MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 167


__ADS_3

Ya Tuhan ini kenapa Aki aki dan nenek nenek jadi lebay begini ya,apa mereka pikir semua pasangan muda di dunia ini gila dan sengklek seperti mereka.


" Ya sudah kalau begitu jika kita pergi ke suatu tempat yang menurut Mama didalam drama yang biasa di tonton,katanya lebih mantap dan menggoda?" tawar Alice pada suaminya itu.


" Nah gitu dong kan rasanya kita seperti pasangan yang baru menikah, masih saja selalu panas di manapun dan kapanpun hingga membuat anak muda bakalan merasa iri dengan kita berdua!" ujar Dika antusias.


pasangan suami-istri itu bahkan tidak peduli dengan keadaan sekitar mereka yang terlihat begitu ramai, karena bagi keduanya hidup itu sudah punya jalan masing-masing tidak perlu harus terlalu pusing dengan urusan orang lain.


"kita rasanya seperti sedang bulan madu seperti Daffa dan Alika yang kelihatannya gerakan mereka terlalu lambat, untung juga kita sudah tua kalau tidak bisa dipastikan pulang dari sini bakalan ada Dika Junior yang kedua!"Alice yang dari tadi sedang berbunga-bunga mendadak langsung merasa kesal kepada suaminya itu karena sudah mengatakan hal yang tidak-tidak.


Sebab bukan dirinya tidak mau mempunyai anak hanya saja kondisinya yang tidak menjamin untuk hal itu bisa terjadi,maka dari itu dirinya selalu menolak ketika ada yang membahas hal yang paling tidak ingin dirinya bahas meskipun sang suami sendiri.


"Papa, kalau ingin menikah lagi Mama tidak masalah agar apa yang Papa inginkan itu bisa terlaksana lagian juga banyak gadis cantik di sini yang bisa dijadikan kedua. hanya saja Tolong jangan membahas hal yang tidak bisa Mama berikan sama sekali, karena itu sama saja dengan papa membuat mama merasa terbebani dengan segalanya. " pinta Alice.


Dika menyadari kesalahan yang telah dilakukannya barusan yaitu dengan keceplosan Dengan mengatakan hal yang tidak seharusnya,hanya saja tadi itu dirinya secara refleks mengatakannya tanpa ada niatan untuk menyakiti hati wanita yang sudah hidup ber puluhan tahun dengan nya.

__ADS_1


" Astaga Mama tadi itu Papanya bercanda tidak ada nada serius di dalamnya Mama jangan tersinggung seperti begitu dong apalagi menyuruh Papa menikah dengan wanita lain, jadi kalau memang Emang mama tidak mau mau mendengarkan hal itu lagi Papa bakalan mulai dari sekarang menghentikan nada bercanda tentang yang begituan!" Pinta Dika agar Alice tidak marah lagi.


" Mama tidak marah kok pak hanya tadi itu ada sedikit nada protes dari versinya Mama supaya Papa besok lusa sadar dengan keadaan tidak asal-asal ceplas-ceplos,sebab Mama ini bukan anak kecil yang bisa saja mendengar perkataan berulang kali Tetapi menahan sakit di dalam hatinya!" tegas Alice bukan karena ingin menjadi istri yang pembangkang hanya saja memperbaiki yang bengkok menjadi lurus yang tidak senang menjadi senang dan yang tidak sesuai harapan menjadi sesuai.


" istri papa itu memang paling terbaik di jagat raya ini soalnya setiap kata-kata yang diucapkan tidak pernah salah, Bagaimana kalau kita menyesuaikan dengan drama-drama yang Mama nonton selama ini yaitu dengan mengunjungi tempat-tempat yang menjadi favorit para anak muda. karena Biar bagaimanapun meskipun kita sudah tua jiwa muda kita itu harus tetap membara agar tidak dikira sudah ketinggalan zaman gaya hidupnya, padahal sebenarnya kita ini adalah orang yang mengikuti perkembangan zaman tanpa terkecuali yaitu seperti mama yang hobi sekali ngedrakor!" tawar Dika gantian yang tidak ingin selalu menonton berada di negeri Sakura itu dengan hanya dari mall pergi ke hotel keluar cari makan setelah itu balik ke hotel lagi.


