SELINGKUH

SELINGKUH
Mencari Tahu


__ADS_3

Tia terjaga dari tidurnya, matanya sakit sekali.


Kenapa aku bisa di tempat tidur?


Ia bangkit dari posisi tidurnya, duduk bersandar di kepala ranjang. Kepalanya terasa pusing sekali. Ingatan tentang perselingkuhan Zaky terlintas lagi di kepalanya.


Hatiku terasa sakit sekali. Oh Tuhan, Apa yang harus aku lakukan.


Zaky melintas di depannya sedang memutar mutar dasi di lehernya. Ia menoleh ke Tia.


" Sayang, Kau sudah bangun? Apa merasa lebih baik?"


Tia tidak menjawab, hanya memandang Zaky dengan tatapan sinis. Bibirnya cemberut.


" Bisa tolong pakaikan ini?"


Zaky memang terbiasa di pakaikan dasi oleh Tia. Tia tidak menjawab, Ia melambaikan tangannya memanggil Zaky mendekat. Zaky berputar ke sisi lain tempat tidur. Tia menurunkan kakinya, duduk di pinggir tempat tidur. Zaky berlutut, Tangannya di paha Istrinya. Tia pasti tidak sanggup berdiri pikirnya.


Tia mulai memutar dasinya, kemudian meriknya dengan kuat.


"Akh! sayang kau mencekikku!" Reflek Zaku memegang tangan Istrinya.


Aku memang ingin sekali mencekikmu, tahu?


Setelah dasi terpasang, Zaky belum juga bangkit.


Apalagi?


" Tidak ada ciuman selamat pagi?" Tanya Zaky. Tia menggeleng.


" Ayolahhh..." Zaky menggosok tangan ke paha Tia yang mulus.


Tya membungkuk mencium bibir Zaky.


Zaky tersentak." Akh ! Kenapa menggigitku? Sayang apa kau sedang datang bulan hah? Aneh sekali." Zaky bangkit dan memakai jasnya.


" Pergilah ke dokter kalau kau merasa belum sehat." Ia mengambil tasnya.


" Sayang !" Kata Tia sambil berusaha bangkit.


" Apa aku boleh meminjam laptopmu?" Tanyanya pada Zaky.


" Kamu kan punya Laptop sendiri?"


" Iya, tapi chargernya rusak, baterainya habis."


" Yasudah pakai saja."


" Nyalakan. Kamu kan menguncinya dengan password?"


" Passwordnya tanggal lahir Zoya. Aku pergi dulu ya."


" Baiklah." Tia berbalik mau mengambil laptop di laci.


" Tidak ada ucapan terima kasih?"


Tia berbalik, berlari dan melompat ke Zaky. Zaky yang terkejut melepas tas nya dan reflek mengangkat tubuh istrinya. Tangan Tia melingkar di lehernya dan Kaki Tia bersilang di pinggang Zaky. Tia mencium bibir Zaky dengan bertubi tubi. Zaky sampai kesulitan bernafas dan menurunkan istrinya untuk menghentikan ciuman itu. Ia lalu tersenyum, memegang pipi Tia dengan kedua tangannya.


"Kau ini kenapa? Tadi marah sekarang menggodaku, bisa bisa aku tidak jadi ke kantor."


" Tadi minta Terima kasih, Yasudah, Pergilah."


" Iya."


Zaky pun pergi berangkat bekerja.


Bisa jadi itu ciuman terakhirku untukmu.


Sepeninggalan Zaky, Tia segera mengambil laptop di laci, membuka dan menyalakannya.


Aku akan mencari tahu.


Tia memasukkan password, sebentar kemudian membuka Aplikasi whatsApp.

__ADS_1


Tenyata whatsapp nya terbuka, jadi siapa wanita itu?


Tia melihat daftar chat di WA milik Zaky. Setelah mengecek dari atas, dia tidak menemukan apa apa.


Apa mereka bertemu setiap hari? jadi tidak perlu chatting, Mungkin saja pernah menelepon, Tapi itu pasti di ponselnya. Huh!


Aku akan bertanya pada Pak Pandi Nanti.


Bip! Bunyi notifikasi. Ada email masuk ke alamat email Zaky. Tia segera membuka nya.


Tagihan Kartu kredit! Ayo kita lihat sebanyak apa kau menghabiskan uangmu untuk wanita itu!


Zaky punya beberapa kartu kredit, salah satunya ada pada Tia dan yang Lainnya ada pada Lila.


Terlihat deretan Nama dan Angka di sana.


Yang ini pasti Tagihan kartu kreditku, karena ini kebanyakan Baby shop dan supermarket. Dan ini... Hmm Hanya tagihan listrik dan Restauran. Lalu ini.. Hah! Toko perhiasan? Ada butik pakaian import juga? Tas import. Apa mereka belanja bersama? Aku ingin sekali membunuhmu Zaky! Teganya Kau!


Bip! Notifikasi lagi. Chat dari Robi.


Hari ini aku Akad Nikah Bos. Datanglah. Kau kan Bosku. Pestanya Nanti malam. Sudah tahu kan?


Tia tidak membalasnya.


Dia akan menikah? Zaky tidak memberitahuku. Apa dia akan datang kesana dengan wanita itu? Ah! Aku harus datang kesana.


Tia mengambil ponselnya dan menelepon Robi.


" Halo."


" Hey! Kau akan menikah dan tidak mengundangku."


" Hey! Sudah lama tidak bicara malah memarahiku!"


