
Zaky yang bertelanjang dada berdiri sambil mencharge ponselnya. Ia mencoba menyalakan ponselnya. Lila yang masih duduk di pinggir kasur memandanginya dengan takjub. Seumur hidup Ia belum pernah melihat pria bertelanjang dada, sedekat ini, berdua di kamar pula. Apalagi pria yang bersamanya sanat tampan. Tubuhnya yang tegap, kulitnya yg putih, juga dadanya yang bidang. Lila jadi berdebar - debar. Merasa di pandangi, Zaky menoleh pada Lila.
" Hey? Apa kamu mau masuk angin? Menatapku sampai seperti itu, kenapa? Mau menggodaku?"
"Ehh tidak."
Lila mengambil kemeja Zaky dan beranjak ke kamar mandi. Ia melepas kemejanya yang berbahan siffon, karena tipis jadi basah saat terkena hujan. Dia juga melepas roknya hanya tersisa celana pendek. Lila lalu memakai kemeja Zaky yang kebesaran. " Hmmm harum sekali." ujarnya dalam hati sambil mendekatkan hidungnya ke kerah baju itu. Senang sekali menghirup aroma tubuh pemilik baju.
Lila lalu keluar dengan langkah perlahan dari kamar mandi. Zaky melihatnya tapi ekspresinya biasa saja. Mungkin karena dia sudah menikah, melihat yang seperti itu sudah biasa, bahkan Ia sudah melihat istrinya lebih dari itu. Lila masuk ke dalam selimut dan berbaring. Semua tidak terjadi seperti yang di khayalkannya. Zaky duduk di pinggir tempat tidur, mendekatkan ponsel di telinganya menelepon seseorang.
" Halo sayang, Aku tidak bisa pulang. Ban mobil ku pecah. Aku di desa tempatmu ingin membangun sekolah, ingat? Aku kesini untuk melihat Lokasinya.Tidak... Aku tidak apa apa. Iya.. ada motel di sisi bukit, tapi kamarnya jelek. Iya sayang... Bajuku basah.. Besok pagi beritahu pak pandi untuk menjemputku dan hubungi mobil derek juga. Aku akan kirim lokasinya. Kamarku nomer 11. Iya sayang.. Aku juga mencintaimu." Zaky mengakhiri panggilannya dan mencharger kembali ponselnya.
" Hmm manis sekali.."
" Tentu saja. Makanya, menikahlah."
" Tidak ada yang mengajakku menikah."
"Kau saja yang mengajaknya menikah."
" Siapa?"
" Pria yang kau cintai."
" Aku mencintaimu. "
" Hahahah.. "
" Apa? Aku memang mencintaimu."
" Aku kan sudah bilang, Aku sudah menikah."
" Jadi kau tidak suka padaku?."
__ADS_1
" Entahlah." Zaky berbaring di kasur.
" Kau suka wanita seperti apa?"
" Seperti Istriku. Aku suka wanita yang pintar."
" Ceritakan tentangnya.."
" Dia pintar, karena kau juga pintar jadi aku juga menyukaimu."
" Aku tidak pernah mendengar tentangnya, aku melihat media sosialmu juga tidak ada fotonya, di kantor juga tidak ada."
" Kau mencari tahu."
"Aku penasaran.."
" Aku pencemburu, Aku tidak ingin orang lain memandangnya dan memujinya. Aku pernah mengajak nya dalam peresmian Apartemen, tapi mereka kayawan pria tidak bisa menjaga matanya. Jadi aku menyembunyikannya."
"Cari tahu saja.."
Keduanya diam sejenak.
" Sudah putuskan aku ini apa? tanya Lila.
" Apanya?"
"Bagimu aku ini apa?"
"Apa harus?"
" Iya!"
"Menurutmu apa?"
__ADS_1
"Mulai lagi..." Lila cemberut.
"Hahaha"
" Selingkuhanmu.. aku selingkuhanmu kan?"
" Apa aku berselingkuh?"
" Tentu saja. Hampir tiap hari kamu makan siang denganku dan sekarang kita berdua di kamar ini. Apalagi kalau bukan selingkuh. Istrimu pasti akan menceraikanmu jika Ia tahu."
Zaky mengangkat tangannya ke kepala. Menarik napas panjang. Apa aku sedang selingkuh? Bertanya dalam hati.
" Benarkan? Aku selingkuhanmu?." Lila memastikan. Zaky membalikkan badannya ke tembok.
" Sudahlah.. Aku mau tidur."
Zaky berusaha tidur, meskipun pikirannya tiba tiba merasa terganggu. Lila juga membalikkan badannya dan pergi tidur.
---
Lila terbangun dari tidurnya. Ia melihat jam dinding. pukul 4 pagi. Ia melihat Zaky yang tertidur dengan pulas di sampingnya. Bahkan tidur saja dia sangat tampan pikir Lila.
Pikirannya melayang ke awal pertemuan mereka beberapa bulan lalu. Pertemuan yang di sengaja. Sengaja menabrak Zaky pesta, sengaja masuk ke mobil Zaky dengan berpura pura di kejar debt collector, dan sengaja meninggalka dompetnya di mobil Zaky.
Semua ini Ia lakukan karena pacarnya, Benny. Lila nyatanya memang punya hubungan dengan Benny, Benny berpura pura memecatnya untuk menghindari konflik rumah tangganya. Ia menjanjikan akan menikahi Lila dangan syarat Lila harus melumpuhkan Zaky sebagai saingan berat perusahaannya. Namun nyatanya saat ini Lila justru jatuh cinta pada Zaky.
Akhir akhir ini benny sering menelepon. Lila malas sekali meladeninya. Jika bisa mendapatkan Zaky kenapa harus bertahan denga Benny. Zaky lebih baik dari benny dalam segala hal, terlebih dia tidak punya istri tipe detektif dan galak seperti istri benny.
Lila memandangi Zaky lagi. Pria yang tampan, mapan, baik hati dan sayang pada anak anak. Istrinya? Apa hebatnya istri yang selalu dirumah memakai daster.
" Aku akan merebutmu dari istrimu..."
---
__ADS_1