MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 08


__ADS_3

HAII READERKU TERSEYENG


MAAF JIKA AUTHOR NGAJAKIN KALIAN BUAT BERHALU DISINI...TAPI TETAP SAJA NOVEL AKU WANITA TERHEBAT TETAP ONGOING KOK


LANJUT ^^^


"Dasar wanita sok polos,tingkah nya buat aku jadi mau muntah lihatnya. Nanti juga pasti bakal diduain kalau model begitu kan pasti tidak akan memuaskan Pak Raka," gumam Vika sambil menatap sinis kearah pundak Alika.


"Sayang ayo masuk kedalam kamu duduk disofa itu dulu ya,soal nya aku mau suruh Vika buatkan minuman untuk kamu," ucap Raka.


"Kalau kamu buatkan untukku boleh?" Tanya Alika sambil menampilkan wajah permohonan nya.


"Tumben Yang?" Tanya Raka sambil tertawa kecil.


"Hehe,sekali kali manja dikit boleh dong?" ujar Alika manja.


"Uh manis nya,ya sudah kamu disini saja ya aku buatkan minuman untuk tuan putri," Goda Raka.


"Makasih ya." Sahut Alika sambil tersenyum smirk.


Setelah Raka keluar dari situ,Alika mulai menjalankan akhirnya ia bahkan mengunci pintu dari dalam.

__ADS_1


Jika Alika sedang beraksi,berbeda dengan Vika yang sedang menunjukan kegenitannya pada Raka.


"Lho Pak kok sudah keluar,Alika nya mana?" Tanya Vika basa basi.


"Didalam,kamu ***** ya jadi ingin supaya saya ajak kamu main?" Tanya Raka yang melihat belahan dadanya Vika yang sengaja membuka dua kancing bajunya.


Ditambah tangan Vika yang sebelah lagi sedang mengelus area bagian bawahnya ,walaupun tertutup oleh rok nya.


Dasar manusia laknat....


"Bapak kan tahu kalau kita sama sama maniak?" ujar Vika.


"Nanti sebentar pulang kerja,karena sekarang saya harus membuatkan minuman untuk Alika dulu," tawar Raka yang sambil mengerlingkan mata nya sebelah.


Padahal tadi Vika mencoba menggoda Raka agar melupakan Alika sejenak,namun perkiraannya meleset.Ia kesal karena biarpun ia melayani Raka dengan sebaik mungkin,tetap saja posisi Alika tidak pernah tergeser.


"Alika lagi Alika lagi,kalau begini kapan aku bisa mendapatkan kamu Raka?" gumam Vika kesal.


"Sempurna!!


Itulah kata yang diucapkan Alika,karena berhasil menaruh kamera pengintai ditempat yang strategis.Ia yakin dari segala sudut ruangan itu bisa ditangkap dengan baik,hingga ia tinggal melihat hasilnya saja.

__ADS_1


"Oh iya Pintu nya kan masih aku kunci,nanti kalau dia curiga gimana?" Ucap Alika monolog.


Ketika pintu Sudah tak dikunci,Alika pun duduk manis disofa sambil memainkan ponselnya.


Tak lama Raka membawa minuman dan cemilan untuk kekasih nya,Vika yang melihatnya mencoba menawarkan bantuan.


"Mari sini saya bantu Pak," pinta Vika.


"Hemm tak perlu,soalnya tadi Alika menyuruh saya bukan nya kamu jadi lanjutkan kerjaanmu," tolak Raka sambil terus berjalan kearah ruangannya.


"Minumannya datang untuk orang yang spesial," ujar Raka antusias.


"Wah tidak terlalu buruk meskipun tampilan nya sedikit mengerikan," goda Alika.


"Astaga Sayang,kamu kok mulutnya pedas banget aku merasa seperti sedang diajang perlombaan memasak." Sahut Raka sambil tertawa kecil.


"Haha kalau kamu yang jadi kontestan nya terus aku jadi juri bisa dipastikan kamu bakal tidak akan lolos." ejek Alika.


"Aku sedih kecewa," ucap Raka yang pura pura menangis.


Begitulah kedekatan Alika dan Raka,jika orang yang baru mengenal mereka pasti akan berpikir jika keduanya adalah pasangan yang romantis setia dan tak kan mendua.

__ADS_1


Namun sayang,jika ditelusuri lebih dalam lagi hubungan mereka ini semuanya tak ada yang serius. Penuh dengan kepura puraan dan berat sebelah,disaat Alika berusaha mati matian untuk setia ternyata pasangan nya malah mendua.


Bagaimana reaksi Alika esok hari melihat kelakuan kekasihnya itu,akan kah ia masih bisa tersenyum seperti ini?


__ADS_2