
Happy reading ๐ค
Bagaikan hari yang melelahkan bagi Tania, tapi tidak dengan Elia sang kakak. Ini adalah hari yang paling membahagiakan dan menyedihkan baginya, namun kesedihan itu sudah terobati dengan adanya sang suami yang selalu ada untuknya setiap ia membutuhkan.
Suami adalah sandaran bagi seorang istri. Begitu sebaliknya dengan suami, ia sangat membutuhkan seorang istri untuk mengurus dirinya sampai tua. Beban hidup di pikul bersama dan juga berbagi masalah serta solusinya bersama.
"Mulai sekarang kamu adalah istriku dan milikku selamanya. Aku berjanji padamu, Elia aku akan menjagamu dan menyayangimu sepenuh hati dan jiwa ragaku" Janji Zafier setelah selesai resepsi pernikahan.
"Iya, aku juga akan selalu ada untukmu dan menyayangimu selamanya, sayang" Jawab Elia dengan tatapan penuh cinta.
Lalu merekapun segera masuk ke dalam kamar yang sudah di siapkan untuk pengantin baru, kamar yang didesain romantis, bunga mawar diatas kasur berbentuk โฅ๏ธ serta lilin putih menyala. Uwaw romantis deh.
Skip
Mereka lagi melakukan hal yang pas untuk suami istri lakukan di malam pertamanya. Jangan ganggu mereka. Lebih baik kita intip kisah Tania dan Rasya.
๐๐๐๐
Tania sudah berada di kamarnya juga, ia melepas gaun dan membersihkan riasan yang ada diwajahnya dengan air dingin dan menggunakan kapas. Kakinya terasa sakit dan memar, sebab high heels yang ia kenakan terlalu tinggi.
"Uuh, gara-gara high heels sialan, kakiku jadi korbannya. Aduh sakit...." Umpat Tania sembari mengelus kakinya yang memar.
Kemudian dia mengambil kalender yang ada di meja riasnya sambil tertatih-tatih menahan sakit. Melihat dengan teliti tanggal yang akan membuatnya merasakan kesialan terbesar nantinya.
__ADS_1
"27 Desember...." Ucapnya tiba-tiba ketika sudah melihat tanggalan.
Kemudian ia menghitung menggunakan jarinya. Sudah mendapat hasil, ia pun langsung melongo, tanggal itu akan tiba dalam waktu dua minggu lagi. Oh no, berati masa melajang Tania tinggal 14 hari lagi dan setelah itu ia akan menikah dengan dokter galak dan rese itu.
Tidak bisakah waktu di putar kembali dan Tania tidak bertemu dengan Rasya yang membuatnya sial? Dia begitu galak dan overprotektif banget.
Tapi kalo di rasa lebih dalam lagi, dia sebenarnya baik orangnya, cuma jarang senyum aja sih. Kurang gula si Rasya itu.
"Menikah? Aku akan menikah dengan pria itu. Tapi apakah aku bisa menjadi istrinya, sedangkan aku tidak biasa melayani pria satupun, ayah saja jika ingin kopi selalu saja yang membuatnya kak Elia atau bibi. Aku tidak pernah pergi ke dapur hanya sekedar mengambil air minum. Pasti bibi sudah menyiapkannya di kamar ku" Tania bermonolog dengan menatap pantulan wajahnya dari cermin besar.
Manjanya kelewatan, apakah nanti dia bisa menjadi istri yang baik untuk Rasya? Ah Tania menjadi bimbang mengenai masalah ini. Ya sudahlah, jalani saja dulu, nanti pasti ada keajaiban dari semua ini. Tunggu saja sampai waktunya tiba.
"Misal aku menikah dengannya, berati aku harus merubah kebiasaan buruk ku agar tidak menjadi aib jika sudah menikahi Rasya. Bangun pagi hari dan memasak.
Sifat Tania dan Rasya berbanding sangat jauh, bisa dikatakan jika Tania itu pemalas dan manja sedangkan Rasya adalah pria rajin dan juga sangat dewasa pemikirannya. Jika mereka disatukan mungkin akan ada banyak hal yang terjadi diantara keduanya.
Rumah Rasya
Ia sudah kembali ke rumahnya bersama sang papa. Adiknya yang berada di luar negeri pun ikut pulang ke tanah air. Mereka pulang karena rindu pada papa mereka dan juga ingin memberi kabar gembira untuk Rasya dan papa Ferdinand. Perusahaan berkembang pesat dan juga mereka berdua sudah mempunyai anak.
Vito Putra Ferdinand dan Ghani Putra Ferdinand. Itu adalah kedua adiknya Rasya. Mereka sudah menikah dua tahun yang lalu dan istri mereka adalah orang luar negeri.
Datang tidak mengabari dan berniat untuk memberikan kejutan untuk sang papa dan kakak. Rumah sudah di hias dan juga ada banyak makanan yang tersusun di meja makan. Itu adalah ulah dari kedua istri Vito dan Ghani.
__ADS_1
"Vito, Ghani....." Ucap papa ketika sudah keluar dari mobil.
"Papa...." Teriak mereka berdua dan langsung memeluk tubuh sang papa dengan erat. Rasya yang melihatnya pun langsung tersenyum bahagia, kedua adiknya pulang dan nantinya bisa berkumpul bersama lagi.
Saat sudah di dalam rumah, papa dikejutkan lagi dengan adanya bayi mungil di ruang tamu yang berjejeran.
Selina Kyle Ferdinand dan Ellena Kyle Ferdinand.
"Apakah itu anak kalian?" Tanya papa penasaran.
"Ya ayah, itu anak kami dan itu juga cucu papa" Jawab Vito.
Tangis bahagia pun pecah langsung, kebahagiaan datang menghampiri tanpa ampun. Sudah bisa berkumpul kembali, cucu sudah lahir dan nanti Rasya akan menikah. Sang papa menciumi wajah kedua bayi itu. Sama-sama perempuan yang cantik dan mungil.
Jika Rasya dan kedua adiknya berkumpul, mereka akan menjadi trio gesrek. Banyak sekali kekonyolan yang akan terjadi ketika mereka sudah menjadi satu.
Bersambung
.
.
.
__ADS_1