True Love

True Love
EPISODE 41


__ADS_3

🌸🌸


Pagi pun menyapa .. terlihat wanita dewasa sedang berusaha membujuk Ameena.. akan tetapi gadis berkrudung besar itu tak ingin merepotkan siapa pun lebih lama lagi . Ia tak ingin hidup nya kelak akan selalu dihantui rasa hutang budi jika sang penolong tak ikhlas dalam mengulurkan tangan .


Hampir 1 minggu Ameena hidup sebatang kara dibulan ramadhan kareem tahun ini . Hari- hari yang dilewati Ameena sungguh tak mudah , seperti mudah nya dan indah nya cerita yang ada di dunia pernovelan .


Langkah gadis muda itu terhenti disaat ia menatap gedung tinggi , dimana sang kakak mengabdikan diri bekerja di perusahaan tersebut. Ada rasa rindu seorang adik yang begitu besar kepada seorang kakak.


Ameena menarik tubuh nya kearah belakang pohon besar , tatkala melihat sebuah mobil yang ia hafal siapa pemilik nya keluar dari gedung tinggi tersebut dan berlalu didepan nya , tanpa menyadari ada seorang gadis muda dibelakang pohon besar yang ada diseberang jalan .


Tak ada lagi tubuh subur , tak ada lagi pipi gembul pada fisik gadis muda bernama Ameena . Wanita muda itu kini lebih terlihat slim...dan nampak ideal untuk ukuran wanita seumuran nya.


Ameena memutuskan berjalan kembali dengan membawa rasa kerinduan seorang adik .


Dengan langkah menuju arah pulang , gadis muda itu melihat sebuah toko yang bertuliskan INDORAYA - Ameena pun memutuskan untuk membeli sesuatu..


Ameena terlihat mengambil dua buah apel dan akan membayar nya kekasir, tiba - tiba Ameena terkejut melihat Tari sahabat nya bersama seorang pria dewasa berwajah tampan.


Ameena meyakini kemesraan antara Tari kepada pria dewasa itu bukan lah sebatas saudara seperti yang pernah Tari sampaikan .


Ameena berusaha memejamkan mata , akan tetapi suara mbak kasir terdengar bertanya kepada gadis berkrudung besar ..


" Mbak nya .. cuman ini saja ?!" Tanya mbak kasir dengan menunjuk 2 buah apel yang ada dihadapan Ameena.


Dengan pelan gadis itu mengangguk .. lalu mengeluarkan uang untuk membayar nya.


" Terima kasih.. !" Ucap Ameena..

__ADS_1


Tari membalikkan tubuh kearah suara yang ia tahu ..


Mata Tari membulat tak pèrcaya... " MEENA !" pekik Tari dengan mengarahkan pandangan nya melihat Ameena yang melangkah keluar.


**


Diruangan yang berukuran 3 kali 3 meter, seorang Ameena sedang sibuk menyiap kan beberapa surat lamaran untuk hari ini , ia berharap Allah mempermudah jalan nya untuk mendapat kan rezeki dari pintu yang Allah buka untuk nya.


Dengan langkah pasti ia menyusuri tiap jalan yang dimana gedung - gedung perkantoran berdiri begitu tinggi-


Ameena pagi ini mencoba melamar disebuah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan ..


Mata cantik itu menatap orang yang silih berganti keluar masuk dari gedung tinggi tersebut...


" BIMILLAH.. " Ameena melangkah menuju receptionis seperti arahan security , walau didepan tadi securty mengatakan perusahaan tak menerima karyawan wanita yang berpenampilan semacam dirinya, yang mungkin bagi sebagian orang pasti akan merasa down mendengar pernyataan tersebut . Tapi Ameena tak mau menyerah begitu saja sebelum mencoba. YA itu lah Ameena gadis muda berpakaian syar'i berwarna hitam.


" Permisi Kak.. !" Suara gadis muda itu begitu enak didengar ditelinga.


" Ya mbak , ada yang bisa saya bantu ?" ..


Dengan tersenyum ramah gadis muda itu menyerahkan surat lamaran yang telah ia buat .


" Terima kasih kak.. " ucap Ameena dan akan berlalu .


Tapi seorang karyawan menghentikan langkah gadis muslimah itu.


" Dik .. kamu mau kemana?!" Tanya nya..

__ADS_1


" Silahkan ikut menunggu dengan para mbak -mbak ini !" Jelas CIKA asisten HRD perusahaan itu.


Meena merasa heran..


" Ma.af kak.. , apa ini langsung.. !?" Tanya memastikan Ameena dengan wajah polos .


Wanita itu pun mengangguk..


Gadis muda berhijab pun kini ikut mengantri bersama pelamar lain nya yang kebanyakan wanita , yang bukan main lagi pakaian yang mereka kenakan , Ameena melihat ada yang berpakaian dan berdandan layak nya pekerja kantoran , ada pula yang berpenampilan terkesan terbuka dengan make up yang cukup menarik .


Ameena pun melihat pakaian yang ia kenakan ,lalu Ameena tersenyum sendiri dengan senyuman berjuta arti.


"Aku percaya Allah maha Tahu apa yang terbaik , jika hari ini aku tak mendapatkan apa yang aku harap kan , aku yakin Allah telah menyiapkan tempat yang lain , dan tugas ku hanya terus berusaha untuk menemukan tempat itu " batin Meena dengan menunduk ..


Ameena .. ! bukan hanya berat badan nya saja yang berubah akan tetapi - kini sikap dan sifat nya pun ikut berubah makin lebih dewasa .


Tanpa di sadari karena terlalu tenggelam dalam pemikiran nya , Ameena pun tak menyadari sepasang suami istri berlalu didepan nya...


Diruang petinggi perusahaan itu ..


" Sayang gg.. Kamu tidak usah ikut lagi kekantor !?" Ucap seorang suami yang mengkhawatirkan istri nya yang tengah hamil.


Apalagi kehamilan itu telah ia nanti hampir 1 tahun lama nya ..


" Tidak ..! Aku tidak mau !" Jawab kekeuh seorang istri tercinta .


Pria dewasa yang kini akan menjadi seorang bapak itu merasa serba salah ..

__ADS_1


Seorang pria yang begitu setia dan tak akan pernah meninggalkan wanita yang selama ini menemani hari - hari nya , hingga pria itu pernah berkata " Tak akan pernah meninggal kan nya , kecuali wanita nya yang meminta .


🌸🌸


__ADS_2