MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 31


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


LANJUT ****


Keesokan paginya disaat semua sudah terbangun,berbeda dengan Alika yang masih bergelung dibawah selimut.


Ya iyalah dia masih bobo,orang tadi malam yang lain tidur eh dia nya begadang.padahal biarpun mau ditonton gaya apa,si Oppa tampan tidak mungkin datang juga kalee.


"Ma,Kaka belum bangun?"Tanya Dika memastikan.


"Bayangan saja tidak muncul apalagi orangnya," gerutu Alice.


"Tuh anak lupa atau apa sih,sudah tahu kalau proyek hari ini mulai jalan otomatis tambah sibuk.Eh sekarang malah molor,nasib nasib punya anak sebiji doang," Lirih Dika.


"Ya sudah kawin sana,cari wanita yang bisa kasih banyak anak banyak rejeki," Omel Alice.


"Lha sayang,jangan marah ya! Tadi itu hanya kiasan saja,tapi suer terkewer kewer tidak berasal dari lubuk hati yang paling dalam," Bujuk Dika yang sudah memasang wajah permohonan nya.

__ADS_1


"Huh giliran tau salah baru manis,coba kalau benar sombongnya kelebihan ditimbangan," sindir Alice.


"Kamu bangunin Kakak dulu deh Sayang,nanti tambah telat jadinya," pinta Dika.


Alice langsung menuju kamar Alika,karena sedikit lagi waktu masuk kantor.


Mereka tak pernah mengajarkan Alika menjadi pribadi yang malas,apalagi lari dari tanggung jawab.


Harta dan kedudukan sosial,jangan pernah dijadikan alat untuk kita menjadi orang yang egois.


Harta itu hanyalah titipan,entah bisa bertahan sampai selamanya,atau besok bakal diambil orang.


"Tok tok tok,Lika bangun Nak!" panggil Alice dari depan pintu.


"Astaga nih anak masa iya aku harus kasih keluar jurus andalan?" gumam Alice dalam hati.


"Alika Mariano bangun,atau kudobrak pintu kamar!" teriak Alice yang kesabaran nya sudah diujung tanduk dan bersiap akan meledak.


Ceklek


"Hemm kenapa?" Tanya Alika yang penampilan nya parah berantakan habiss.


"Kamu tanya kenapa?Bangun woii telat nanti kekantor!" Bentak Alice lalu pergi meninggalkan nya.


"Jam berapa sih sekarang sampai panggil nya pake sistem ngamuk segala?" Tanya Alika dalam hati dan masuk kembali kedalam kamar lalu melihat jam digital di ponselnya.

__ADS_1


"Apa,udah mau jam delapan?Aish Mama kok tega sih,coba kasih bangun dari tadi atau apa kek," Gerutu Alika tanpa mandi langsung mengganti pakaiannya.


lagian Nih ya anak gadis kalau tidak mandi,terus ditutup pake Make Up masalah beres.


Alice dan Dika heran kenapa Alika secepat ini menyusul turun kebawah,pasti ada yang tidak beres nih.


"Jangan bilang kamu tidak mandi?" Sinis Alice.


"Udah tahu pake nanya lagi,lagian mana bisa mandi udah telat kok." sahut Alika santai.


"Kamu mau pergi kantor dengan tanpa menyentuh air dipagi hari,astaga Nduk kok bisa ya gusti punya anak gadis kok seperti ini?" Omel Alice sambil memukul pelan otaknya.


"Ma,hal begini mah sudah biasa jadi responnya santai saja dong.Lagian masih tetap cantik,wangi dan tentunya manisnya ngalahin madu." Ujar Alika percaya diri.


"Terserah kalian tapi ayo cepat berangkat!" perintah Dika yang selalu saja tiap pagi sarapannya ditambah bumbu perdebatan ibu dan anak itu.


"Papa lebih dulu saja,aku masih ada urusan lain." ucap Alika.


"Urusan apa?" Tanya Dika memastikan.


"Biasalah urusan anak Muda,orang tua dilarang kepo!" Goda Alika sambil mencomot roti dipiring Mamanya dan makan sambil berjalan.


"Heii tidak sopan itu namanya." Tegas Alice yang kesal melihat tingkah Alika itu.


"Mah,kalau urusan perut itu tak ada namanya sopan atau tidak yang penting kenyang!" sahut Alika yang sudah keluar rumah.

__ADS_1


__ADS_2