
Diana memilih untuk tidak mempedulikan Arin sama sekali,karena pada dasarnya isi otak sahabatnya selalu saja tidak ada kata berubah.
Sedang Arin menggerutu sepanjang jalan karena merasa di abaikan secara sadar oleh Diana,persetan dengan semua orang yang berada disitu yang hanya bisa mencari tahu urusan orang lain padahal mereka tidak saling mengenal.
"Ini semua itu gara gara Diana membuat aku sudah seperti orang gila,padahal coba kalau dia sedikit peka tidak mungkin juga kan aku bakal begini!" Ketus Arin membuat Diana dari tadi terbatuk terus karena merasa ada yang sedang membicarakan soal dirinya
"Tuh anak kena penyakit dalam hati model apaan ya,hingga membuat dia sudah seperti orang gila ?" Tanya Diana sambil mendengus kesal.
"Eh kalau aku gila itu artinya kamu juga gila dong,bukan kah kita itu sehati dan sejiwa jadi selalu satu nasib?" Tanya Arin sambil tersenyum mengejek.
"Itu artinya selama ini aku memiliki nasib yang tidak beruntung,karena bergaul dengan orang aneh!" Sungut Diana membuat Arin menatap tak percaya kearahnya.
"Ya Tuhan ampun,kok bisa sih aku punya teman yang mulutnya pedas seperti kamu?" Tanya Arin memberenggut kesal.
Akan tetapi Diana memilih untuk tidak mempedulikan Arin,sebab baginya wajah Emosi gadis itu adalah bahagianya.
__ADS_1
" Coba kalau tadi tuh Om tidak jalan tidak mungkin kan aku bakal begini,tega sekali tuh orang melakukan hal ini padaku!" Ujar Arin tak bisa menahan kekesalannya.
Semua yang terjadi sebenarnya tinggal bagaimana caranya kita bawa kearah yang lebih santai,tapi itu semua sudah terjadi tidak mungkin juga harus di sesalkan.
Deka sebenarnya tidak pergi jauh dari situ hanya saja dirinya sengaja bersembunyi agar Diana tak sadar akan kehadiran nya,sebab bakal membuat wanita itu malah bertambah kesal kepadanya.
"Ternyata diam diam suka itu sangat menyiksa seperti ini,kenapa juga di depan dirinya tadi aku sok jual mahal?" Tanya Deka sambil menyalahkan dirinya yang kelebihan gengsi.
Deka akhirnya sadar bagaimana perasaan nya kini pada Diana,mungkin benar apa kata orang kalau ternyata Benci dan Cinta itu beda tipis.
Mirna yang kewalahan memikul belanjaan nya yang begitu banyak,terlihat ingin menangis ketika tidak ada Orang yang bisa dirinya minta tolong.
"Pah,kenapa malah tambah ribet begini ya bawanya?" Tanya Mirna sambil menunjukan kearah paper bag di tangannya.
"Siapa suruh kalau mau belanja sampai tidak sadar diri,jadinya begini kan terus mau bagaimana lagi?Memang nya kamu pikir kita bisa minta di kasih kembali lagi kepada toko nya,seperti yang biasa di lakukan Emak emak berdaster?" Tanya Bey sambil menatap tajam kearah sang istri yang malah hanya bisa tersenyum.
__ADS_1
"Ini kan namanya khilaf bukan tidak sadar melakukannya,soalnya semua pada kece badai membahana seperti para K-pop yang di tivi itu lho!" Jelas Mirna santai.
"Memang nya Mama cocok kalau memakai pakaian yang hanya muat kaki sebelah saja,terus mana bisa juga di kasih ke Dori yang jelas jelas lebih parah dengan tubuh Makmur nya itu?" Tanya Bey sambil tersenyum mengejek.
"Asal Papa tahu ya,kalau Mama bakal diet sebab sudah ada yang menginspirasi,agar apa yang sudah di beli tidak di buang percuma!" Wow patut di tiru apa yang dikatakan oleh Mirna tadi.
"Kenapa Papa jadi meragukan apa yang di katakan oleh Mama ya,soalnya rasanya seperti sedang berbohong tapi kebohongannya itu sudah di jabarkan secara nyata!" Sinis Bey membuat Mirna hanya bisa pasrah.
Ketika suami istri dari keluarga Adrian sedang berdebat berbeda dengan keluarga Mariano yang malah terlihat begitu santai seperti pasangan muda yang masih kasmaran.
"Mama kalau pake bandana ini pasti cantik sekali,soalnya bikin papa tambah Baper!" Bujuk Dika.
Alice yang mendengar apa yang dikatakan suami nya itu hanya bisa tersenyum malu malu,sebab siapa yang tidak bahagia ketika ada yang dengan sengaja memuji dirinya secara langsung.
"Ih Papa kok ngomong nya gitu,Mama kan jadi malu!" ucap Alice sambil memeluk erat lengan Suaminya.
__ADS_1
"Jangan malu dong seperti itu Mama,karena malunya cukup ketika Papa berada di atas Mama!" Ya Tuhan ini om om tua keladi kelewat parah ih.