat akhirnya membuat keduanya bisa bersatu.


"BAIKALAH DENGAN INI KALIAN RESMI MENJADI SEBUAH KELUARGA,DAN INGAT APA YANG DI PERSATUKAN ALLAH TIDAK BOLEH DICERAIKAN MANUSIA!"


Tepuk tangan Riuh menggema disetiap sudut ruangan,ketika para penerus keluarga besar itu bersatu.


Tanpa mereka sadari dari tadi Raka melihat semuanya,hatinya begitu sakit ketika bukan dirinya yang berada di samping Alika malah pria lain.


Menjalin sebuah Hubungan meskipun sangat lama belum tentu bisa bersatu ketika Tuhan sudah menggariskan jodoh yang lain.


🌢🌢🌢Part Besok jangan lupa ajak Misua ya,karena takut panas dingin siapa coba yang mau tanggung jawab???😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2