
.....🌸🌸.....
Terlihat pria tampan beranting itu akan memasuki mobil mewah nya yang telah menunggu didepan restaurant..
Disebrang jalan .. ada seorang wanita muda berhijab besar ..sedang membeli minuman BoBa dengan melepas lelah setelah berlari dimalam hari..
Mata tajam Tomy mengarah pada wanita yang sedang duduk didepan sebuah kios minuman B0BA tersebut.
Pria don juan itu bukan nya tak mengenali siapa yang saat ini ia lihat.. walau saat ini tubuh nya tak lagi subur..
Kini tatapan itu ia palingkan..seraya berlalu dan beralih menatap pemandangan malam dari balik kaca mobil .
**
" HAAAH.. " helaan nafas Ameena dengan tatapan kosong.
" Aku musti tidur dimana malam ini ya Allah ? !" ucap Meena dengan mulai melangkah ..
*
*
Dari arah tak terduga...
" MEENA ..!" Suara seorang wanita muda.
Meena mengarahkan mata nya kearah suara.
" Tari !?" Gumam Ameena.
Meena melihat seorang pria dewasa berada disatu mobil dengan sahabat nya itu.
" EH..! KAYAK paman yang bikin kaget waktu itu ?yang mengakibat kan kue -kue buatan ibu jatuh berhamburan !?" Batin Meena dengan mengerutkan dahi nya.
" Mau kemana Meen? " pertanyaan Tari membuyarkan lamunan gadis berjilbab itu.
" Mau pulang Tar !" Jawab Ameena ramah dan acuh kepada sosok pria disamping Tari.
" Kalau begitu ayo aku antar pulang !? Bisa kan sayang .. ?!" Ucap Tari dengan membalikkan tubuh dan tatapan nya kearah Tomy.
" EH .!!. Tidak usah Tar.. !?" tolak Meena karena tak enak hati.
Tanpa disangka Tomy malah meng iya kan permintaan Tari - wanita nya malam ini ..
" Bisa sayang , asal kan dia MAU !?" Sambung Tomy dengan merapikan anak rambut Tari yang wangi didepan mata Ameena.
" Ya Tuhann.. apa itu kekasih Tari yang baru ?!" Batin Ameena bertanya.
" Ayo Meen .. aku tidak akan tenang kalau kamu berkeliaran diluar an seperti ini !?" Jelas Tari dengan tulus dari dalam mobil.
Meena pun kembali berpikir dan akhirnya Meena menerima tawaran yang diberikan Tari.
Sesampainya di depan gang kos -kosan yang Ameena sewa , Masih terlihat para pemuda yang nongkrong . Meena menatap ragu kearah krumunan pemuda -pemuda itu dari dalam mobil.
" ya Allah - ya Tuhann kami .. . aku pasrah , susah payah aku berlari menghindar- tapi atas izin mu aku kembali !?" Batin Meena beradu.
Tomy menatap Kearah Meena yang terlihat enggan turun , lalu netra tajam sang don juan beralih kearah para pemuda yang sedang mabok ria.
Tanpa berkata apapun - pria don juan itu kembali sibuk dengan gawai nya..
*
*
Dengan memejamkan mata, gadis muda itu membuka pintu mobil dan melangkah keluar.
" Terima kasih ya Tar , sudah memberi tumpangan !?" Ucapan Meena terdengar getir.
Kali ini perasaan Tari makin lebih tak tenang melihat lingkungan tempat tinggal sahabat nya itu.
__ADS_1
" Tapi Meen !! apa kamu yakin tinggal di lingkungan semacam ini ?" Tanya Tari tak percaya.
Dengan tersenyum Meena menjawab pertanyaan sahabat nya itu..
" Hanya disitu aku bisa mendapat kan kos -kos an Tar !?" Jelas Meena dengan pelan.
"Ya sudah sekali lagi terima kasih..!" Ucap Meena dan menatap sekilas kearah Tomy.
Setelah keluar dari mobil , Meena berdiri sejenak dan mengambil nafas dalam -dalam..
*
*
SRUUUFFTTTH -- HAAAH..
" Bismillah .. " Meena melangkah ..
Alangkah malang nya nasib Meena malam ini , salah satu pemuda berjalan menghampiri Meena dengan sempoyongan.
" Kamu gadis sialan yang tadi menendang ku kan ?!" Bentak pemuda dengan membawa botol minuman memabukkan.
Meena panik dengan melihat kesegala arah.. lalu gadis itu membalikkan tubuh nya sekali lagi ..
Ameena terkejut melihat sosok paman menyebal kan yang ada dihadapan nya -yang entah sejak kapan berdiri dibelakangnya.
" PAM- PAM -MAN.. ?!" Suara Meena terbatah- batah..
" MASUK ! " suara Tomy terdengar dingin tak seperti beberapa waktu tadi - suara yang penuh dengan lemah lembut dan terkesan merayu .
Tomy melepas jas mahal yang ia kenakan , dan menggulung rapi ujung lengan kemeja nya ..
Terlihat otot yang kuat pada lengan pria beranting itu..
" MAJU KALIAN .. !!!!!!! " Suara Tomy terdengar mengerikan dan dingin ,
YAK BUG BAG DUG AHKKKK ... POUWWWwwww.
" Astaghfirullah hal adzimmm ... !" Ucap membatin Ameena.
" Ku kira dia yang akan maju dan berkelahi dengan para berandalan itu - seperti pemeran utama pria yang ada dinovel !! ....OH TERNYATA... !!" Batin Meena yang telah berada di dalam mobil bersama Tomy .
