
Zaky keluar rumah dan melihat Pak Pandi, Ia mengayunkan telunjuknya.
" Bisa bicara sebentar pak?"
Pak pandi setengah berlari menghampiri Zaky.
" Ada apa tuan?"
" Duduklah, aku ingin bertanya tentang Tia."
Pak pandi lalu duduk di kursi halaman bersama Zaky.
" Ceritakan semua, dimana kau menjemputnya dan bagaimana keadaannya waktu itu."
"Saya menjemput Nyonya di sebuah apartemen. Nyonya keluar dengan wajah yg pucat juga lemah. Setelah itu ia minta di antarkan ke dokter kandungan yang biasa kita kunjungi. Nyonya menginap disana semalam. Dan mengatakan pada saya untuk tidak memberitahu orang rumah."
" Dokter kandungan?"
" Iya Tuan. Oh iya, kepala Nyonya juga terluka dibagian dahi. bibirnya juga."
" Hem baiklah, apa yang kau ceritakan sudah semuanya pak?"
" Sudah Tuan.."
" Baiklah, pastikan tidak ada orang asing yang masuk. Kau tahu ******** itu mengincar keluargaku."
" Baik tuan."
Zaky pun meninggalkan Pak Pandi menuju mobil, dan disusul Robi. Mobil mereka pun berlalu meninggalkan rumah.
Pak Pandi merenung,
Berarti pria di berita itu adalah penjahat dan dia menjebak Nyonya. Apa dia akan melakukam hal buruk lain. Aku harus menjaga keluarga ini. Mereka seperti keluargaku sendiri.
---
Lila duduk di depan Laptop yang di pinjamnya dari Tia. Katanya ingin membaca e-book tentang melahirkan dan merawat bayi. Padahal sebenarnya Lila ingin mencoba membuka akses data inti perusahaan S&C Company milik Benny.
Setelah membuka portalnya, Lila mencoba membuka datanya. Lila menekan password yang ia ingat pernah ia tekan dulu saat bersama Benny. Ternyata terbuka.
Ini masih password lama. Bodoh. Ingatanmu pasti lemah sampai tidak berani mengganti password. Baik, kita lihat data keuanganmu dan proyek barumu. Semoga ada celah untuk menghancurkannya.
---
Robi menyetir dengan tatapan kosong. Zaky sejenak melihat ke arah Robi kemudian bertanya. Robi hanya menggeleng. Pikirannya masih kacau. Seharusnya Ia tidak perlu mengatakan perasaannya pada Lila. Hubungan mereka pasti tidak akan sama lagi nantinya.
" Kita mau kemana Bos?"
" Aku sudah membuat janji dengan beberapa media. Aku akan mengkonfirmasi berita kemarin sambil menunggu jawaban somasi Benny."
" Hem.. baiklah. Di kantor?"
" Iya di kantor."
---
Tia menyalakan ponselnya. Sudah dua hari ponselnya di matikan. Ia takut menghadapi respon temannya yang pasti sudah melihat berita tentang dirinya kemarin. Benar saja, begitu ponsel menyala hampir 5000 chat masuk. Tia tidak ingin membacanya. Ia menandai semua pesan chat dan menghapusnya. Itu membuatnya merasa lebih baik.
__ADS_1
Sebuah panggilan masuk dari nomor tidak dikenal. Ragu, Tia menjawab telepon itu.
" Halo.."
" Akhirnya ponselmu aktif juga."
Benny.
" Untuk apa menelepon?"
" Kau mengatakan semua pada Zaky?"
" Bukan urusanmu!"
" Somasi ini, kau akan menyesal!"
Jadi Zaky melayangkan somasi?
" Aku tidak takut padamu, karena Zaky bersamaku sekarang!"
" Wah wah, jadi kau tidak takut aku akan mencelakainya?"
" Kenapa harus takut, aku bahkan harus menahan Zaky agar tidak menghabisimu! "
" Hahaha, baiklah. Kita lihat apa yang akan terjadi selanjutnya."
Benny menutup teleponnya. Ia mendengus kesal.
Dia tidak takut lagi padaku, apa ia menceritakan juga bahwa aku akan memperkosanya? Menginjaknya? Karena itulah ia akan menghabisiku? tidak. Aku akan mencari tahu. Aku harus kesana untuk memastikannya.
---
"Aku akan membayar untuk judul yang baru, pastikan berita hoaks itu tenggelam. Katakan bahwa foto itu rekayasa dan video itu di ambil di tempat yang lain. Aku akan membayar berapapun itu. Selipkan juga berita pembangunan resort perusahaan ZAK company."
" Apa judul yang bapak inginkan?"
