
Hola semua.
Assalamualaikum, semuanya.
Readers yang paling aku cintai sayangiππππ
Author mo ceramah bentar, tolong baca nanti yak, hehehe.
Disini aku mo kasih tau maksud dari novel yang aku buat.
Ketulusan Dan Kesetiaan
Hem, dari judulnya aja pasti semua udah paham makna dari tulus ataupun setia.
Definisi dari Ketulusan adalah tulus ketika kita sedang mengerjakan sesuatu dengan tulus tanpa paksaan.
Sedangkan Kesetiaan adalah setia dengan apa yang menjadi pedoman hidup masing-masing. Author yakin pasti semua punya komitmen hidup dan pasti akan setia dengan komitmen itu apapun nanti yang akan terjadi.
Author liat ada beberapa yang komentar, mengenai kisah cinta antara Zahra dan Arka.
Komentar 1. \= ''Thor coba buat Zahra cantik, terus buat banyak pria yang mengejar-ngejar Zahra dan biarkan nanti Arka menyesal sudah menyia-nyiakan Zahra''
Gini sayangku, author jelasin yak, dulu aku juga mikir kek gitu, tapi aku pikir-pikir lagi. Males lah, karna aku banyak baca novel yang awalannya pasti kayak gitu, awalnya menyia-nyiakan terus akhirnya menyesal. Dan banyak novel yang kayak gitu isinya, sampe bosan aku bacanya. Aku pengen buat yang sedikit berbeda dengan yang lain. Dan kalo aku terusin buat kayak gitu, ntar yang ada malah kayak drama Indosiar.
Komentar 2\= ''Zahra bodoh, kenapa enggak pisah aja, tinggalin si Arka"
Aduh, sayangku. Itu bukan karna Zahra bodoh yang mau mempertahankan pernikahannya dengan Arka, tapi ia setia dengan komitmen hidupnya yang ingin menikah sekali dalam seumur hidup. Author sengaja buat karakter Zahra kayak gitu, karna author mo ajarin gimana sih caranya orang bisa tulus dan setia dengan apa yang sekarang ia pegang.
Komentar 3\= '' Kenapa sih setiap alurnya pasti wanita terus yang jatuh cinta, padahal kan udah tau kalo cowoknya enggak cinta sama dia''.
Ini komentar yang bagus untuk di jawab. Author seneng dengan komentarnya, makasih ya kak, komentarnya.
Wanita, dia punya seribu perasaan dan satu cara. Ia mampu mencintai seseorang dengan tulus tanpa paksaan. Zahra begitu tulus mencintai Arka, padahal kita tau kan kalo Arka itu begitu arogan dan kasar padanya. Tapi entah kenapa Zahra kok kuat ya.
Mencintai orang sudah halal baginya maka hukumnya sah-sah saja. Meski ia mencintai orang yang belum bisa menerima kehadiran diri kita dalam hidupnya.
__ADS_1
Contohnya Zahra, dia gak marah saat Arka bersikap kasar padanya, ia sabar dan juga paham jika Arka terpaksa mengikuti kemauan orangtuanya untuk menikah dengannya.
Zahra yakin jika Tuhan selalu bersamanya, mensuport dirinya agar sabar dan tabah menghadapi sikap Arka. Ia tulus mencintai Arka, karna dia adalah suaminya dan bagaimanapun caranya ia akan tetap mempertahankan pernikahannya demi menepati komitmen hidupnya hanya menikah sekali dalam seumur hidup.
Semua akan berubah jika kita berusaha untuk bisa mengubahnya, bahkan ada takdir yang bisa di ubah dan tidak bisa.
Tuhan akan menguji kesabaran hamba-Nya, apakah ia akan bertahan atau memilih mundur sebelum berperang dengan kejamnya dunia.
Dan terbukti, akhirnya perlahan-lahan Zahra bisa meluluhkan hati suaminya yang begitu keras seperti batu. Berkat ketulusan cintanya, Arka bisa berubah menjadi pria yang baik dan tidak arogan seperti dulu, pernikahan yang sudah berada di ambang perceraian bisa terselamatkan karna usahanya dalam meluluhkan hati Arka.
Inget ya genks, dalam rumah tangga banyak tantangannya dan siapa yang kuat maka pernikahannya akan langgeng sampai tua tapi jika ia tak kuat maka perlahan pernikahan akan retak dan akan terjadi perpisahan.
Iya kalo misalnya berpisah belum punya anak, nah kalo udah punya anak, kan bisa berabe urusannya nanti.
Sang anak bisa kekurangan kasih sayang dari orang tuanya. Author enggak mau lihat mereka seperti itu. Sengaja aku buat kayak gitu karna author enggak mau nasib dari anak-anak mereka seperti author.
Eh, malah curhat, tapi emang gitu sih kenyataannya.
Dan jika misal berpisah belum punya anak, apakah kehidupan selanjutnya akan bahagia?
Janda, uh dari namanya aja udah aneh. Kalian pasti tau kedudukan menjadi janda itu berat, ia selalu mendapat cacian dan makian dari para wanita yang sudah bersuami. Apalagi jika janda kembang, aduh ngeri dah.
Di pandang sebelah mata, dan bisa mempengaruhi mentalnya jika nanti ia akan menikah lagi.
Menikah itu bukan mainan, menikah itu adalah hal yang sakral dan tidak sembarangan. Menikah adalah melatih kedewasaan seseorang, apakah bisa saling tukar pikiran saat sedang kena masalah? Apakah bisa menerima kekurangan dan kelebihan dari salah satu pasangan?.
Setiap rumah tangga akan di uji dengan berbagai cobaan.
Ada yang diuji dengan sikap suami atau istri dari salah satu pasangan.
Ada yang diuji dengan sikap mertua yang kurang mengenakkan hati.
Masalah ekonomi
__ADS_1
Masalah anak.
Nah kalo Zahra ia di uji oleh Allah yang nomor 1. Jadi, jangan banding-bandingin ya sama cerita lain.
Walah dalah banyak bet yak, ceramahnya. Hehehe, maap ya genks.
Sekedar informasi, ya sayangku, jika tidak terima dengan ceramahku, kalian boleh komentar kok.
Oh ya kasih tau dong sama author apa yang kalian dapat dari cerita ini.
Pertanyaan author buat kalian dan tolong jawabnya.
Apakah ceritanya menarik?
Apa ceritanya terlalu berbelit-belit?
Gimana sama alur ceritanya?
Apakah cerita ini ada sedikit yang menyinggung perasaan readers?
Apakah author terlalu cerewet?
Please jawab ya, yah meskipun hanya 1 pertanyaan. Setidaknya kalian bisa jawab.
Kalo kalian masih setia sama cerita author, mampir yuk ke karya baru, ini menceritakan kisah cinta anak mereka. Sedikit menguras air mata, ceritanya. Sudi mampir, Alhamdulillah. Author tunggu kedatangan readers π.
Judul : Perjalanan Cinta
Wassalamu'alaikum, keep smile and healthy readers π
__ADS_1