Tomy menatap wajah Ameena yang terlihat kesal.. , Tomy sedikit terkekeh atas pemikiran gadis berjilbab besar , pria don juan itu bukan nya tak bisa melumpuhkan para berandalan seorang diri -akan tetapi Tomy tidak mau mengotori tangan nya apalagi sampai merusak aset ketampanan nya yang paripurna dilengkapi kegagahan nya yang tak usah dipertanyakan lagi . Semua wanita yang pernah ia g@g@hi pasti akan merasa tak berdaya setelah nya.
Tomy mengajak Ameena untuk ke apartemen ..
Meena mengerutkan dahi .. dan bertanya -tanya dalam hati .. " Tari mana yaa? Bukan nya tadi bersama paman ini " batin polos Ameena.
KLIK.. pintu apartemen terbuka ..
" Ya Allah ini kos -kosan bagus amat.. wangi pula.. .?!" Batin kagum Ameena.
" Assalamualaikum .. " ucap salam Meena dengan melepas sepatunya didepan pintu apartemen Tomy .
Tomy menatap aneh terhadap tingkah gadis berkrudung besar..
Setelah melepas sepatu dan menyisa kan jawrob .. Ameena mengarahkan kaki kanan nya memasuki apartemen tersebut...
" Ma.af paman .. Tari nya dimana ? Kok dari tadi tidak saya lihat ?!" Tanya Meena dengan polos..
Tomy masih membisu seraya melepas jas dan melempar kearah sofa..
BRAB..
Ameena membalikkan tubuhnnya kearah Suara...
" Paman ma 'af bisa kah saya bertemu Tari ?" Tanya Meena lagi dengan perasaan gelisah..
Tomy nampak tenang dengan menuang minuman di dua gelas..
__ADS_1
Tomy tetap diam , Tomy melangkah dan duduk disofa dan meletak kan segelas minuman di meja untuk Meena.
" Duduk lah , dan minum ? !" Pinta Tomy dengan datar.
Meena menggeleng ..
" Terima kasih paman ! Dan terima kasih lagi karena paman telah menolong saya ! , tapi jujur perasaan saya saat ini sangat tidak nyaman berdua an dengan paman !?" ucap jujur Ameena.
Tomy nampak mengarah kan tatapan nya kepada gadis yang kini duduk seberang sofa yang ada didepan Tomy , setelah mendengar pernyataan gadis berjilbab syar' i itu... Tomy mulai bersuara...
" Dari mana kamu bisa tahu kalau diapartemen ini hanya ada kita berdua..? " ucap Tomy dengan tersenyum menyeringai.
" Sudah 10 menit lewat 3 detik saya berada disini tapi saya tidak mendengar suara Tari atau orang lain ?!" Jawab Ameena .
" Siapa bilang Tari sahabat kamu itu berada disini? " sambung Tomy dengan mendekati Ameena -gadis cantik yang kini makin langsing akibat keras nya hidup yang kini ia jalani dengan mandiri..
Ameena menatap tajam kearah Tomy..
"Paman mau apa? !" Tanya takut Ameena dengan mengarah kan rangsel milik nya kedepan dada dengan memeluk erat.
Ameena berdiri dan memundurkan langkah kecil nya..
" Paman saya masih kecil ,saya sekarang kurus, saya bau dan saya jorok.. !!" Ucap Ameena berusaha agar Tomy ilfiel kepada nya.
Sejenak Tomy menatap wajah yang kusam , bau dan jauh dari pembangkit gairah untuk seorang pria.
" Sana mandi , terus sholat !?" Ucap Asal Tomy ..
Dengan gamblang nya Ameena pun menggangguk ..
Tomy pun tersenyum heran , " Ku kira gadis seperti mu sudah punah didunia ini !?!!?" Gumam Tomy dengan menatap wajah Ameena yang menunduk seraya memalingkan wajah kesamping kanan agar tak bertatap muka dengan pria NACKAL macam Tomy.
Akhir nya pria dewasa dengan hasrat tingkat tinggi terhadap wanita pun melepas tubuh ramping Ameena - yang telah ia himpit pada suatu dinding.
*
*
" Dekat dapur ada kamar mandi- kamu bisa menggunakan nya.. dan tidur lah !! Usahakan besok pagi sebelum aku bangun kamu sudah pergi !" Ucap Tomy datar terkesan angkuh.
Ameena memandang sosok pria tinggi - tampan dan terlihat penyayang , yang sedang menaiki anak tangga menuju kamar pribadi nya .
Ameena tersenyum kecil.. " Alhamdulillah ya Allah ... aku malam ini ada yang menolong .. dan besok pagi aku memang harus segera pergi dari tempat ini !! Semoga esok hari lebih baik dari pada hari ini -Ammiin !?" batin Ameena bersyukur atas pertolongan dari sang maha pelindung.
*
*
Setelah membersihkan tubuh dan melaksanakan sholat isha nya yang tertunda..
Kini Ameena berdiri menatap bingung pada sofa didepan nya ! "Aku harus tidur dimana?" Gumam gadis cantik itu .
" Apa aku tidur disofa ini ? " sambung Meena bicara sendiri.
Terlihat Ameena memukul - mukul pelan pada permukaan sofa yang nampak begitu nyaman , sebelum ia merebah kan tubuh lelah nya ditempat itu -
Setelah nya gadis berpakaian syar'i itu duduk dibibir sofa-dengan menengadah kan kedua tangan- Ameena mengucap doa pada yang maha kuasa..
Bismillah
Bismika Allahumma ahya wa bismika amut.
Artinya: “Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati”
" Ammiin.. " ucap Ameena seraya mengusap kedua tangan nya kewajah.
*
*
__ADS_1
Pukul 3 pagi .. Ameena terbangun karena mendengar bunyi alarm yang ada di ponsel milik nya , gadis muda itu kembali mengambil air Wudhu dan melaksanakan sholat sunnah 2 rakaat nya dengan khusyuk.
🌸🌸