True Love

True Love
EPISODE 104


__ADS_3

.....๐ŸŒธ๐ŸŒธ.....


"


***


Abrisam berdiri dan akan melangkah , terlihat pria matang itu mengeluarkan selembar kertas putih yang berisikan catatan kecil yang telah ia lipat dan disematkan nya kertas tersebut dikontong jas hitam yang akan dikenakan Tomy .


"Tom! Belajar lah menghafal kan nama calon istri mu dan kalimat ijab mu !" Nasehat Sam.. sembari berlalu pergi - bersama Wildan .


Tomy mengangguk ...tak lama dengan perlahanTomy melangkah hendak mengambil selembar kertas itu , akan tetapi kedatangan para sahabat Tomy membuat niat awal pria itu berubah..


**


*


*


"Semua makhluk berhak memilih atas apa yang ia kehendaki , Meski hati nurani tak sejalan dengan akal dan pikiran , untuk sebuah kehidupan yang realistis- akan suatu keadaan fisik . Ketika semua nya kita letakkan pada ke ikhlaskan pada sang khaliq in syaa Allah itu LAH yang TERBAIK.


**


Mentari pagi terlihat menyinari..


Sambungan suara dari ponsel Ameena terdengar...


"Ma.afin kak Ajeng ya Meen .... ! Tidak bisa datang keacara nikahan mu !" Ucap sesal Ajeng.


"Tidak apa kak .. kalau memang kak Ajeng berhalangan .. mohon doa nya ya kak !?" Suara Ameena.


"In syaa Allah doa samawa kakak lantunkan selalu untuk saudari ku ini !?" Ucap Ajeng .


*


*


Setelah selesai menerima telpon , kini Ameena bergegas masuk kedalam mobil untuk menuju tempat acara akad..


Ameena menggerakkan kepala nya kekanan kekiri.. kebetulan Lisa melihat nya dan mencoba menerka..


"Apa kamu mencari putri mu nak ?"


Ameena mengangguk ...


"Kia tadi sudah berangkat bersama nak Ketty dan mama nya !" Sambung Lisa .


Ameena terlihat mengangguk


Diperjalanan , menuju masjid tempat akad ..


"Lee .... kenapa macet sekali jalanan didepan !!?" Ucap seorang Ibu yang terlihat panik.

__ADS_1


Leon keluar dari kendaraan .. dan melangkah kearah penyebab kemacetan- yang hampir memakan waktu 17 menit dari pukul 6.


"Bagaimana .. ?!" Tanya Lisa yang melihat kedatang sang putra.


"Sepertinya kita harus memutar arah maa.. !" Sahut Leon dengan menutup pintu mobil dan memasang sabuk pengaman.


Meena terlihat mengarahkan tatapan nya kearah luar kendaraan , dari kejauhan Meena meilhat seorang pria tua sedang dalam keadaan kritis dengan memegang bagian lengan yang sedang mengucur darah .


CEKLEK.. suara pintu terbuka


" MEENA MAU KEMANA KAMU NAKKKKK?!!!!" teriak Lisa yang melihat Ameena tiba -tiba menghampiri mobil yang menjadi sumber kemacetan , Meena menatap aneh pada banyak nya orang yang berkrumum tapi tidak ada satu orang pun mau menolong pria tua itu - yang meringkuh disebuah pelataran perkantoran .


Dengan memakai setelan Abaya brukat berwarna putih , Ameena mencoba membantu .


**


Jam 6.30..


Katty dan Hanifa telah berada didalam kendaraan dan sesekali melihat arah jam yang melingkar dilengan.


" Ayo Faaa.. ngebutttt.. !!" Ucap khawatir Ketty kepada Hanifa..


"Sabar mbak .. ini jalan raya- bukan sirkuit ! " sungut Hanifa dengan terus menatap kearah depan.


**


Setelah menempuh perjalanan dari tempat akad , hingga sampai pada alamat yang ada pada chat yang telah dikirim Ameena .. ..


*


*


Hanifa -Ketty mengarahkan pengelihatan nya pada suara kaca pintu mobil yang diketuk dari luar ..


