SELINGKUH

SELINGKUH
AFFECTION : Berkunjung


__ADS_3

Putri berlari mengejar Yuda dan Rian ke parkiran, sebelum kedua pemuda itu berlalu pergi dengan motornya.


"Kak, tunggu!" teriak Putri berlari.


Yuda pun menoleh pada gadis itu, sedangkan Rian sudah siap menunggu dengan menggunakan helm teropongnya. "Ada apa?" tanyanya.


"Ini." Putri menyodorkan pembungkus dari kertas tebal kepada Yuda, dengan menunduk untuk mengatur nafasnya.


Yuda mengernyitkan dahinya, kamudian menerima. "Ini apa?"


"Itu jaket milik kakak, aku mengembalikannya." sahut Putri tersenyum.


"Ah, baiklah. Terimakasih."


"Putri yang seharusnya berterimakasih karena kakak sudah dua kali nyelametin Putri."


"Bukan apa-apa kok, itu hanya kebetulan saja." sahut Yuda. "Yaudah kalo gitu gue pulang dulu." pamitnya, menaiki motor.


"Iya kak, hati-hati dijalan." ucap Putri melambaikan tangan.


Sedangkan Rian yang menyaksikan itu hanya memutar bola matanya, jengah. Tak peduli.


****


Setibanya dirumah Rian, Sefia sudah berdiri didepan pintu menyambut anak kesayangannya itu.


"Mami." sapa Rian, mengecup pipi Sefia.


"Anak mami udah pulang, ih kecutnya." ledeknya, mendengus hidungnya.


Rian mencium badannya sendiri. "Gak lah, masih harum gini kok." sahutnya cemberut.


Sontak Sefia jadi tertawa. "Ha ha mami cuma bercanda kok, gitu aja ngambek." mecubiti kedua pipi putranya, lalu menoleh. "Oh ya, ini siapa?"


"Oh iya, Rian lupa." mengalungkan lengannya dileher temennya dan tangan yang satunya memukul dadanya. "Kenalin, ini namanya Yuda mi. Dia temen sekelas Rian."


"Wah tampannya." puji Sefia.


"Yuda tente." ucap Yuda mengenalkan diri, lalu Sefia mencium pipi kanan dan kirinya.


Sefia mengacak rambut Yuda, gemas. "Anak tampan, masuk yuk! Tante udah nyiapin banyak masakan."


Yuda tersenyum, merasa senang diperlakukan layaknya anak sendiri. "Iya tente." sahutnya, mengangguk kecil, sebelum masuk kedalam.


Yuda duduk disebelah Rian dan Sefia hanya duduk memandangi keduanya.


"Tante gak makan?" tanya Yuda.


"Liat kalian berdua, tante udah kenyang kok." sahut Sefia dengan senyum lebarnya.

__ADS_1


"Dih, mami bisa aja." sahut Rian mendengus, lalu menoleh pada temannya. "Mami itu, yang mau makan masih nunggu papi pulang kerja, baru mereka makan bareng."


"Serius?"


Rian mengangguk, dan Sefia hanya tersenyum membenarkan. "Serius! Entahlah, padahal kalo laper kan tinggal makan aja."


Sefia menjitak kening Rian, hingga ia mengaduh. "Anak kecil mana ngerti, sih."


Yuda hanya bisa tertawa melihatnya, kemudian ia diam sejenak dan menunduk. "Seandainya mamaku masih ada, pasti mama akan melakukan hal yang sama." ucapnya pilu.


Seketika Rian dan Sefia langsung terdiam, melihat Yuda tengah bersedih karena mengingat orangtuanya yang sudah pergi.


Sefia lalu mengambil lauk dan menaruh diatas nasi milik Yuda. "Makan yang banyak, ya!" ucap Sefia, menenangkannya.


Yuda jadi tersenyum kembali, lalu melahap banyak makanan yang ada didepannya. Begitupun dengan Rian, ia ikut tersenyum lega ketika temannya itu tak bersedih lagi.


"Makanannya enak, gak? Kamu suka?" tanya Sefia.


Dan Yuda mengangguk cepat untuk menjawabnya. "Enak tante, Yuda suka."


