
Happy reading 🤗
Famira hanya mampu menangis batin, tak berani bersuara. Jika ia bersuara pastinya Kevin akan mendengarnya.
Menjelang subuh, Kevin bangun dan ia juga membangunkan Famira untuk shalat tahajjud lalu dilanjutkan dengan shalat subuh.
''Sayang...., yuk bangun. Kita shalat dulu'' ajak Kevin dengan menggoyangkan pelan lengan Famira
''Hoammmm...., iya mas'' jawab Famira lalu ia terduduk.
Melihat Famira sudah bangun, lalu ia beranjak dari ranjang menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan menghadap sang khalik.
Sembari menunggu Kevin keluar dari kamar mandi, Famira mengambil tasbihnya dan mulai berdzikir. Setiap dzikir yang keluar dari bibirnya selalu ia panjatkan agar penyakitnya segera berakhir dan ia bisa sembuh dari leukimia.
Famira terus berdzikir sampai Kevin keluar dari kamar mandi. Saat sudah keluar, Kevin mengenakan baju koko putih dan sarung warna hitam.
Lalu ia mengambil peci hitam didalam lemari dan menghampiri Famira.
''Sayang...,aku sudah selesai. Sekarang giliran kamu. Aku tunggu di sini'' ucap Kevin
''Iya....,aku akan membersihkan tubuhku dulu'' jawab Famira
15 menit kemudian, Famira sudah selesai. Dan saatnya mereka untuk menjalankan ibadah dan menghadap sang khalik.
__ADS_1
Setiap sehabis shalat, Kevin selalu memanjatkan doa agar keluarganya diberi kelanggengan dan keharmonisan.
Famira pun begitu, ia berdoa semoga ia lekas sembuh dari penyakitnya, dan jika ia tidak sembuh maka ia meminta agar Allah tidak mencabut nyawanya sebelum janin yang dikandungnya lahir ke dunia ini.
Sembari menunggu waktu subuh, Kevin dan Famira mengaji bersama, mereka membaca surah Al waqiah. Mengaji bersama dan juga saling menyimak.
25 menit kemudian, adzan subuh berkumandang dan mereka menyudahi mengajinya dan duduk anteng mendengarkan suara adzan. Menjawab setiap lafazd adzan, karna sudah seharusnya kita menjawab.
Bukti kita menghargai Muazin yang sedang adzan.
Setelah adzan subuh selesai, mereka pun langsung melaksanakan shalat subuh. Saat Kevin mengangkat kedua tangannya untuk takbiratul ihram, hati Famira langsung terenyuh dan tersentuh karna suara Kevin sangat menyejukkan hati dan pikirannya.
Apalagi saat Kevin membaca surah pendek, Famira langsung meneteskan air matanya.
Sungguh cengeng, tapi ada alasan tersendiri mengapa ia menjadi cengeng jika berdekatan dengan suaminya.
Pagi hari yang cerah, semoga menjadi awal hari yang baik untuk mereka lalui.
Untuk mengawali hari yang baik mereka membaca doa menjelang pagi.
Ada yang hapal enggak readers?
Kalo enggak pada hapal, nih author kasih tau.
__ADS_1
Dan nanti jika sudah hapal, kalian amalin yak dirumah. Supaya pagi kalian selalu diberkahi Allah, Aminnn.
Author kasih latinnya, biar mudah di hapal.
"Allah humma bika ashbahna, wabika amsaina, wabika nahya, wabika namutu, wailaihin nusyur" baca 3x ya gaes.
Inget! kalo udah hapal, langsung di amalkan biar dapet pahala.
***
Selesai shalat subuh, Kevin mengajak Famira untuk duduk di luar balkon menikmati pemandangan pagi yang indah dan embun pagi. Nyaman sekali rasanya.
Sehabis shalat subuh memang di anjurkan tidak tidur lagi, tapi saatnya kita untuk menikmati indahnya alam yang sudah Allah ciptakan. Karna di pagi hari adalah waktu yang cocok untuk mengawali hari, mengais rezeki dan melakukan aktifitas lainnya.
Siapa yang bangun pagi, maka ia akan mudah mendapatkan apa yang ia inginkan.
Dan siapapun yang bangun kesiangan, maka ia akan kehilangan banyak waktu untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.
Bersambung
.
.
__ADS_1
.
Tinggalkan komentar dan like yak.