SELINGKUH

SELINGKUH
AFFECTION : Suasana Hati


__ADS_3

Rian tengah merebahkan tubuhnya diatas kasur, mencoba menenangkan kepalanya yang terasa pening.


Pertemuan tadi pagi membuat hatinya pilu, begitu sedih dan kecewa. Orang yang sudah lama ia harap malah menyakitinya, mematahkan harapannya dengan luar biasa. Siapa yang tidak sakit jika menelan kekecewaan seperti itu.


"Kakak." panggil Agista sembari berteriak, membanting tubuhnya diatas kasur.


Ketika Agista melakukan hal mengagetkan seperti itu, biasanya Rian selalu mendengus kesal padanya. Tapi kali ini tidak, bahkan Rian memiringkan badannya dan tak peduli.


"Kakak kenapa?" tanya Agista, mencoba melihat raut wajah sang kakak.


"Kakak ada masalah?" tanya Agis lagi ketika sang kakak tak menjawab pertanyaannya.


"Gak apa apa, udah sana kamu pergi aja!" jawabnya tanpa menoleh pada adiknya.


"Dih, kakak jahat banget." cibirnya, lalu memelas. "Agis kan kesini mau minta tolong, bantu Agis ngerjain PR."


Rian menghela nafas kasar, bagaimana pun dirinya tidak mugkin mengabaikan adiknya. Meskipun Agista sangat menyebalkan, namun Rian sangat menyayanginya.


"Yaudah kakak bantu." ucapnya kemudian, beranjak duduk menatap adiknya yang tengah menunduk sedih.


"Nah gitu dong." sahutnya antusias, mengulas senyum kembali.


Rian jadi ikut tersenyum melihat tingkah adiknya itu, bikin suasana hatinya cukup membaik.


****


Untukmu, semua hati yang pernah mencintai dan dicintai. Yang pernah di khianati sampai tak ingin hidup lagi. Baca kisah ini dengan hati hati.


****


"Kakak." ucapnya berbisik, pada kakaknya yang tengah duduk didepannya sembari membaca buku.

__ADS_1


"Hem." sahutnya tanpa menoleh.


"Boleh gak kalo Agis pacaran?" tanyanya perlahan, penuh ke hati-hatian.


Mendengar pertanyaan itu, sontak membuat Rian menjitak dahi adiknya hingga ia mengaduh kesakitan.


"Aduh! Sakit kak." pekiknya, mengelus dahinya.


"Rasain! Siapa suruh masih kecil udah berani pacaran." ucapnya bersindakap.


"Dih! Siapa juga yang pacaran, ini kan masih minta ijin kakak. Lagian Agis udah gede, udah SMA kakak." tekannya, dengan nada kesal.


"Ck Ck! Belajar yang rajin dulu biar pinter, baru mikirin buat cari pasangan."


"Oh oke! Agis bakal buktiin kalo Agis bakal jadi juara dikelas." ucapnya dengan antusias.


"Halah, nilaimu aja selalu dibawah rata-rata kok." umpatnya. "Selesaikan PR mu sana!"


"Ya, terus?"


"Ya terus, kakakku kapan nyusulnya? Pacar aja gak punya." sahutnya meledek, cekikikan sendiri.


"Dih! Dasar." menjitak dahi adiknya kembali.


"Huh! Sakit tau." dengusnya semakin kesal. "Dasar jomblo! Pacaran noh sama si Mela, kasian tiap hari datang kerumah buat cari perhatian mami papi."


"Dih, Ogah." sahutnya dengan mimik tak suka.


"Agis juga ogah sih kalo punya ipar kayak dia, ngeselin banget." ucapnya membuat Rian jadi tertawa.


"Dasar kamu ya! Omongannya gak pernah sinkron." Rian tertawa, kemudian mengelus Rambut adiknya dengan sayang. "Kamu mirip sama temen kakak pas sekolah dulu, cerewet, nyebelin, ada aja tingkahnya yang bikin ketawa."

__ADS_1


"Wah, iya kah kak?" tanya Agis.


Rian mengangguk. "Iya, tapi dia pinter gak bodoh kayak kamu."


"Huh! Lagi lagi." Agis jadi kesal, beranjak lalu secepat mungkin bergelantung dipunggung kakaknya.


"Turun Gis! Berat tau." keluhnya, mencoba melepas lengan adik yang melingkar. "Gis, turun!"


"Gak mau." sahutnya tegas. "Ucapin dulu, kalo Agis anak baek, pinter, cantik, dan manis."


Rian jadi berdecak. "Agis anak baik, pinter, cantik, manis dan gak ngeselin." ucapnya cepat. "Udah, turun!" desaknya kemudian.


"Nah gitu dong." ucapnya ketika melepas pelukannya, serta turun dari punggung sang kakak.


"Dasar!" Rian jadi mengeram, kesal dan ingin balas menjewer adiknya.


Tapi begitulah si Agis, dia langsung berlari cepat ketika tahu kalau kakaknya akan membalasnya.


"Jangan lari!" teriak Rian, mengejar sang adik yang berlari heboh.


"Ck! Ck! Anak berdua itu tiap hari bikin ribut aja." Dedi menggelengkan kepalanya. "Udah pada gede tapi kelakuannya masih kayak anak-anak aja."


****


OTW NGETIK....


BAYARLAH LELAH INI DENGAN LIKE.


KOMEN DAN VOTE POIN/KOIN JIKA BISA!


JAN KENDOR POINNYA YAA BIAR MASUK 20 BESAR LAGI

__ADS_1


__ADS_2