MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 21


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


MAAF HARI INI TELAT UP🙏🙏🙏


MAKLUMLAH REAL LIFE LAGI PUNYA BANYAK URUSAN.


LOPE U FULL


LANJUT ***


Dafa sebenarnya mendengar semua perkataan Alika,tapi ya begitulah dari pada wanita cantik itu marah marah lebih baik atur posisi terbaik.


"Heii Sanca,kamu itu kenapa sih jadi cewek cerewetnya minta ampun?" Sindir Dafa pelan.


"Woii,kamu itu yang jadi cowok tapi sensi nya lebih parah.Dasar Python ekor bengkok ,yang otaknya juga bengkok semua semoga anu nya juga nggak bengkok," Gerutu Alika yang mana membuat Deka ingin sekali tertawa.


"Pftthhh,ampun Nona anda memang manusia terlangka di abad ini," puji Deka yang tanpa sadar jika kini Dafa dalam proses ingin menerkam dirinya.

__ADS_1


"Kamu berani sama saya,dan sudah siap ku buang kepedalaman afrika supaya kamu tangkis nyamuk liar disana!"Ancam Dafa sambil menatap horor kearah Deka yang sudah atur posisi dengan menundukkan kepalanya.


"Saya mana berani Tuan melakukan itu semua,tadi itu hanya kecelakaan kecil saja kok," Bohong Deka.


wuihh memang andalan...


Ketiganya kini terlibat dalam pembahasan soal proyek,karena jika dilanjutkan perdebatan itu maka dipastikan lebaran tahun depan pun tak akan bisa habis.


"Jadi bagaimana Sanca,kamu setuju dengan pendapatku tadi?" Tanya Dafa memastikan.


"Aku setuju Python semua ide mu itu." sahut Alika yang keduanya tanpa sadar jika Deka dijadikan obat nyamuk.


Jika Alika sudah tak ingin mengingat segala perbuatan Raka,berbeda dengan pria itu yang bagaikan orang gila.


"Kalian berdua keruangan saya,dan ingat harus buat saya puas sepuasnya," perintah Raka horor.


"Baik Pak." Sahut Dea dan Vika kompak tentunya dengan senyum penuh kemenangan.

__ADS_1


"Ternyata dengan pergi nya wanita sok polos itu,aku akhirnya bisa mendesah sepuasnya kali ini," Batin Vika penuh kemenangan.


Dan akhirnya ketiganya melakukan triple didalam ruangan Raka,jika dipikir ia kenapa melakukan hal itu. Tentu saja karena hanya dengan cara inilah ia bisa melupakan kesedihan nya walau sesaat.


Setelah mendapat kepuasan sekaligus hal yang membuat ia lupa akan kesedihannya,Raka dengan kasar mengusir Dea dan Vika dari ruangannya itu.


"Keluar dari sini,dan pulang kerumah kalian.Karena hari ini kantor tutup,aku ada urusan yang penting daripada tempat ini." Hardik Raka kasar yang mana membuat Kedua wanita itu berhamburan keluar.


"Astaga tuh orang Maniak atau Psikopat sih,masa setelah puas main usir kaya kucing saja?" gerutu Dea yang masih bisa didengar oleh Vika.


"Kita sepertinya sudah salah memilih pria untuk bermain,tapi kalau di tinggalkan itu kan sayang sekali. Karena Pak Raka orangnya kuat bermain,jarang lho ada pria stamina seperti dia." Vika menimpali.


"Lebih baik pulang saja tadi kan sudah disuruh,lagian aku juga pengen istirahat nih badan lengket semua.Coba setidaknya tadi biarkan aku mandi dulu ,masa pulang dengan bau anyir semua begini," gumam Dea pelan lalu pergi mencari taksi.


Sepanjang perjalanan sopir taksi selalu mencuri pandang pada penampilan Dea,ia merasa aneh mana ada orang keluar dari kantor dengan penampilan berantakan seperti itu.


"Non,tadi ngapain saja di kantor nya,kok bisa penampilan nya kaya orang habis perang," sindir Sopir itu.

__ADS_1


"Woii nyetir yang benar jangan banyak bicara,kamu saya bayar bukan untuk wawancara," bentak Dea kasar.


"Ya elah Non,Bapak kan hanya tanya saja jangan marah marah ya!. Sahut Sopir taksi itu.


__ADS_2