" Terserah apapun yang terpikir oleh kalian, tapi cenderung memperbaiki reputasi kami kembali. Berita kemarin benar benar mencoreng nama baikku dan citra perusahaan, harga saham jatuh beberapa poin."
" Baik pak. Kami mengerti."
Tak lama setelah itu mereka pamit pulang. tinggal Zaky dan Robi di ruangan.
" Semua terkendali bos. Tapi kita harus membayar mahal. Benny sialan itu!"
"Belum. Aku belum tahu apa yang terjadi pada Tia hari itu. Tapi aku tidak ingin bertanya padanya. Dia pasti masih shok. Soal uang bayaran pada media , aku tidak peduli, ini menyangkut harga diri istriku."
" Oia, Lila mengirim data perusahaan Benny padaku."
"Pelajari saja. Aku berniat menghentikan pembangunan resortnya."
"Kau ingin bersaing dengannya bos?"
"Dia yang ingin bersaing, menggunakan cara kotor. Bukan salahku jika ini akhir kejayaannya. Kau tahukan? aku tidak pernah peduli dengan perusahaan lain, aku hanya fokus pada targetku, tapi dia membangunkan singa yang sedang tidur. Jadi aku terpaksa memangsanya. Berandalan bodoh!"
Robi terkekeh. Akhir akhir ini dia melihat Zaky yang lebih ekspresif, ya, karena akhir akhir ini mereka banyak di rundung masalah.
---
__ADS_1
Malam hari, Robi membaca berita lagi. Ia memastikan awak media melakukan perintah Zaky. Ia pun tersenyum dengan melihat headline news.
-Persaingan bisnis, Bos S&C bersaing dengan cara kotor.
-Istri di paksa menyebar hoaks, presdir S&C tertekan bisnis.
-Perselingkuhan cuma hoaks, Bos properti sebar foto dan video palsu.
-Mandul, Istri presdir S&C sebar hoaks, mengancam suami agar tidak di tinggalkan.
-Istri bos properti sebar hoaks, takut di tinggal karena mandul.
Hah? Mandul? Istri cecunguk itu mandul? mengapa ada berita seperti ini. Bahkan kami tidak tahu. Bisa bisa ini hoaks juga.
Dari kamarnya Lila tersenyum membaca berita. Puas sekali rasanya melihat berita malam ini. Ada berita tentang konfirmasi perselingkuhan Tia, Pembangunan resort dan Mira istri posesif yang mandul.
Cepat sekali di siarkan. Baru tadi siang aku menelepon media dan mengatakan Mira itu mandul. sekarang sudah jadi headline. Oh Benny yang malang, kau tidak tahu berurusan dengan siapa. Kau sudah memghancurkan aku. Maka seluruh hidupku akan aku habiskan untuk membalasmu!
Sementara itu Mira menangis tersedu sedu di kamarnya. Benny berputar putar di sampingnya gelisah dan kesal dengan berita yang beredar.
" Diamlah! Kau membuat aku bertambah pusing!"
"Ini semua karenamu! kalau saja kau tidak menulis berita perselingkuhan itu di media, aku tidak akan sampai malu begini! Semua orang akhirnya tahu keadaanku. Selama bertahun tahun aku menyombongkan diri dengan mengatakan tidak ingin punya anak dulu, aku ingin menikmati hidupku, tapi sekarang semua jadi tahu bahwa aku berbohong!"
"Sudahlah! Kau tidak akan mati karena tidak bisa punya anak!"
"Kau! Aku berusaha menerima keadaanku, tapi sekarang orang orang tahu! Lalu bagaimana mereka akan melihatku!"
Bukk!!
Benny menendang Meja. Ia kesal sekali melihat berita berita yang menyudutkannya dan Mira. Ia pun berencana akan menemui Zaky besok. Kedatanganku mungkin akan menggertaknya, pikir benny.
Sementar mira, Akhirnya merasakan sakitnya di sudutkan dengan berita miring. Tidak ada yang salah menjadi wanita yang tidak bisa punya anak. Hanya saja Mira terlanjur berbohong pada semua rekan dan kerabat bahwa ia sendiri yg sebenarnya menunda punya anak. Dan kini Ia harus menahan malu. Sosialita yang namanya akan di kenal sebagai penyebar hoaks dan pembohong.
Apa ini karmaku? karena membiarkan dia menyakiti wanita itu. Oh Tuhan, hancurlah hidupku.
---
Semoga suka ya 😊
Show your love ya pembaca yang baik.
❤❤❤
☺Like
☺Commet
☺Share
☺Rate
☺Vote
☺Favorite
Makasi buat kalian yang selalu dukung aku.
__ADS_1