
Happy reading 🤗
Hari ini adalah awal dari Kevin dam Famira bisa berkumpul kembali setelah melewati begitu banyak cobaan dan lika-liku kehidupan.
Hari yang begitu membahagiakan bagi mereka berdua, buah hasil dari kesabaran yang mereka taman kini sudah di panen dan hasilnya begitu memuaskan.
"Sayang, apakah aku boleh bertanya satu hal padamu?" tanya Famira.
"Apa itu, katakan saja" ucap Kevin.
"Apa kamu selama ini, bahagia dengan pernikahan ini?" tanya Famira sambil duduk di balkon.
"Tentu. Aku sangat bahagia dengan pernikahan ini. Apalagi dengan dihadirkannya dirimu dan kedua jagoan kita.
"Benarkah...? Lalu apa yang paling membuatmu takut dengan pernikahan ini?" tanya Famira.
"Kehilangan kamu..., itu adalah hal yang paling membuatku takut'' jawab Kevin.
"Lalu, jika kemarin aku tidak selamat, maka apa yang akan kamu lakukan?" tanya Famira.
"Entahlah, mungkin aku akan stres dan bisa gila karna dirimu" jawab Kevin.
Famira yang mendengar nya pun langsung terkekeh kecil, sungguh Kevin begitu menyayangi dan mencintai dirinya.
"Sekarang giliran aku yang bertanya padamu" ujar Kevin.
"Hemm...., katakan saja" jawab Famira.
"Apa yang akan kamu lakukan jika aku menikah lagi saat kamu sudah sembuh dari leukemia?" tanya Kevin.
__ADS_1
"Haaah, ini sungguh pertanyaan yang konyol. Aku tidak akan menjawabnya" ujar Famira kaget dengan pertanyaan Kevin.
"Heh, dari tadi aku menjawab pertanyaan darimu dan sekarang kamu yang harus menjawab pertanyaan dariku, apapun itu" ucap Kevin.
"Baiklah, aku akan jawab. Jika kamu menikah lagi, maka aku akan terima" jawab Famira.
"Waaah, apa aku tidak salah dengar?" tanya Kevin.
"Tentu saja tidak, karna nanti aku akan membawa pergi anak kita" jawab Famira.
"Yaaah, itu sama aja. Mending aku enggak nikah lagi ketimbang harus pisah dengan mereka" ujar Kevin.
"Hahahaha, lagian kamu sih. Nanya itu jangan kayak gitu. Pertanyaan kamu itu kurang berbobot" ucap Famira sambil tersenyum tipis.
"Itu berbobot tau, dan kamu pasti berat saat mendengarnya dan bingung untuk menjawabnya, benar bukan" terka Kevin.
"Kamu ini yaaa'' ucap Kevin sambil mencubit pipi Famira.
"Sakit tau, mas. Main cubit aja, emang kamu pikir pipi aku ini apaan, huh" ucap Famira sambil mengendus kesal.
"Pipi kamu kayak bakpao, tembem banget apalagi setelah melahirkan" jawab Kevin.
Famira hanya memanyunkan bibirnya ketika Kevin menjawab pertanyaannya.
"Jangan seperti itu, nanti kamu akan menyesal" ujar Kevin.
"Bodo amat, emangnya nyesal kenapa?" tanya Famira.
"Nanti aku akan ikat bibir kamu itu yang bentuk kerucut" jawab Kevin.
__ADS_1
"Coba aja kalo bisa..." tantang Famira.
Kevin tersenyum nakal, lalu ia mendekatkan wajahnya ke wajah Famira, ia menatap lekat wajahnya dan kedua bola mata mereka saling bertemu.
Kevin mencium bibir Famira, ia sudah rindu sekali untuk bisa seperti ini, setelah lama ia menahannya karna Famira sakit selama 1 minggu.
Famira kaget, ia berusaha memberontak agar bisa lepas, namun usahanya tidak berpengaruh karna Kevin sudah mengunci semua pergerakannya.
Ia hanya pasrah dan mengikuti permainan suaminya. Biarlah seperti ini, ia juga begitu rindu dengan sosok suaminya yang begitu penyayang.
Hingga permainan mereka berakhir kala mendengar suara tangisan Farrel dan Raffel.
Famira mendorong tubuh Kevin untuk menjauh dari tubuhnya.
"Mas, mereka nangis. Ayo kita ke dalam" ajak Famira.
"Iyaaa, baiklah...." jawab Kevin lesu. Baru sebentar tapi sudah ada yang mengganggunya. Wajar lah kini Kevin sudah punya anak dan waktu untuk bisa berduaan dengan istrinya akan terbagi dengan kedua anak kembarnya.
Lalu mereka masuk kedalam kamar dan menggendong si kembar. Karna sudah waktunya untuk di beri ASI, lalu Kevin dan Famira membawa mereka ke ranjang dan menyusui disana.
"Gimana rasanya, sayang?" tanya Kevin penasaran saat melihat Famira menyusui mereka.
"Gimana ya, aku bingung mau jelasin, karna kadang tuh geli, sakit campur aduk popoknya. Tapi aku seneng bisa jadi ibu untuk anak kita" jawab Famira.
Kevin langsung tersenyum dan mengangguk, lalu ia membiarkan kedua anaknya menikmati ASI yang Famira beri.
...TAMAT...
Nah kalo misalnya tamatnya kek gitu, pada setuju lah? Kalo semisal kurang. Maka komentar yak.
__ADS_1