"Yaudah, kalo gitu tiap hari tante akan masak buat kamu."


Yuda jadi tersenyum penuh syukur. "Makasih." ucapnya senang.


****


Setelah puas Yuda makan dan bermain, akhirnya Yuda berpamitan untuk pulang.


"Gak usah, rumah gue kan deket." sahutnya, lalu datang berpamitan pada Sefia.


"Loh Yuda, udah mau kemana?" tanya Sefia, beranjak dari duduknya ketika Yuda datang mendekatinya.


"Yuda pamit pulang dulu tante, takutnya papa nungguin dirumah."


"Oh gitu, ya udah hati-hati pulangnya. Besok nginep di rumah ya?!" pintanya kemudian.


Yuda mengangguk. "Iya, besok Yuda bakal nginep disini."


"Ah, asik nih! Gue jadi punya temen sekamar." sahut Rian senang, dan Yuda jadi tertawa.


"Yaudah, pamit pulang dulu ya! Terimakasih."


"Sama sama, sampai jumpa besok ya."


"Iya." sahut Yuda, menaiki taxi.


Sepanjang jalan, Yuda menatap lampu - lampu jalan. Menatap pilu dengan pikiran yang membeku.


Betapa iri dirinya melihat Rian yang bahagia, bisa merasakan kasih sayang yang sempurna dari kedua orangtuanya, tidak seperti dirinya yang selalu merasa tertekan ketika menginjakkan kakinya didalam rumahnya.

__ADS_1


Sungguh, Yuda sangat enggan kembali kerumahnya jika bukan karena papanya yang begitu menyayangi dirinya. Tetapi papanya juga tak sepenuhnya ada untuknya karena harus sibuk dengan segala pekerjaannya dikantor.


Sedangkan Yuda selalu mendapat caci maki dari nenek yang tak menginginkan kehadirannya. Jika bukan karena papanya, Yuda lebih memilih pergi saja walau ia tak tahu akan kemana akhirnya.


"Mama, Yuda kesepian." ucapnya pilu dalam tangis.


****


"Sayang, udah pulang." sapa Sefia menyambut suaminya datang.


Dedi memeluk istrinya dan memberi kecupan sekilas di pipinya. "Maaf ya, pulangnya agak telat."


"Gak apa-apa kok." sahutnya, melangkah bersama memasuki kamar utama. Kemudian membantu melepaskan jas suaminya. "Tadi temennya Rian datang kesini." ucap Sefia memberitahu.


"Oh ya, siapa mi?"


"Namanya Yuda, persis kayak nama anaknya Lia." sahut Sefia.


"Yang namanya Yuda kan banyak mi, meskipun begitu ya gak apa-apa sih. Bagus kalo mereka berteman."


"Iya sih, papi bener." sahut Sefia, sebelum suaminya menarik pinggangnya dan memagut bibirnya. "Pi, udah ah. Makan malam dulu yuk! Mami laper."


"Hn, oke. Yuk!" ajaknya. "Oh ya papi lupa, bentar lagi Aldy Nadin bakal datang kesini sama anaknya juga."


"Wah, bagus dong."


Dedi mengangguk, merangkul istrinya. "Iya, katanya sih anaknya Aldy satu sekolah sama anak kita."


"Oh ya, kira-kira mereka saling kenal gak ya?"


"Gak kayanya, soalnya anaknya Aldy persis kayak Nadin dulu. Kutu buku banget sampai lupa caranya nyari temen."


"Hm beda banget sama Rian yang bandel." sahut Sefia berdecak.


"Mirip mami tahu." ledek Dedi.


"Papi lah! Rian itu anakmu."


"Anakmu juga." sahut Dedi telak, membuat Sefia kesal dan mencubit perut suaminya hingga ia mengaduh kesakitan dan tertawa.


****


AKAN MULAI CRAZY UPDATE DARI TGL 1.


Author Juga Crazy Update FOBIA PRIA TAMPAN.


Dannnn SELINGKUH 2, Bakal hadir!! Udah Author update tapi masih nunggu review.


Semangatin Author dengan Like, Komen, Poin.

__ADS_1


Kamsamida Zeyeng :*


__ADS_2