MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN

MANTANKU BRENGSEK VS SUAMIKU AROGAN
episode 14


__ADS_3

HEHE KAK INI PERTANYAAN NYA



DAN INI JAWABAN KU:


AKU SEMANGAT JIKA KALIAN NGE-LIKE NYA BANYAK☺☺☺


LOPE U FULL


LANJUT ^^^


Alika yang dongkol terhadap Ana karena menambah kadar emosi dalam dirinya,memilih untuk pergi dari tempat itu sebelum kesabarannya habis.


"Dasar teman tidak ada ahklak,bukannya kasih solusi yang terbaik malah aku dikatain. Aku doakan semoga dia putus dengan pacarnya yang katanya mirip Dylan Wang itu,dan setelah itu dia menangis darah sampe guling guling," gumam Alika sambil komat kamit tak jelas mirip mbah dukun lagi baca mantra.


Tanpa Alika sadari jika kemunculan nya sedang ditunggu dua pasang mata,ia yang tak tahu menahu keluar dari ruangan Ana lalu berniat keluar tapi sayang seribu sayang dirinya menjadi korban suami istri yang ingin memiliki menantu.


"Pah,itu menantu kita!Kalian tunggu sini Mama samperin dulu ya,mau ajak makan bareng," ujar Mirna antusias sambil menunjuk kearah Alika.


"Sayang,menantu Mama calon ibu cucu Mama sini sayang," teriak Mirna kepada Alika membuat Dafa menutupi wajahnya karena malu dengan tingkah absurdnya Mirna.

__ADS_1


"Ya ampun derita jomblo kok gini amat ya,ini mah Mama secara tidak langsung mengatakan kepada dunia kalau anaknya tidak mampu cari pacar," gumam Dafa dalam hati.


Alika terkejut mendengar teriakan Mirna barusan,namun ia tak mau merasa diri jangan sampai yang dimaksud adalah orang lain.


Maka dengan penuh percaya diri,Alika berjalan lagi namun lagi dan lagi Mirna memanggil karena Alika yang tak kunjung konek.


"Sayang kok malah jalan lagi,Mama panggil kamu lho," ujar Mirna lagi lalu menarik tangan Alika membuat wanita cantik itu bingung.



Sambil tersenyum Alika pun menanyakan maksud dan tujuan Mirna memanggil dan menarik dirinya.


"Permisi Tante ,pasti salah orang deh?" Tanya Alika memastikan.


"Astaga sungguh memalukan sikap Mama ini,Ya Tuhan lenyapkan ku dari muka bumi ini," Gumam Dafa Frustrasi.


Alika dengan memaksakan senyum diwajahnya ,ia mengikuti langkah kaki Mirna yang membawanya ketempat duduk yang tampak ada seorang pria paruh baya dan seseorang lagi yang punggung nya tak asing bagi Alika.


"Pah,ini calon menantu kita," ujar Mirna semangat.


"Wow,pilihan Mama memang yang terbaik Papa setuju sekali," ucap Bey Papanya Dafa.

__ADS_1


"Siapa nama kamu nak?" Tanya Bey.


"Alika Om." Sahut Alika malu malu.


"Ehh jangan panggil seperti itu dong,kamu panggil Papa sama Mama ya," pinta Mirna.


"Eh iya Tante eh Mama," sahut Alika malu malu.


"Fa,Kamu kok diam saja ayo sapa dong calon istri kamu ini." Perintah Mirna yang mau tak mau Dafa menatap kearah Alika dengan tatapan yang datar.


"Hemm." Ujar Dafa pelan.


"Dia cowok songong dan sombong ini Anak tante?" Tanya Alika yang sedang menatap tajam kearah Dafa.


"Eh Tante sih,panggil Mama! Oh kalian sudah saling kenal ya,wow bagus dong jadi tak perlu kerja berat lagi untuk kalian." Sahut Mirna antusias.


"Mama kok bisa sih punya anak seperti dia,coba diganti sama orang lain begitu biar aku kan tidak menolaknya," ucap Alika yang ternyata sedang mengerjai Dafa.


"Heh,Kamu pikir aku mau sama wanita cerewet menyebalkan kaya kamu?" Tanya Dafa kasar.


"Songong," Sarkas Alika Kasar.

__ADS_1



Dafa menatap tajam kearah Alika,ia kesal wanita satu ini membuatnya mati kutu karena tak bisa membalasnya sebab Mirna sedang menatap tajam kearah mereka.


__ADS_2