" Undang Aku!"


" Aku sudah memberikan undangan pada pak bos tahu!"


" Dia tidak memberitahuku. sepertinya dia tidak mau mengajakku! Undang aku!"


" Hahaha kau tahu aku akan membuat keributan? ternyata kau sudah tahu ya?


" Apa?"


" Bos mu selingkuh.."


" Kau sudah tahu?"


" Tentu saja. Aku akan memergoki mereka di pestamu!"


" Hey kau ini! Apa kau tidak sedih?..?"


" Tentu saja aku sedih. Tapi untuk apa menangisi itu, aku pikir aku harus membalas mereka. Aku sangat marah sekarang!"


" Hey, Kau tidak boleh begitu pada bosku, Dia tidak benar benar suka pada Lila..."


Jadi namanya Lila.


" Menurutmu begitu? Hey, kenapa kau tahu namanya hah?"


" Dia asistenku tahu."


" Apa?! Pantas saja tidak ada chat di antara mereka, mereka bertemu setiap hari! "


" Hey, kau sudah menyelidiki bosku rupanya.


" Yasudah. Terima kasih sudah mengundangku. Aku pasti akan datang. Pasti!"


" Ingat, jangan membuat keributan. aku akan Akad nikah sebentar lagi. bye."


Tia hanya tertawa dan menutup panggilan itu.


Robi dan Tia berteman sejak di Australia, karena Tia berpacaran dengan Farel sahabat Robi saat mereka semua kuliah di sana. Robi dan Farel usianya di atas Tia, mereka sering pergi bertiga kemana mana. Itulah sebabnya mereka sangat akrab. Tapi sejak Tia menikah dengan Zaky, Robi sengaja menjaga jarak. Ia pun tak pernah bertemu Tia lagi kecuali saat acara kantor.

__ADS_1


Tia diam sejenak. Berpikir. Ia mendapatkan sebuah ide. Kemudian dia tersenyum.


Tiba tiba Ia merasa kekurangan sesuatu.


Anakku! Astaga, Sudah seharian aku tidak berjumpa anakku. Mama rindu sekali.


Ia berlari keluar kamar mencari anak anaknya.


---


Di kantor Lila kesepian. Robi menikah hari ini sedangkan Zaky pergi ke acara Akad nikah Robi.


Nanti malam pesta pernikahan Robi di gelar. Apa Zaky datang bersama istrinya? Aku akan mengajaknya pergi denganku.


---


Zaky sedang menyetir menuju ke hotel tempat akad nikah robi di gelar.


Aku tidak akan mengajak Tia. Semua orang pasti akan melihatnya dengan tatapan kagum itu. Aku benci sekali. Aku pergi sendiri saja.


---


Tya baru saja menyusui nami. Ia tak henti hentinya mencium keempat putrinya, merasa bersalah karena meninggalkan mereka seharian.Bi tuti agak tenang karena semua tidak seperti yang Ia bayangkan. Tia ternyata tegar sekali.


Tia meminta pak pandi menemuinya setelah Ia makan. Pak pandi tidak bisa mengelak lagi, dia akan mengatakan semua yang Ia tahu.


Tia di ruang tengah sedang menonton bersama anak anak. Nami sudah tertidur setelah puas menyusu. Tia meminta Bi tuti membawa nami dan kakaknya ke kamar anak anak. Ia ingin bicara dengan pak pandi.


" Pak, Aku sudah tahu namanya, Lila, mereka sekantorkan? Lalu apalagi? katakanlah, jangan ada yang di sembunyikan..."


" Mereka ke desa bersama, tidur di kamar yang sama, dan kalau saya tidak salah, Lila itu memakai baju tuan pagi itu...."


Wajah Tia menjadi merah, Ia merapatkan giginya. Rasa sedih dan marah menjadi satu.


Mereka sudah sejauh itu rupanya.


" Apalagi pak?"


"Nyonya baik baik saja?"


" Iya."


" Saya tahu dimana Ia tinggal, Apartemen milik perusahaan, Hari tuan kecelakaan itu, saya menjemputnya di sana."


" Lalu."


" Lalu saya melihat Tuan lagi di showroom. Bi tuti juga melihatnya. Mereka berpelukan."


Ohh kau pasti membelikannya mobil. Apa kau senang sekali pada wanita yang suka menghabiskan uangmu? Baiklah! Aku juga akan menghabiskan uangmu!.


" Masih ada lagi pak?"


" Tidak.. Apa nyonya baik baik saja?"


" Pak pandi, kau tahu..." kata Tia sambil mengambil kerupuk di stoples.


" Aku ingin sekali meremas mereka berdua seperti ini..." kata Tia sambil meremas kerupuk itu.


Pak pandi menahan tawanya, Ia pikir nyonyanya akan sedih berkepanjangan, namun justru kebalikannya. Ia sedikit lega.


" Jangan tertawa pak Pandi, atau aku akan meremasmu juga... "


Pak pandi tersenyum.


" Tidak nyonya. Saya permisi dulu."


Tia berpikir sejenak.


Aku akan membalas kalian berdua. dan sekarang aku akan mempersiapkan diri untuk pergi berpesta.


Ahh lama sekali aku tidak ke pesta.


Tia tersenyum sinis.

__ADS_1


---


Semoga novelnya salah satu favoritemu ya teman teman. Biar ada notif nya. Aku mohon Like dan komen. Plisss 😆😆😆


__ADS_2