" aduh papa memang paling terbaik deh, Mengerti saja apa yang Mama inginkan sekarang ini! Ya sudah ayo kita lakukan seperti yang biasa dilakukan oleh orang-orang kalau datang ke tempat ini,tapi misalnya kalau ada Mirna di sini Mirna di sini bakalan tambah seru!" entah mengapa Alice tiba tiba mengingat tentang CS nya yang satu itu.


"Ya mana bisa begitu Bukan tadi katanya ingin jalan sendiri-sendiri biar tidak ada yang saling mengganggu,kenapa sekarang malah menyesali hal itu padahal mungkin mereka sekarang yang sedang melakukan shopping yang gila-gilaan seperti yang dikatakan oleh Mirna?" tanya Dika dengan apa yang dipikirkan oleh istrinya sekarang ini karena jika tidak maka bisa dipastikan Alice bakalan marah-marah tidak jelas.


" ya Ini juga kan Bukan Papa mau ngomong seperti apa hanya mewaspadai saja tapi kalau memang tidak sesuai ya sudah Jangan marah-marah dong nanti alhasil kita berdua yang diperdebatkan tidak enak,lebih baik kita menikmati kesempatan yang ada karena besok lusa belum tentu bakalan datang yang untuk kedua kalinya sebab kalau nanti papa sudah balik kita bakalan sering terpisah karena kesibukan masing-masing!" tawar Dika kepada istrinya itu.


kini kedua pasangan suami istri itu sudah pergi dari tempat yang semula ke destinasi wisata yang berada di tempat itu yang biasa sering ditunjukkan di berbagai drama yang ada, yang sangat sayang dilewatkan jika berada di negeri Sakura itu meskipun tanpa kehadiran Alika dan Mirna yang merupakan teman teman jalan Alice.


tanpa kedua nya sadari ternyata di kamar hotelnya Alika sedang mengeluarkan isi perutnya yang tidak ada makanan di dalamnya yang hanyalah air,membuat Daffa jadi panik karena tidak tahu harus berbuat apa sebab kemarin-kemarin tidak seperti begini keadaannya Alika.

__ADS_1


"Kita ke rumah sakit sekarang ya soalnya aku takut kamu kenapa napa dan juga bakalan bertambah parah, soalnya selama ini kamu kok tidak seperti begini Kenapa tiba-tiba terjadi ya?" Bujuk Daffa.


"Aku baik baik saja kok mungkin karena efek dari semalam tidak ada makanan yang masuk jadinya angin deh yang gantian masuk,tapi kamu Jangan khawatir nanti kalau aku sudah istirahat dengan benar pasti dia bakalan kembali sehat!"Tawar Alika sambil memaksakan senyuman di wajahnya.


namun berbeda dengan Dafa yang begitu cemas memikirkan keadaan istrinya yang terlihat begitu pucat seolah tidak ada aliran darah sama sekali ,hanya saja Daffa tidak bisa berbuat banyak jika itu semua adalah kehendak Alika.


Alika yang melihat wajah cemas suaminya itu membuat dirinya hanya bisa tersenyum,habis mau bagaimana lagi ketika aroma rumah sakit adalah momok yang sangat menakutkan bagi Alika.


"Aku baik baik saja kok, Kamu jangan terlalu cemas berlebihan seperti begitu Itu,seolah aku sedang sakit keras dan juga rasanya mungkin sedikit lagi mau mati?" Bujuk Alika.


"Tapi kan kamu tahu sendiri kalau selama ini tidak pernah mengalami seperti yang begini,apa aku telepon Mama saja biar dia kesini?" Tanya Daffa dengan raut wajah yang begitu cemas.


"Jangan,kasihan nanti mereka bakal cemas nantinya kalau sampai tahu aku kenapa napa!Lagian mungkin yang aku butuhkan sekarang itu adalah istirahat, sehingga lebih segar nantinya dan kalian tidak bakal cemas lagi?" Tolak Alika.


Pasrah itulah yang sedang di lakukan oleh Daffa kini,sebab di saat istrinya sakit dirinya malah tidak tahu harus berbuat apa.

__ADS_1


Ternyata inilah kali pertama dalam hidupnya ketika istri sakit,karena selama beberapa bulan baru kali ini Alika sakit.


__ADS_2