Dengan mata membulat..


"MEENA.. !!" Pekik kedua nya...


Selang detik berganti menit ..


" Kemana nicob mu Meena.. ?!" Oceh Hanifa dengan mencoba memperbaiki dandanan Ameena didalam kendaraan yang kini melaju.


"Dan mana Leon dan tante Lisa... ???" Pertanyaan yang begitu memiliki tanda tanya besar , dari Ketty dan Hanifa..


"Kamu tahu nggak ? Acara akad nikah mu jam 7 lewat 1 menit ! Dan sekarang sudah jam berapa .. ?? " ucap Ketty dengan nada emosi ..


"Jam 6. 45 " sahut Hanifa dengan melihat arah jam tangan.


Dengan suara melembut "MA.AF.. !! " satu kata dari Ameena ,


"Bagaimana Kia ! kak -mbak ?" Tanya Ameena dengan melihat Katty yang terus memacu.

__ADS_1


"Alhamdulillah Kia anak nya pintar !


Dengan menggangguk menjawab ucapan Ketty , Ameena mulai menceritakan kejadian yang baru saja ia alami.


Setelah mendengar cerita dari Ameena .. Ketty terlihat menghentikan laju kendaraan sejenak dan mengarahkan tatapan tak biasa kearah Ameen..


"Kamu mau menikah Ameena ! Sempat -sempat nya kamu masih peduli akan nasib orang lain - bagaimana kalau disaat kamu menolong pak tua tadi -sesuatu yang buruk menimpa mu - atau para pendemo yang telah menikam pak tua itu juga ikut menyerang mu ?! " sahut kesal bercampur khawatir Ketty .


Ameena hanya terdiam akan ungkapan kata dari Ketty dan menatap Hanifa yang sibuk memasang cadar tali pada dandanan .


**


Tepat pukul 06.55 .


Ameena ,Ketty dan Hanifa tiba ditempat akad..


Dengan sedikit membungkuk kan tubuh , Hanifa duduk disamping pak kyai dan berkata dengan lirih , terlihat pak kyai mengangguk tanda mengerti akan penjelasan sang putri , Setelah itu pak kyai berdiri menghampiri Tomy....


**


Kini saat yang ditunggu oleh semua para tamu ..


Duduk menghadap kearah pak kyai - didampingi dua saksi - dengan niatan tulus dalam hati - Terhadap calon istri - yang telah dipilih oleh sang kyai.


Dengan punggung menegak - pak kyai mulai menjabat ..


"Bismillah hirohmanirrohim.. " suara pak kyai.


"Aku nikahkan engkau dan aku kawinkan engkau dengan AMEENA binti -!" .. saat pak kyai menyebut nama mempelai wanita - tiba -tiba Tomy melepas jabatan tangan tersebut.


Pak kyai merasa aneh , begitu pun beberapa saksi dan semua para tamu - saat suara yang terdengar begitu lantang kini menghilang.


Tomy mendadak teringat sesuatu -saat pak kyai menyebut nama wanita itu , tangan besar merogoh saku dan meraih selembar kertas .


Mata tajam kini berkaca setelah ia membaca ..


Pandangan mengarah lurus kedepan , dimana saat ini Ameena tengah duduk dengan anggun bersama seorang anak kecil buta - yang duduk dengan setia menemani sang bunda...


Sam yang sedari tadi duduk tak jauh dari Tomy tersenyum haru - saat melihat netra Tomy yang berkaca mengarah pada nya.


Sam menepuk pundak tegap Tomy "Jodoh mu tak akan tertukar Tom !?" Ucap Sam didepan pak kyai dan para saksi .


Selang detik berlalu...


"Ma.af pak kyai - apa bisa diulang.. !" Pinta Tomy dengan tatapan berbeda ..


Jujur ! saat ini jantung hati Tomy makin terasa berdegub tak menentu , akan tetapi niatan dalam hati telah menjadi pondasi akan sebuah janji suci kepada sang ilahi.


.....๐ŸŒธ๐ŸŒธ.....


Selamat pagi kak.. author kembali ...

__ADS_1


__ADS_2